
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Tertegun.tubuh biru terdiam di tempat,mata nya berulang kali mengerjap,tidak mungkin kan Andi yg di panggil ayah arabella oleh putri nya,tapi mengingat hanya ada Andi di sini,keraguan biru seakan terhenti.
"Dia mommy"Rossi menjawab,walau pun dia menaruh rasa penasaran,ada hubungan apa antara ayah arabella dan juga sang mommy.
"Di mauna allabella paman?"Rosse turun dari gendongan biru lalu mulai mendekat ke arah Andi, mengelilingi tubuh pria jangkung itu,mencoba mencari keberadaan sahabat baru nya, arabella.
Percuma, berulang kali Rosse berkeliling,dia tidak menemu kan keberadaan sahabat baru nya,bahkan Rosse rela berjinjit di dekat mobil, berfikir mungkin arabella ada di dalam,tapi percuma,kaca mobil milik Andi tidak tembus pandang dari luar.
"Eundak adha allabella"Rosse menunduk.
Melihat putri dari biru sahabat nya menunduk, perasaan tak tega Hinggap di hati Andi, perlahan laki-laki itu berjongkok, memegang erat tangan Rosse.
"Arabella sedang berasa di rumah,besok paman akan mengajak nya main ke sini,kau mau princess?"Rosse mengangguk cepat,dengan binar bahagia di mata nya,tentu dia bahagia dengan tawaran yg di beri kan oleh Andi.
"Terima kasih Andi,ini sudah malam pulang lah,aku juga ingin beristirahat"biru mencegah Rosse yg hendak bertanya,dia langsung mengalih kan pembicaraan dengan mengusir Andi,mengingat ini sudah sangat larut.
"Ah baik lah,jaga diri mu biru,aku psmit assalamualaikum"Andi langsung berpamitan,dia melupa kan arabella yg sendirian di rumah.
"Waallaikum sallam"biru dan si kembar masih berdiri di sana sampai mobil Andi menghilang dari pandangan.
Biru menghela nafas pusing,dia memilih untuk masuk kembali ke dalam rumah kos,sembari menggandeng ke dua tangan anak-anak nya.
Setelah sampai di kamar yg tidak terlalu luas tapi cukup untuk mereka,biru langsung meminum segelas air yg tersedia di atas meja kecil di pojok ruangan.
Senyum tipis terukir di wajah biru, ketika tangan nya tanpa sengaja menyentuh sebuah gambaran indah, gambaran yg benar-benar cantik,sebuah desain gaun, biru yakin pencipta nya tidak lain dan tidak bukan adalah putra nya,Rossi.
Pria kecil itu sangat suka menggambar, semua gambaran nya sangat lah indah,desain dan garis-garis sangat teratur, buku dan pensil adalah dunia kecil Rossi,mungkin itu alasan nya kembaran Rosse itu tidak pernah menanya kan keberadaan sang ayah,dunia nya hanya seputar pensil dan kertas gambar.
Biru bersyukur,walau pun bungsu,sikap dewasa serta kecerdasan yg di miliki oleh putra nya itu tidak perlu di ragu kan lagi,jika di banding kan,Rossi lebih dewasa dari pada Rosse,dari segala aspek.
Rossi,semua pasti akan jatuh cinta jika menatap manik mata berwarna biru laut milik nya,sikap nya sangat dewasa,di usia tiga tahun dia sudah sangat pintar membaca,dan juga menghitung, berbeda dengan Rosse.
Beruntung,biru sangat beruntung memiliki Rossi di dalam hidup nya,pria kecil yg selalu melindungi sang kakak Rosse,siap pasang badan jika ada yg menjahili kakak perempuan nya itu,bak pelindung yg akan selalu berada di garis depan untuk ke dia wanita terhebat nya.
"Jelek yah mom?"biru yg sedari tadi melamun, langsung menoleh ketika mendengar pertanyaan dari Rossi.
"Tidak sayang,ini bahkan sangat bagus"biru masih meraba desain baju di tangan nya,mengagumi garis demi garis indah di atas kertas.
"Rossi suka gambar Hem?"biru mengelus rambut ke emasan milik sang putra dengan sayang,lalu menghadiahi kecupan manis di kening putra nya.
"Sangat"tatapan Rossi berubah menjadi binar bahagia.dia benar-benar menyukai semua yg berhubungan dengan desain,tapi cita-cita nya ingin menjadi seorang pemimpin perusahaan,bukan kah sangat tidak berkesinambungan?.
Alasan nya sering menggambar desain adalah supaya kelak dia bisa bertemu sang idola,Kim ae-ra.mungkin Kim ae-ra akan menyukai gambaran nya,lalu membeli nya,uang itu akan di guna kan Rossi untuk membeli sebuah hadiah untuk sang mommy dan juga Rosse, kembaran nya yg super manja.
Memang tidak banyak,dalam satu bulan biasa nya Rossi hanya mampu menggambar satu desain gaun yg sangat indah,kini dia memiliki total 12 buah desain,yg masih dia sempurna kan.
"Rossi,mommy bangga memiliki anak seperti mu,kau menjaga kembaran mu dengan baik,jangan pernah menyerah mengejar mimpi mu menjadi seorang desainer,jika Allah menghendaki semua nya pasti ada jalan,dan kau bisa menggapai mimpi mu bertemu dengan nona Kim ae-ra"
Biru berusaha memberi kan dukungan untuk putra nya menggapai mimpi, masalah biaya,biar lah biru yg memiikir kan nya.
"Iya"
Singkat.rossi bingung harus mengata kan apa,dia tidak bercita-cita menjadi desainer, dia hanya hobby mendesain,untuk mimpi nya bertemu sang idola Kim ae-ra,biar lah itu menjadi mimpi yg tidak pernah tercapai.
Kim ae-ra,banyak hal yg di miliki gadis berzodiak Aquarius, berkelahiran Palembang,tanggal 23 Januari itu,gadis yg penuh dengan ambisi kuat di mata nya,tekad nya juga sulit untuk di patah kan,semua tentang nya,membuat banyak orang menyukai nya.
"Mommy dengar nona Kim ada di Jakarta,mungkin suatu hari kau bisa bertemu dengan nya sayang"
Rossi terdiam,sebelum mommy nya,dia sebagai fanboy tentu tahu lebih dahulu.
Kim ae-ra,sang idola kini tengah di kabar kan sedang berduka,akun Instagram,dan Twitter milik KNN boutique, banjir ucapan doa untuk nya,dari sana lah para penggemar serta karyawan KNN boutique tau kondisi Kim ae-ra.
Gadis yg sangat di idola kan oleh Rossi itu tengah terbaring lemah di rumah sakit,menurut informasi dari tim KNN boutique,wanita itu sudah 2 Minggu lebih tidak sadar, penyakit nya kambuh karena dia terlalu shock atas meninggal nya sekertaris Wahyu.
Sebenar nya Rossi sedikit penasaran,siapa sekretaris Wahyu itu sehingga idola nya begitu terpukul karena kepergian nya.
"Sayang tidur lah sini"biru menepuk sisi tempat tidur di sebelah nya,meminta sang putra untuk tidur di kasur lusuh itu.
"Baik lah,good night mommy,I love you so much"Rossi langsung ikut merebah kan tubuh nya di sebelah biru.
Di satu kasur lusuh, mereka saling mengistirahat kan tubuh yg terasa lelah.
Matahari mulai mengganti kan tugas bulan,biru memutus kan untuk memberi bubur ayam di depan kos,dia enggan memasak untuk hari ini,tapi dia sudah membuat kue untuk di jual,untung nya setiap minggu ada beberapa karyawan yg mendapat kan cuti satu hari.
Biru masuk kembali ke dalam kamar nya,dengan membawa nampan berisi tiga mangkuk bubur.
"Mommyhh ithu buebul"Rossi memicing lalu bertepuk tangan heboh, karena dia sangat menyukai bubur ayam, terutama jika tukang bubur favorit nya yg membuat.
"Iya,ayo makan"biru meletak kan mangkok itu.
Di kos-kosan ini,hanya punya dapur umum,dengan beberapa perabotan, kecuali,mangkok,piring,sendok dan juga gelas,semua nya harus di miliki sendiri.
"Mommy tidak berkerja?"Rossi bertanya penuh rasa penasaran, karena biasa nya mommy nya tidak pernah sekalipun tidak berkerja,kecuali jika Rossi atau Rosse sedang sakit.
"Tidak, mommy cuti,tapi nanti mommy mau mengantar kan kue"jawab biru santai,dia sibuk menyuapi bubur ayam pada Rossi,dan juga diri nya.
"Itut!"biru mengangguk,Rosse memang tidak mau di tinggal sendiri,dia tidak semandiri kembaran nya,Rossi.
"Baik lah mommy akan mencuci piring di bawah dulu,kalian bersiap lah"biru berdiri,lalu berjalan menuju ke dapur,begitu sampai di sana dia langsung mencuci mangkok dan gelas milik nya, suasana dapur masih ramai,banyak orang tengah sarapan di sana.
Mengambil 10 kotak berisi kue,biru mulai berjalan keluar di ikuti baby twin, seperti biasa,jika di luar Rosse akan selalu menempel bak prangko di lengan Rossi,seakan takut jika adik kembar nya di ambil oleh orang lain.
"Rosse lepas"kesal Rossi, sebagai seorang pria kecil yg sangat dingin,tentu saja dia tidak mau jika terus di tempeli oleh perempuan, walau pun itu kembaran nya sekali pun.
"Loussi Ndak boyeh begitu!lousse Khan keumballan na loussi, jadhi,talau bukkan lousse, siyapa yg nanti menjaga loussi"Rosse menasehati Rossi, pada hal fakta nya, selama ini Rossi lah yg selalu melindungi Rosse,tidak pernah sekali pun Rosse melindungi Rossi.
Mendengar kata-kata narsis,dari sang kembaran,Rossi memilih untuk diam saja.biar lah Rosse berkata sesuka nya,asal tidak mengganggu nya,Rossi tidak akan perduli,sikap dingin ini yg selalu membuat Rossi sangat suka menggoda Rossi.
"Ayo sayang!"
Si kembar menggeleng kan kepala mereka secara bersamaan, membiar kan sang mommy masuk lebih dulu ke dalam toko kue KAR cake, mereka lebih memilih menunggu di luar, sembari duduk memandangi KNN boutique.
"Loussi teumpat bajuh-bajuh na baguss,lousse shuka,loussi mahu beullkellja di cana nanti ya?"Rosse mulai berceloteh,sembari menunjuk-nunjuk ke arah gedung KNN boutique,butik yg memiliki cabang di beberapa negara.
"Hem"Rossi hanya berdehem,dalam benak nya terus muncul berbagai pertanyaan, jika gedung cabang nya sebesar ini,lalu apa kabar dari gedung pusat KNN boutique yg terdapat di Seoul, Korea Selatan,pasti lebih besar kan.
"Tapi,di Mauna Alltis yang loussi shuka?nona Kim,iyha nona Kim ithu adha di dallam yah?teyllus itu apa? keunnapah Ndak capek beulldilli tellus,dalli keumallin?"Rosse menujuk sebuah Mannequin gaun,tampak nya gadis mungil itu berfikir bahwa itu manusia asli bukan patung.
"Itu patung Rosse"untung nya Rossi punya tingkat kesabaran yg cukup tinggi untuk menghadapi tingkah ingin tahu Rosse,kembaran nya yg super menyebal kan.
"Pattung?apha ithu?"Rosse tak kunjung mengerti juga.
"Yg pasti bukan orang"jawab Rossi asal, bagi nya yg paling penting sejarah adalah Rosse berhenti bertanya-tanya,Rosse memilki tingkat keingin tahu-an yg super tinggi.
"Beullalti bukkan manusia?,tapi loussi, keunnapah yah mommyhh Shama ayah na allabella keunal? tellus keumallin ayah na allabella melihat mommyhh tellus"
Benar.fikiran Rossi sama seperti fikiran Rosse,ternyata selain memiliki ikatan batin yg kuat, mereka berdua juga memiliki jalan fikiran yg sama.
"Entah lah, mungkin mommy berteman dengan ayah arabella"Rossi berfikir secara rasional,walau pun masih terselip kecurigaan di hati nya.
"Ayah na allabella Ndak mahu nyuyik mommyhh kitha kan?biall allabella juga puna mommyhh,lousse Ndak mahu puna daddyh tilli"
Rossi tersentak.dia sama sekali tidak pernah berfikiran sejauh itu sedikit pun,bahkan hingga detik ini.ternyata fikiran Rosse jauh lebih aneh dari alien,Rossi tak memungkiri hal itu tidak terjadi.
"Berhenti berfikir aneh seperti itu"Rossi melayang kan tatapan tidak suka ke arah sang kembaran,tingkah Rossi yg ajaib dan ceplas-ceplos terkadang membuat Rossi khawatir.
"Rossi kita tidak memiliki Daddy dan ayah nya arabella tidak akan pernah menjadi ayah tiri kita apa pun yg terjadi"Rossi berujar dengan sangat dingin,dia melayang kan tatapan tajam ke arah Rosse.
"Sayang!"mereka reflek menoleh secara bersamaan,biru sudah berdiri dengan menenteng kotak kue.
"Kita akan naik taksi"biru sudah memesan taksi online, karena dia tidak hanya pergi ke satu tempat,melain kan banyak tempat,untuk menitip kan kue-kue buatan biru.
Biru berjalan perlahan,mengwasi anak-anak nya, setelah Rosse dan Rossi masuk,biru langsung menutup pintu mobil.
Deru pelan mesin mobil membelah kepadatan jalan raya,Rossi dan Rosse tampak bersemangat ini pertama kali nya mereka naik mobil,sebelum itu mereka sana sekali tidak pernah naik mobil,walau pun taksi online,si kembar sangat-sangat bersemangat.
"Mommyhh, mommyhh keunnapah biyssa keunall Shama ayah na allabella?"ternyata rasa penasaran Rosse belum berakhir.
"Ayah nya arabella itu sahabat dekat mommy, hubungan mommy dan ayah arabella dulu sangat dekat sayang"biru mengelus rambut ke-emasan milik Rosse,laku mencium pipi gembul sang putri.
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.
Author balik lagi yah guys
Like like like like like like like like like like like like like likelike like like like like like like like like like like like like like like like, like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE vote vote vote vote.