Baby Twins

Baby Twins
34



FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


"Romeo dan Juliet nya JL group, sebenar nya aku tidak perduli julukan itu,yg ku ingin kan hanya satu,biar kan dia hidup,biar kan dia bersama dengan ku,aku janji akan menjaga nya"Nisa terduduk di lantai,membuat tubuh biru juga ikut luruh,biru sedih,dia bisa kesedihan yg di rasa kan oleh Nisa.


ROMEO DAN JULIET NYA JL GROUP,julukan yg di semat kan untuk pasangan paling mengejut kan, bagaimana tidak,tanpa angin dan hujan,semua orang di kejut kan dengan kabar pacaran mereka berdua,media Korea juga ikut menyoroti nya.


Hubungan yg baru terungkap ketika sang lelaki, yg tidak lain adalah sekertaris Wahyu menghembus kan nafas terakhir nya demi sang nona muda,kisah cinta penuh lika-liku yg terhalang keadaan dan juga kondisi.


"Nona Kim,maaf tidak seharus nya aku mengungkit ini"biru mendekat ke arah Nisa,lalu memeluk tubuh kaku sahabat sekaligus majikan nya.


Air mata biru menetes,dia ikut terharu melihat perjuangan Nisa,ternyata hidup Malaikat penolong nya ini tidak lah mulus,banyak jalan terjal yg di lalui oleh Nisa agar dia bisa menjadi Sekokoh karang.


Bahkan setelah satu bulan tinggal dan menumpang di sini biru baru mengetahui rahasia besar yg di simpan oleh Nisa,sebagai seorang sahabat biru merasa tidak berguna.


Pantas saja,setiap malam ketika hendak mengambil minum biru selalu mendengar suara isakan dari lantai dua,dari suara nya saja biru tau itu adalah Nisa, si nona Kim.


Merasa tidak pantas untuk ke lantai dua,biru memutus kan ketika setiap malam dia selalu bangun sekitaran pukul sepuluh,mendengar jelas suara isakan itu,dan kini dia tau penyebab nya, penyebab Nisa menangis.


"Dia bodoh biru!kami terlalu banyak berkorban untuk Amerra!tapi dia,dia dengan bodoh nya mengorban kan nyawa nya sendiri demi Amerra dan bayi nya, dia bodoh karena kesetiaan nya pada sang tuan muda"


Biru semakin memeluk tubuh Nisa yg bergetar hebat,tangisan nya semakin menyayat hati,tanpa di sadari oleh ke dua nya,Rosse dan Rossi ada di sebelah pintu,melihat dan mendengar apa yg terjadi.


Nisa,gadis cantik itu selalu mengorban kan apapun untuk sahabat nya, Ameera.Banyak yg telah dia korban kan,cinta nya dan sekertaris Wahyu terhalang karena sekertaris Wahyu lebih mementing kan sang tuan muda,di banding kan diri nya.


Banyak yg di korban kan sekertaris Wahyu untuk Kevin dan amerra,mulai dari menahan cinta nya untuk Nisa dan selalu bersikap dingin pada gadis itu,dan yg terakhir mengorban kan nyawa nya.


Piala kesetiaan paling hebat pasti di beri kan oleh sosok sekertaris Wahyu, keselamatan dan juga kebahagiaan tuan muda nya adalah segala nya,Amerra adalah kebahagiaan Kevin,dan Kevin adalah prioritas sekertaris Wahyu, karena itu apapun yg terjadi, Wahyu tetap berkorban untuk kebahagiaan Kevin.


Wahyu,satu nama yg pasti di kenang sepanjang sejarah JL GROUP, laki-laki paling setia, sekertaris multitalenta, laki-laki yg siap melakukan apapun demi Kevin dan juga Amerra, laki-laki bodoh yg bahkan rela mendonor kan mata nya untuk sang nona muda.


"Dia,dia mendonor kan mata nya untuk Ameera biru,agar....agar dia bisa selalu melihat ku,melihat ku hidup dengan baik dan melihat ku bahagia,pada hal aku tau,alasan nya karena tak ingin tuan muda nya kekurangan"


Biru tergugu penuh rasa haru,untuk pertama kali nya dia mendengar kesetiaan seorang sekertaris untuk tuan muda nya,sangat hebat.


Andai biru bisa bertemu dengan laki-laki itu,dia pasti sudah meminta tanda tangan,tapi sayang laki-laki itu sudah tenang di peristirahatan terakhir nya.


Demi melihat Nisa,atau demi membuat Amerra bisa melihat lagi dan juga membuat tuan muda nya bahagia,itu adalah serangkaian alasan yg membuat sekertaris Wahyu memutus kan untuk mendonor kan mata nya untuk Ameera,sang nona muda.


"Apa kah cincin itu dari nya?"biru menunjuk ke arah cincin berlian yg bertengger indah di jari manis Nisa,dulu biru menebak itu dari orang paling berharga, karena Nisa tidak pernah melepas nya,dan itu memang benar,biru sekarang tau alasan nya.


"Iya, sebelum menghembus kan nafas terakhir nya,dia memberi kan ini, sekertaris Wahyu ingin melamar ku tapi Tuhan,tuhan mengambil nya lebih dulu"Nisa semakin terisak.


Kisah cinta yg tidak lengkap, berakhir tragis dan miris dengan kata perpisahan yg menyayat hati,biru tidak bisa membayang kan bagaimana jika dia yg menjadi Nisa.


"Nona Kim"biru panik ketika nafas Nisa terasa sesak dan memburu,dengan cepat dia mencari alat bantu pernapasan portabel.


Mengobrak-abrik di mana pun,biru akhir nya bisa menemu kan nya,untung saja sekertaris lee sudah memberi tahu nya bahwa Nisa punya riwayat peru-paru lemah,jadi tidak sulit bagi biru untuk tahu apa yg terjadi pada Nisa.


Memasang kan nya dengan panik,biru sebisa mungkin untuk bersikap tenang walau pun tidak bisa,dia pusing bukan main sekarang,astaga.


Tidak berapa lama kondisi Nisa mulai stabil, nafas nya mulai teratur,biru langsung membantu nya untuk meminum air putih.


"Istirahat lah sebentar nona,biar saya yg melanjut kan berkemas nya"biru membantu Nisa untuk duduk di sofa, lalu mulai membantu nya berkemas.


Menyeret koper masing-masing,Rosse dan Rossi dengan mini koper mereka.biru,Nisa dan juga si kembar berjalan keluar rumah, mengunci pintu lalu memasuk kan ke dalam saku,Nisa berjalan lebih dahulu,di depan gerbang,sebuah mobil telah menunggu, mobil sekertaris Lee.


"Selamat pagi, oppa-oppa"Rosse lah yg pertama kali menyapa sekertaris Lee,memamer kan bahwa dia sudah bisa berbicara dengan baik dan juga benar,gadis kecil itu tidak berubah.


"Morning to princess"sekertaris Lee seperti biasa nya selalu mengulas senyum lebar,di ikuti bungkuk kan hormat ketika Nisa menatap ke arah nya.


Mereka tampak sangat fashionable, bagaimana tidak Nisa seorang disaener yg menembus pasar internasional,ratu dari fashion,pemilik salah satu merek fashion terkenal di dunia,yg kini tengah menambah cabang baru yaitu di bidang perhiasan.


Ambisi di mata Nisa tampak redup,mata nya masih sembab,Lee tau itu,dia sudah menganggap Nisa sebagai adik nya,walau pun tersembunyi di balik kaca mata hitam tentu dia tau Nisa sedang tidak baik-baik saja.


"Sekertaris Lee,bantu aku"biru mengambil koper nisa,Rosse dan juga Rossi,lalu mulai memasuk kan nya ke bagasi,tentu saja dengan bantuan sekertaris Lee.


Hening.


Hanya terdengar sebuah lagu dengan lirik bahasa Inggris,gone yg menemani perjalanan kali ini.


Oh, yeah


I'm tired of always waiting


Oh, yeah, yeah


I see you changed your number, that's why you don't get my calls


I gave you all of me, now you don't wanna be involved


Oh, yeah, yeah


I really gotta face it


Oh, yeah, yeah


I just wanna be the one


But to you we're already done


Tell me, why'd you have to hit and run me?


You broke my heart just for fun


Took my love and just left me numb


Now it's eight in the morning


Hate in the morning (All because of you)


Another story that's sad and true


I can feel the pain, can you?


You had to be the one to let me down to color me blue


Hate to see you with someone new


I'll put a curse on her and you


Ain't no looking back, now you're dead and gone


My love is gone too


All my love is go-o-o-o-o-o-o-ne


All my love is go-o-o-o-o-o-o-ne


All my love is go-o-o-o-o-o-o-ne


All my love is gone


Biru melirik ke kursi belakang,memasti kan anak-anak nya baik-baik saja,Rosse sedang sibuk dengan Barbie pemberian William,dan Rossi dia sama seperti Nisa,hanya diam tanpa Ekspresi sedikit pun.


"Lousse Lindu uncle William"Rosse mengelus pelan rambut boneka Barbie hadiah dari William untuk nya kemarin.


Hanya sebentar pertemuan Rosse dan William,tapi pertemuan itu berhasil menjalin ikatan bathin yg kuat antara Rosse dan juga William.


Darah memang kental,ikatan bathin yg di miliki si cantik rosse memang benar ada nya,dia tidak salah,sedari lahir dia memang memiliki ikatan batin yg kuat dengan sang ayah biologis William,hanya saja takdir belum berkehendak, sehingga memisah kan mereka.


"Rosse,mommy tidak ingin kau terlalu dekat dengan orang asing, siapa-pun itu"ketakutan biru mendorong nya untuk lebih overprotektif pada sang putri,jika Rossi tidak perlu di khawatir kan, pria kecil itu memang tidak bisa dekat dengan orang asing.


"Tapi mommy,uncle Willi itu ollang baik"sanggah Rosse, ber-ulang kali sudah di ajar kan oleh biru, ketika orang tua sedang berbicara di larang menjawab,jika tidak di tanya,namun percuma,Rosse sangat keras kepala.


"Berhenti menyanggah Rosse!"sentak Rossi malas.


"Rosse,bisa tidak satu kali saja jangan melawan mommy,selalu saja apa yg mommy kata kan kau bantah, semua itu demi kebaikan mu,kau tidak boleh terlalu dekat dengan orang asing,mommy tidak menerima bantahan"terjadi lah keributan di dalam mobil,biru berusaha untuk meminta Rosse menurut,tapi sikap nya tetap sama, pembangkang.


"Mommy!"


"Rosse"satu kata yg keluar dari bibir Nisa berhasil membuat Rosse bungkam,dia Diam tanpa banyak bicara,dia memang takut kepada Nisa.


"Rosse,jangan membuat kegaduhan sayang"Rosse memaling kan wajah nya,membuat biru lagi dan lagi menghela nafas kasar.


Mereka tiba di Bandara Incheon,mulai masuk ke dalam pesawat,Nisa memesan empat kursi,Rossi duduk di sebelah nya, sementara Rosse duduk di sebelah biru.


Deru halus burung besi terdengar,membelah langit-langit yg menggantung indah, cakrawala menyejuk kan hati,menempuh perjalanan jauh menuju ke negara lain.


Biru terdiam,sedari tadi dia terus memandang keluar,melihat sayap pesawat yg tampak menembus awan-awan putih,semenjak bertemu dengan Nisa dia bisa merasa kan naik pesawat.


Tuhan,aku khawatir.biru merapih kan jilbab berwarna merah muda milik nya,hati nya terus resah,entah apa yg akan terjadi kelak, Inggris tempat itu selalu membayangi biru,apa yg salah dengan negara itu sehingga biru takut,seharus nya dia tidak perlu takut bukan.


Pesawat ini, pesawat ini akan membawa biru bertemu dengan laki-laki yg sama, laki-laki empat tahun yg lalu.laki-laki yg telah merenggut kehormatan nya juga ayah biologis dari Rosse dan rossi,takdir yg menuntu kan.


Biru! berfikir positif,belum juga mereka landing biru sudah pucat pasi.


"Biru!"Nisa menegur biru,sejak mereka tiba di bandara Inggris,biru terus termenung, bahkan tidak memperduli kan Rosse yg sedari tadi memekik memanggil nya.


"Ah iya nona Kim"Biri tergagap untuk pertama kali nya Nisa memanggil nya dengan nada yg cukup tinggi.


"Rosse memanggil mu"biru menoleh ketika mendengar perkataan Nisa,Rosse berdiri di sebelah nya,tampak nya gadis kecil itu takut pada keramaian dan juga tempat asing.


"Maaf princess kau takut, don't worry"biru menggenggam tangan mungil Rosse.


Mereka mulai berjalan ke luar, menurut informasi seseorang utusan keluarga Smith akan datang menjemput mereka hari ini,tentu saja keluarga Smith sangat bertanggung jawab.


Nisa memang sudah sering ke Inggris untuk memantau butik dan juga toko kue yg bercabang di Inggris,jadi dia sudah kenal dengan baik negara ini.


Menoleh ke sana kemari,Nisa mulai mencari utusan keluarga Smith yg akan menjemput mereka,kurang lebih Lima menit mereka berdiri, seorang laki-laki tampan berjalan mendekat ke arah mereka.


"Nona Kim!"Nisa menoleh lalu sedikit membungkuk.


"Uncle"kaki-kaki mungil milik Rosse langsung berlari ketika melihat kedatangan laki-laki itu.


Siapa kah laki-laki itu mungkin kah dia William?Daddy dari sikembar.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh


Author balik lagi yah guys


Like like like like like like like like like like like like like like like like likelike like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE vote vote vote vote.