
#_#
[WARNING !!!]
~ EPS. INI DAPAT MENYEBABKAN KANTUK, KETIDAK NYAMBUNGAN, TERSESAT DALAM ALUR, GANGGUAN MEMBACA DAN KEBINGUNGAN. HAL INI DI SEBABKAN KARENA KESELURUHAN ISI CERITA BANYAK MENGALAMI PERUBAHAN DAN SEDANG DI DAUR ULANG😅~
#_#
Hari itu seperti biasanya Smith melakukan latihan hariannya. Namun tak lagi menendang batu karena ia telah mendapat menu latihan yang baru dari buku manual sang penjelajah. Latihan barunya adalah memasang kuda kuda hingga waktu makan siang tiba.
Namun entah apa yang terjadi hari itu, langit seketika gelap menghitam namun tak kunjung menurunkan hujan. Terlihat gejolak kilatan di balik awan hitam yang seolah saling bergumul satu sama lain.
Dan tiba tiba, gubrakk, Pono sang Legenda kembali muncul dan terjatuh di hadapan Smith.
"Oh tidak, dia telah bangkit" ucapnya sembari melihat ke arah awan hitam
"Mmm, maaf tuan. Apa anda masih mengingat ku" tanya Smith
Plakk (kepala Smith di tampar oleh nya)
"Tak usah banyak bicara, cepat bungkukkan badan mu" ucap sang pria tua sembari naik ke punggung Smith
"Maaf tuan.. (plakk)" perkataan Smith selalu saja di hentikan oleh tamparan sang pria tua itu hingga akhirnya ia pun memilih untuk diam saja
"Sekarang kembali ke base camp" ucap Pono tegas sambil duduk santuy menunggangi punggung Smith
Di perjalan tiba tiba mulai lah turun hujan. Di sepanjang jalan di lihatnya kiri dan kanan banyak pohon cemara yang di bawahnya tumbuh beberapa bunga. Bunga bunga itu sama persis seperti yang Smith temui sebelumnya, saat Pono memerintahkannya mencari bunga pilihan. Saat itu Smith secara tak sengaja mengambil bunga yang terlihat buruk namun memiliki aroma terapi. Dan kini yang ia lihat hanyalah kuntum yang satunya lagi, yaitu kuntum yang terlihat amat menawan namun tak memiliki aroma sedikit pun. Smith hanya bisa menerka nerka dalam hatinya, apakah semua keanehan hari ini ada hubungannya dengan Pono.
Plakkk (ditempeleng lagi oleh Pono)
Sang pria tua seolah tau dan bisa menerka isi hati Smith. Ia meminta anak muda itu untuk segera mempercepat langkah untuk segera sampai di base camp.
"Jangan berpikir macam macam tentangku, dan cepatlah berlari. Jangan merangkak seperti siput" ucapnya keras
Setelah beberapa saat akhirnya mereka sampai dan Pono pun mulai duduk dimana saja, bertingkah semaunya seolah dirinya adalah sang tuan rumah dan raja. Sementara Smith yang letih pun membaringkan badannya sejenak. Kamila pun mempersispkan air hangat untuk merendam kaki mereka.
"Tuan..." seketika ucapan Smith terhenti karena di balas dengan tatapan sinis oleh Pono
Untuk beberapa saat mereka hanya saling berdiam diri. Setelah mereka mengganti pakaiannya yang basah, seketika Pono memanggil seluruh penghuni base camp untuk segera berkumpul di ruang tengah. Suaranya itu sangat menggetarkan jiwa, bahkan para tikus pun ikut hadir karena panggilannya itu.
"Hei, kalian boleh pergi" ucapnya kepada para makhluk kecil yang tidak berkepentingan itu
Lalu perlahan ia mulai menjelaskan sesuatu kepada Smith dan Kamila. Bahwa keanehan yang terjadi hari itu adalah sebuah pertanda kebangkitan dari makhluk superior yang jahad (mmm, nakal). Makhluk yang di maksudkan adalah sesosok Raja Siluman.
Makhluk ini adalah sosok yang di tangguh kan kematiannya oleh Sang Pencipta hingga hari kiamat. Ia berjanji akan menebar kehancuran, teror dan menyesatkan banyak manusia. Makhluk ini dulunya adalah Deva yang mulia dan bahkan memimpin banyak Pasukan langit. Namun di kutuk karena pembangkangan pertamanya kepada Yang Maha Kuasa. Sementara itu, Tuhan pun menciptakan makhluk lain untuk menggantikan posisinya. Hal itu lah yang membuatnya iri kepada manusia dan ingin menghancurkan mereka.
Singkat cerita makhluk ini pun meminta kepada Tuhan permintaan terakhirnya sebagai mantan makhluk yang mulia. Lalu permintaan itu pun di kabulkan, kematiannya di tangguhkan hingga tibanya hari kiamat. Setelah itu kutukan pun jatuh padanya. Semua kejayaan, tahta dan kemuliaannya di cabut, lalu dirinya di ubah menjadi makhluk kegelapan yang disebut Raja Siluman.
Makhluk ini dapat menumbuhkan kembali anggota tubuhnya. Sementara dari bagian tubuhnya yang putus dapat berubah menjadi setan setan kecil, makhluk makhkuk itu dapat terus berevolusi yang akhirnya bisa menjadi Jendral Siluman. Karena kemampuan regenerasi yang sangat tinggi dan kemampuan devil born miliknya, banyak yang telah menjadi korban dan kehancuran terjadi di mana mana. Lalu muncullah 5 orang Savior yang membentuk tim untuk menyegel makhluk itu selama ratusan tahun.
Namun setiap saatnya segel itu pastilah melemah dan beberapa kali keturunan Savior turun tangan untuk menyegel ulang sang Raja Siluman. Akan tetapi kini mereka semua telah terpencar entah kemana oleh sebuah sekte yang memuja para Siluman.
"Lalu bagaimana kini nasib kita" ucap Kamila
Mendengar itu, Smith pun tampak seolah menahan tawanya.
"Ha ha ha, sebentar lagi pria tua itu pasti memukul kepalanya. He he, 1..., 2..., 3..." ucapnya dalam hati
Namun sama sekali tak terjadi apa pun. Smith pun heran dan berpikir bahwa ini lah saatnya untuk bicara.
"Oh ya, tuan.. (plakk keplakk keplakk)" kembali tamparan demi tamparan melayang kepada Smith
"Siapa yang menyuruh mu bicara, kau hanya boleh mendengar dan boleh bicara hanya saat ku izin kan, mengerti" tegas Pono dengan sangarnya
Smith yang pasrah hanya bisa terduduk diam dan melihat iri ke pada Kamila. Gadis itu pun tersenyum bahagia di atas penderitaannya.
"He he, rasakan itu. Itu lah balasan bagi pria yang tidak peka" ucapnya girang di dalam hati