Bo

Bo
akxhx



#_#


[WARNING !!!]


~ EPS. INI DAPAT MENYEBABKAN KANTUK, KETIDAK NYAMBUNGAN, TERSESAT DALAM ALUR, GANGGUAN MEMBACA DAN KEBINGUNGAN. HAL INI DI SEBABKAN KARENA KESELURUHAN ISI CERITA BANYAK MENGALAMI PERUBAHAN DAN SEDANG DI DAUR ULANG😅~


#_#


Di dalam kondisi yang mencengangkan itu Smith sangat terkonsentrasi terhadap seseorang yang berkeliaran di sekitar mereka. Namun bagaimana pun ia mencoba untuk berbicara mengenai hal itu kepada Pono, si pria tua itu tetap saja tak bergeming. Beliau hanya duduk santuy sambil menyenderkan tubuh rentanya itu pada sebuah dinding pohon yang merambat.


Dan setelah beberapa waktu, mereka pun lelah menunggu dan akhirnya tertidur. Sementara itu Smith yang di penuhi pikiran buruk tentang seseorang yang berkeliaran itu pun tak hentinya memperhatikan sekitar. Dan benar saja saat yang lain sedang terlelap terlihat siluet seseorang yang mengendap endap dari gelapnya bayangan sebuah pohon besar yang menuju ke arah Guin.


"Beddebah, beraninya dia mendekati kekasih ku" pikirnya


Ia pun segera menyergap orang tersebut dan tampak lah seorang pria muda yang amat tampan dalam ke adaan boogil.


"Aswnaksnns, siapa kau beraninya mendekati kekasih ku tanpa mengenakan pakaian" dengan amarah yang telah mencapai ke ubun ubun, di kepalnya energi yang dahsyat hendak membunuh pria tersebut


Gedubrakkk...


Seketika itu Smith malah terlontar jauh oleh tendangan Pono yang mematahkan rusuk kirinya.


"Kenapa tuan menyerang ku" ucapnya kesal


Namun si pria tua hanya diam dan malah membantu pria yang hampir di bunuh oleh Smith tadi.


"Kenapa malah membantu si vangsat itu" pikir Smith


Seperti biasa, Pono selalu saja dapat menerka isi pikiran Smith.


"Si vangsat ini sangat berarti bagi Guin" ucap si pria tua


"Apa, mungkinkah Guin telah berpaling" pikirnya sedih


"Tunggulah sampai Guin sadar, semuanya akan jadi jelas" jelas Pono


Lalu si pria tua memberikan pakaian kepada sang pria tampan. Sementara Smith hanya dapat terdiam melihat sinis ke arah pria itu. Kamila dan Rin yang mendengar keributan itu pun ikut terbangun dan terkejut melihat seorang pria tampan yang sedang duduk di dekat Pono.


"Siapa dia, kek" ucap Kamila


"Hey, bocah siapa nama mu" tanya Pono kepada pria itu


"Belum punya" katanya


"Ha ha, aneh sekali. Apakah dia orang yang tadi di rasakan kehadirannya oleh Rin" tanya Kamila lagi


Si pria tua hanya mengangguk seolah mengisyaratkan agar Kamila jangan berisik. Gadis itu pun tak berani lagi untuk bertanya dan kembali duduk bersama Rin di sudut lain tempat tersebut. Sementara itu tampak Smith yang sedang duduk sendirian di sisi lain tempat itu tengah melemparkan tatapan kebencian ke arah sang pria tampan.


2 jam kemudian, tiba tiba wilayah di sekitar tubuh Guin mengeluarakan sebuah aura yang amat kuat. Dan akhirnya wanita itu pun terbangun.


"Sayang" ucap Smith


Namun Wanita itu malah segera berlari ke arah si pria tampan dan langsung memeluknya. Saat itu Smith merasa frustasi dan berinisiatif untuk pergi meninggalkan tempat tersebut. Namun langkahnya seketika terhenti saat mendengar kalimat yang keluar dari mulut si pria tampan.


"Ibu, ada seorang pria bodoh yang amat kejam hendak membunuhku tadi" ucapnya


"Apaa" pikir Smith dengan perasaan yang amat terkejut


Namun, Plakk


Saat ia membalikan tubuhnya seketika tamparan Guin melayang dengan puasnya.


"Kenapa kamu berniat membunuh anak kita" ucap Guin


Seketika itu pun sontak seluruh orang yang ada di sana pun terkejut dan berkata "Apa".


Bahkan si pria tampan pun tampak tak menerima kenyataan tersebut. Hanya Pono lah yang terlihat santai mendengar itu semua. Lalu di tengah kebingungan itu Guin pun menceritakan semua yang terjadi.


Beberapa waktu yang lalu saat Guin di culik oleh Veled Draluca, ia akan di jadikan wadah oleh si beddebah itu untuk melahirkan keturunannya. Pria itu sudah sejak lama mengincar Guin. Dan karena Gao serta kota tersembunyi telah musnah, Draluca pun mengambil kesempatan tersebut untuk menculik Guin. Namun ternyata di dalam rahimnya telah tertanam benih dari Smith. Pria kevarat itu pun meminumkan secara paksa sebuah ramuan yang dapat menggugurkan kandungan. Karena itu lah Guin bergegas pergi ke tempat keramat tersebut di mana terdapat air suci dan pir ajaib yang dapat memulihkan kondisi serta mempertahankan kandungannya.


"Tapi bagai mana mungkin kamu hamil secepat itu" ucap Smith


"Maaf, bukan bermaksud ikut campur. Tapi aku hanya mengingatkan, kamu telah berada di kampungku selama beberapa minggu dan semua orang tau bahwa perbedaan waktu Hutan terlarang dengan wilayah bebas (area di luar hutan tersebut) adalah 1 bulan lamanya. Tidak tertutup kemungkinan bahwa ia akan hamil setelah kamu kotori" ucap Kamila dengan tampak yang sedikit jijik melihat ke arah Smith


"Lalu kenapa anak ini sudah sebesar ini" pikir Smith tanpa berani mengungkapkan


"He he he, hey nyonya sepertinya kekasih mu mulai berpikiran sempit. Di pikirannya kini kamu sudah melahirkan seorang pria dewasa secara utuh" ucap Pono


"Apa, ha ha ha ha ,tentu saja itu tidak mungkin" jawab Guin


Anak itu terlahir dengan cara yang normal dan normal seperti bayi normal lainnya. Namun saat tinggal di tempat tersebut, Guin hanya dapat memberikan asupan dari pir ajaib dan air suci. Saat genap 1 minggu, anak itu langsung terpengaruh oleh kekuatan alam yang membuatnya tumbuh secara drastis. Namun sebenarnya pikirannya baru seusia 8 tahun sedangkan tubuhnya telah berusia layaknya pria seumur 17 tahun.


"Lalu kenapa Guin tak terpengaruh dengan hal itu. Bukankah seharusnya dia juga bertambah tua" tanya Kamila


"Tentu saja karena kekuatan alam hanya memberkahi makhluk yang suci. Dan seorang bayi yang baru lahir pastilah masih suci. Gitu aja kok repot" ucap si pria tua


"Maaf tuan, kenapa anda begitu tega mengatakan kekasih ku tidak suci" tanya Smith yang idiot


Plakk (seketika di lempar sendal oleh Pono)


Plakk, plakk, plakk (ketiga perempuan yang ada di sana pun ikut menampar Smith)


"Dasar bodoh, aku tidak pernah mengatakan wanita itu tidak suci. Justru kau sendiri lah yang telah mengotorinya kan, beddebah" ucap Pono jengkel


"Kembalikan sendal ku" tambahnya


Smith yang menyesal pun mengembalikan sendal si pria tua dan segera menuju ke arah sang anak.


"Nak, ayah sungguh menyesal dan mau kah kamu memaafkan ku" ucapnya dengan tampang ala pengemis yang sudah tak makan sejak SD


Namun si pria tampan malah membuang muka dan terlihat amat kesal padanya.


"Aku tak punya ayah seperti mu"


Ctarrrr, seketika petir menyambar tanpa ada hujan dan tanpa peringatan angin


"Ku kutuk kau (Plakk)" Smith yang berperan menjadi seorang ayah yang sedang di durhakai seketika itu di tampar oleh Pono


"Jangan banyak drama" ucap si pria tua


Lalu Guin memberi tau bahwa anak itu rencananya akan di beri nama oleh sang ayah. Namun sepertinya kini ia teramat kesal kepada sang ayah yang sebelumnya mencoba untuk membunuhnya. Bagaimana kah selanjutnya mereka akan memanggil si pria tampan. Apakah selamanya ia akan di panggil dengan sebutan pria tampan.