
Keesokan Paginya
"hoam" ucap Kizue
"e-e-eh" ucap Kizue sambil terkaget kaget
"hoam" ucap Kei
"a-apa yang anda lakukan? Kei" tanya Kizue karna dia melihat Kei tidur didekatnya dan memeluknya
"sebenarnya ini adalah Kamarku" ucap Kei
"b-baiklah" ucap Kizue dengan tersipu malu
"jadi kita akan tidur bersama hingga keadaanmu membaik" ucap Kei
"apakah aku boleh berpetualang?" tanya Kizue
"baiklah, tapi saya akan menjadi Healermu" ucap Kei
"uh, oh baiklah" ucap Kizue
mereka pun berangkat menuju Guild Adventure kota sebelah untuk melihat misi-misi
"berapa tingkatmu dalam Adventure Guild?" tanya Kei
"ntahlah, aku tak pernah diberitahu" Jawab Kizue
"yasudah, bagaimana kalau test kekuatan?" tanya Kei
"baiklah" ucap Kizue
"ada yang bisa saya bantu?" tanya Resepsionis disana
"bisakah saya mengetes kekuatan saya?" tanya Kizue
"silahkan perlihatkan kartu tanda pengenal petualang anda" ucap Resepsionis itu
"tunggu" ucap Kizue
"Skill"
"Skill apa yang ingin anda gunakan?" tanya Sistem
"Skill Menciptakan Ruang"
"silahkan mengambil barang yang anda ingin ambil" ucap Sistem
Kizue pun mengambil Kartu tanda pengenal Petualang
"ini kak" ucap Kizue
"baiklah, akan saya lihat" ucap Resepsionis itu
"hmm? ini?" ucap Resepsionis itu
"apa?" tanya Kizue
"bukan apa apa, hanya aneh saja" ucap Resepsionis itu
"aneh gimana?" tanya Kizue
"disini tidak tertera ranking Petualang" ucap resepsionis
"mungkin waktu itu aku hanya mengisi biodata saja" ucap Kizue
"hmm... mungkin saja ya" ucap Resepsionis itu
"kamu bisa berduel sekarang?" tanya Resepsionis itu
"untuk apa?" ucap Kizue
"untuk mengisi ranking petualang" ucap Resepsionis itu
"baiklah" ucap Kizue
mereka pun menuju ke tempat duel untuk menentukan Ranking Kizue
"lawan pertamamu adalah Ahli Api, berhati hatilah" ucap Resepsionis itu
"selagi aku istirahat bisakah kamu menyembuhkanku? Kai" tanya Kizue
"tentu saja" ucap Kai
pertandingan pun dimulai
"Dari sisi Kanan terdapat seorang pendendali Api Legendaris bahkan kabarnya dapat mengeluarkan Api terpanas yaitu Api Hitam, ya dia adalah Han Gitsurgi"
"Dari sisi kiri terdapat seorang petualang yang menjadi usulan dari Duel ini, namanya adalah Kizue Natsuki"
"3"
"2"
"1"
"Duel dimulai"
"jika kamu merhargai Nyawamu, kamu bisa menyerah sekarang juga" ucap Han
"untuk apa aku menyerah?" tanya Kizue
"agar nyawamu aman" jawab Han
"Magic: Make Sword From Fire"
"Sword Form Lig!"
mereka berdua pun memegang senjata meraka 1 1 dan senjata dari Han mampu melelehkan area sekitar
"panas" ucap Kizue
"huft, sudahlah waktunya kau menyerah" ucap Han
"Teknik Pedang Berantakan: Tebasan Kematian"
saat Kizue sudah hampir dekat Han pun mengeluarkan sihir Apinya
"Magic: Fire Area" ucap Han
"p-panas sekali, lebih panas dibanding sebelumnya" ucap Kizue
"Sword: Fire Slash"
itu membuat baju Kizue lagi lagi terbakar
"sialan" ucap Kizue
Kizue pun bergerak dengan kecepatan tidak normal dan ketika berada diatas Han dia mengeluarkan sihirnya
"Skill:Lightning Shock"
"Skill:Lightning Bom"
"apa?" ucap Han
"Change to Spirit Form"
"Sealing Magic"
seketika kekuatan Magic Han tersegel tanpa sisa
"sialan!" ucap Han
"Let Go Of Limits" ucap Han
yang membuat kekuatan Han tak tersegel lagi dan bertambah ratusan kali lipat
"panass sekali" ucap orang yang melihat pertandingan itu
"Sword Magic: Super Fire Slash, Super Fire Wind, Fire Void"
"apa ini?! ucap Kizue
"Skill: Change me To Spirit"
"Barier Anti Magic Area" ucap orang yang mengurus pertandingan yang membuat barrier untuk mengurangi jangkauan sihir
tak lama kemudian Han pun kehabisan sihirnya
"sialan!" ucap Han
"Skill: Change me to Human"
"Sword From Lig"
"Magic: Make Sword Fir-"
dengan kecepatan penuh, Kizue pun mendekat dan menggagalkan rapalan dari Han
"cih" ucap Han
seperti sebelumnnya Kizue pun menyerang dengan brutal Han dari jarak dekat yang membuat Han kesusahan untuk bergerak dan menggunakan teleportnya
"Teknik Pedang Berantakan: Ayunan Ratusan Pedang Dipelajari" ucap Sistem
"lagi dan lagi, sip dah" ucap Kizue
"Teknik Pedang Berantakan: Tebasan Kematian"
"Teknik Pedang Bintang: Ayunan Pedang"
"Teknik Pedang Bintang: Tebasan utama"
"Teknik Pedang Berantakan: Ayunan Ratusan Pedang"
serangan itu dilancarkan secara bersamaan yang membuat organ Han rusak parah
"Arghhh" teriak Han kesakitan
"Pertarungan selesai, Kizue Natsuki berhasil mengalahkan Petualang Tingkat C"
Han pun dibawa untuk dirawat sedangkan Kizue langsung mengurus Kartunya dan dia mendapatkan Tingkat C Atas
"kekuatan apa itu?" tanya Kei
"kekuatan biasa" jawab Kizue
"uh oh, jadi bagaimana kita sekarang?" tanya Kei
"permisi ka" ucap Kizue
"apakah ada misi tersusah?" tanya Kizue
"tentu saja, Misi memburu Naga Tanah, apa kamu mampu?" ucap Resepsionis itu
"baiklah, apa yang didapatkan setelah menyelesaikannya?" tanya Kizue
"65 Koin Emas" jawab Resepsionis itu
"wih" ucap Kei
"hmmm tapi tingkatmu tidak mungkin dapat mengalahkan naga itu" ucap Resepsionis
"tidak apa apa aku ada teman healer" ucap Kizue
"anda serius?" ucap Resepsionis itu
"tentu saja" ucap Kizue
"kami tidak menanggungnya loh" ucap Resepsionis
"tidak apa apa" ucap Kizue
"baiklah"
Kizue pun mengambil Misi itu dan dari sistem tertulis misi tadi tapi lebih lengkap
[Quest]
Halo Kizue Natsuki, Dragon Earth sendiri adalah Naga yang berada jauh dibawah tanah tapi sekarang dia berada digoa permukaan tanah dan Goa itu suka sekali mengguncang mengakibatkan banyak korban disana kira kira 200an Korban, lawanmu sendiri sekarang berada di Level 100 dan levelmu sekarang adalah 15, jangan terlalu memaksakan diri
"gila" ucap Kizue
"ada apa?" tanya Kei
"naga itu berlevel 100" ucap Kizue
Seketika Kei pun terdiam tanpa bisa berkata kata
"kamu yakin akan ikut?" tanya Kizue
"tentu saja, membantu orang lain adalah Tugasku" ucp Kei
"baiklah" ucap Kizue
mereka pun menuju Goa
"luar biasa"
mereka pun masuk kedalam Goa
"siapa kalian?!" ucap Dragon Earth
"aku akan mengalahkanmu" ucap Kizue
"besar sekali nyalimu, Nak" ucap Naga itu
"Change To Human"
Naga besar itu pun langsung berubah menjadi seorang wanita
"kenapa kau merubah dirimu? bukannya kekuatan aslimu ada diwujud naga itu?" tanya Kizue
"tidak juga" ucap Naga itu
"Magic:Time Stop"
Seketika Waktu didunia itu berhenti tanpa pengecualian
"Magic: Earth Prison"
"Magic: Earth Explosion"
dan naga itu memukul Kizue dengan kekuatan penuh
"Magic: Running Time"
Waktu pun kembali seperti sebelumnya, dan Kizue terjebak, terkena ledakan Tanah, terpukul hingga terpental keluar Goa dan mengeluarkan banyak luka
"Bahaya"
"HP tersisa 2500" ucap Sistem
"argh, sejak kapan?!" ucap Kizue
"Punch: Earth Destroyer"
dengan kecepatan penuh Naga itu pun langsung berada didekat Kizue dan memukulnya dengan teknik Punch: Earth Destroyer yang membuat organ dalam Kizue hancur lebur
"argh" ucap Kizue yang memuntahkan darah karna serangan Naga itu
Nagaitu pun ingin memasuki Goa tapi sebelum dia hendak masuk
"T-tunggu" ucap Kizue sambil kesakitan
"mau bertarung lagi?" tanya Naga itu
"dimana Kai?" tanya Kizue
"Kai? siapa itu? temanmu yang tadi kah?" ucap Naga itu
"i-iya" ucap Kizue
"aku disini" ucap Kai lalu Kai menyerang Naga Tanah itu dari belakang dan membuat Avatar Naga Tanah itu terbelah
"selanjutnya kau, Kizue" ucap Kai
"l-larilah" ucap Naga itu
"berisik" ucap Kai dan menodongkan kan senjatanya kepada Inti Avatar itu dan jika Avatar itu mati maka Naga Tanah akan hilang
"apa yang kau lakukan? Kai!" ucap Kizue
"aku hanya memanfaatkanmu" jawab Kai
"..." Kizue terdiam
"Magic: Steal Power Earth Dragon"
seketika semua kekuatan dari Naga itu terserap dan membuat level Kai naik pesat dari 182 jadi 263
"tenang saja" ucap seseorang
"siapa kau?" ucap Kai
"seorang Pahlawan" ucap orang itu
"maaf jika aku terlambat, sepertinya tubuhmu hancur" ucap orang itu
"tak apa apa" ucap Kizue menahan kesakitan
"cih, bagaimana bisa kau mengetahui keberadaan ku" tanya Kai
"karna aku diberitahu oleh Resepsionis itu" ucap Pahlawan itu
"perkenalkan aku adalah, Aizawa Atsagi" ucap Pahlawan itu
"n-nama itu?!" ucap Kai
"nama yang indah" ucap Kizue
"kau adalah Pahlawan Cahaya?!" tanya Kai
"wow, kamu tau banyak ya" ucap Aizawa
"cih kenapa harus bertemu dengannya" ucap Kai didalam hati
"mungkin saja kita bertemu karna takdir" ucap Aizawa
"... kau juga bisa baca hati orang ya?" ucap Kai
"tentu saja, p-er-ha-tikan-lah pertahan-mu" ucap Aizawa yang dengan kecepatan Cahaya mendekati Kai
"s-sial" ucap Kai
"Magic: Cahaya kematian" ucap Aizawa
"Level Up"
"Level Up"
"Level Up"
"Gelar Dragon Slayer-Low Level Didapatkan"
"Mendapatkan 6 Point"
"Mendapatkan Skill Nafas Naga Kematian, Gempa Bumi, Bom Tanah, Element Tanah"
"Atk dari serangan ditingkatkan menjadi 50"
"Cricital meningkat jadi 35"
"huh? bagaimana bisa" ucap Kizue
"karna Kai telah membunuh Naga itu" ucap Sistem
"Stats" ucap Kizue
"Stats Ditampilkan"
[Stat]
Name: Kizue Natsuki
Age: 20 But Lowered to 13 with He Face
Job: NPC
Point to Up Stats:6(1\=5)
Level: 18
Main Skill: Menciptakan Ruang(Level 2), Menggerakan Pedang dengan Sihir(Level 3), Menjinakan(Level 3), Menggunakan Skill Pet(Level 2), Tebasan Api(Level 2), Lightning Slash(Level 2), Lightning Shock(Level 2), Lightning Bom(Level 3), Lightning Element(Level 1), Spirit Form(This Skill Not Have Level), Earthquake(Level 1), Earth Element(Level 1), Earth Bom(Level 1)
Gelar:Cold Blooded Hunter, Spirit Tamer, Solo Raid, Dragon Slayer-Low Level
Experience: 1892/14080
Statsment
Attack: 50 MP: 100
Durability: 20 Stamina: 75
Critical: 35 Speed: Super Human(70)
Magic Dmg: 105 Reflection: 30
"Up Attack 3, Durability 2, Stamina 1"
"Succses"
Ketika Aizawa berada diluar Goa Kizue pun mengeluarkan Earthquake untuk menghancurkan Goa dan pada saat itu juga Kei masih berada didalam Goa
"kau ingin mati?" tanya Kei
"Magic: Light Slash" mantra yang dikeluarkan Aizawa mengenai Kei dan tubuh Kei pun terbelah
"..."
"kekuatan luar biasa" ucap Kizue
"apa yang kau lakukan?" tanya Aizawa
"ntahlah" ucap Kizue
"ingat, jika ada yang lebih kuat daripada kamu bahkan ada yang lebih kuat daripada petualang tingkat atas" ucap Aizawa
Kizue pun mengambil barang bukti yaitu tubuh Naga dan memasukannya keruang ciptaan Kizue, lalu Kizue berteleportasi
"Teleport"
"Masukan Tujuan anda"
"Adventure Guild In Gustsky" ucap Kizue
"Mendeteksi Data Desa"
"Data Desa didapatkan"
"Menganalisis Tubuh"
"Selesai Menganalisis"
"Teleport dimulai"
"Teleportasi selesai"
Kizue pun masuk kedalam Adventure Guild
"Selamat datang" ucap Resepsionis itu
"kamu sudah menyelesaikan Tugasmu?" tanya Resepsionis itu
"tentu saja" jawab Kizue
"apakah kamu membawa buktinya?" ucap Resepsionis itu
"ya" ucap Kizue
Kizue pun mengeluarkan Tubuh naga dari ruang yang dia ciptakan, dan seketika orang orang yang berada diadventure Guild terkagum, Kagum
"t-tak bisa dipercaya, sangat luar biasa" ucap Resepsionis itu
"kamu ingin naik Class?" tanya Resepsionis itu
"tidak." ucap Kizue
"Level Up"
"Level Up"
"loh?"
"Selamat Level anda naik ke 20" ucap Sistem
"Beberapa Skill ditingkatkan"
"mendapatkan Gelar Petualang Medium"
"Silahkan memilih Job baru"
[Job Selection]
1.Hero 3.Dragon Slayer
2.Villain 4.NPC
"hmm, mungkin aku pilih Hero" ucap Kizue
"apa anda serius dengan Pilihan anda?" tanya Sistem
"eh gajadi" ucap Kizue
"dibatalkan" ucap Sistem
"4 aja dah" ucap Kizue
"apa anda serius dengan pilihan anda?" tanya Sistem
"Tentu" ucap Kizue
"selamat job anda menjadi NPC alias anda tidak ganti job" ucap Sistem
"karna itu anda diberi kesempatan untuk memilih 3 dari 10 Skill yang tertera dibawah ini" ucap Sistem
[Skill Selection]
Membunuh benda mati
Cahaya penghakiman
Menghilangkan keberadaan diri sendiri
Menciptakan Bayangan
Mendeteksi Status Musuh dan kelemahan Musuh
Mengantisipasi serangan musuh
Meniru teknik musuh(low Level)
Meningkatkan Sihir 2× Lipat
Menguasai kegelapan
Memanggil Dewa(hanya ketika sekarat dan dewanya lemah)
"gila cuma 3 doang, padahal bagus bagus" ucap Kizue
"silahkan memilih, Tuan" ucap Sistem
"hmm..." ucap Kizue
"5, 8, 2" ucap Kizue
"apa anda serius?" tanya Sistem
"tentu saja" ucap Kizue
"Mendeteksi Status Musuh dan Kelemahan Musuh didapatkan"
"Meningkatkan Sihir 2× Lipat Didapatkan"
"Sihir tingkat Atas: Cahaya Penghakiman Didapatkan"
"Sihir tingkat atas?" tanya Kizue
"sihir yang lebih kuat dari sihir biasa, 8 level cahaya sebelum sihir Cahaya Amimego"
"cahaya Amimego?" tanya Kizue
"Cahaya yang mampu menghancurkan segalanya, itulah tingkatan terakhir dari Sihir Cahaya" ucap Sistem
"ok" ucap Kizue
"Karna anda memiliki Skill Cahaya Penghakiman dan Skill Lightning Bom, Maka anda mendapatkan Skill Bom Penghakiman" ucap sistem
"karna adanya Skill Bom Penghakiman dan Earthquake, Maka anda mendapatkan Skill Gempa Bom Penghakiman" ucap Sistem
"gila." ucap Kizue
"Stats"
"Statsment Ditampilkan"
[Stat]
Name: Kizue Natsuki
Age: 20 But Lowered to 13 with He Face
Job: NPC
Point to Up Stats:0(1\=5)
Level: 20
Main Skill: Menciptakan Ruang(Level 2), Menggerakan Pedang dengan Sihir(Level 3), Menjinakan(Level 3), Menggunakan Skill Pet(Level 2), Tebasan Api(Level 2), Lightning Slash(Level 2), Lightning Shock(Level 2), Lightning Bom(Level 3), Lightning Element(Level 1), Spirit Form(This Skill Not Have Level), Earthquake(Level 1), Earth Element(Level 1), Earth Bom(Level 1), Cahaya Penghakiman(Level 1), Meningkatkan Sihir 2×(This Skill Not Have Level), Mendeteksi Status Musuh(Level 1), Bom Penghakiman(Level Unknown), Gempa Bumi Penghakiman(Level Higher but need 200 Mp)
Gelar:Cold Blooded Hunter, Spirit Tamer, Solo Raid, Dragon Slayer-Low Level
Experience: 1892/14080
Statsment
Attack: 65 MP: 100
Durability: 30 Stamina: 80
Critical: 35 Speed: Super Human(70)
Magic Dmg: 105 Reflection: 30
"kenyang Skill njirt" ucap Kizue
"ohya bajuku rusak semua" ucap Kizue
Kizue pun menuju ke Toko baju Desa lousabe dan mengambil baju pesanannya, lalu kembali kepenginapan
"selamat datang kembali" ucap Vera
"hai, Vera" ucap Kizue
"mau makan malam bersama?" tanya Vera
"baiklah" ucap Kizue
Mereka pun makan malam bersama sebelum tidur
"Kizue" ucap Vera
"hmm? ya?" tanya Kizue
"bolehkah saya mengikuti Petualanganmu?" tanya Vero
"hmm.... tentu saja" ucap Kizue
"a-arigatou" ucap Vera
Kizue pun tidur dikamarnya dan ketika bangun Vero berada didekat Kizue dan memeluknya membuat Kizue tersipu malu
"a-apa yang anda lakukan?" ucap Kizue
lalu Vero yang dalam keadaan masih tertidur tak sengaja mencium Kizue
"eeeee" ucap Kizue dalam hati
Vera pun terbangun dalam keadaan dia mencium Kizue
"ah Kizue bakaaa" ucap Vera
"loh kamu sendiri yang menciumku" ucap Kizue
"... Gomen" ucap Vero