Alina

Alina
Misi



Tugas mereka semua saat ini adalah mencari keberadaan tuan Kusuma yang asli setelah itu baru mereka akan mencari mami Alina.


Karena Zen dan kedua orang tua yakin bahwa tuan Kusuma tau semuanya makanya pencarian hanya di fokuskan untuk mencari tuan Kusuma.


9 tahun yang lalu titik terakhir tuan Kusuma ada di Bandara, dan mereka curiga bahwa saat itu tuan Kusuma ingin menyusul istri nya.


Tapi setelah itu jejaknya tidak dapat di temukan lagi, dan malah berganti Viko yang menyerupai wajah tuan Kusuma.


'' Sayang untuk saat ini kami akan tinggal di mansion utama, kami dan Anggi tidak di perbolehkan keluar rumah, karena aku yakin mereka sudah curiga, lagian Anggi sedang libur panjang kan ''


'' Iya Alina kau tinggal bersama dengan mama dan papa saja, mama khawatir kamu akan kenapa kenapa jika kamu masih bekerja ''


'' Baiklah jika itu yang terbaik aku akan tinggal di sini, lagian semakin cepat semakin bagus, dan untuk Anggi biar aku yang bicara ''


Mereka menyetujui semua nya, karena mereka baru k mal dengan Anggi dan tidak tau gimana sifat asik perempuan Alina tersebut.


Setelah beres dan Anggi setuju, Alina dan Anggi akan pulang ke kediaman Kusuma, mereka akan pamit untuk liburan panjang, tentu saja itu harus di lakukan karena tidak mungkin mereka akan bisa lolos dari mata mata tantenya tersebut.


Sebelum masuk di telinga mereka sudah ada alat yang bisa menghubungkan satu dengan yang lainnya.


Alina dan Anggi harus pura pura biasa saja, meskipun keduanya sama-sama khawatir tapi mereka harus berani.


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Tante, papa kita pulang teriak Anggi seperti biasa.


Sedangkan tante dan suaminya dengan berada di sofa sambil membahas sesuatu.


'' sayang kamu udah pulang '' tanya tante Yunita dengan mata saling melirik ke arah Viko.


'' iya tan, hay pa '' Anggi mencium pipi Viko dengan jijik meskipun begitu Anggi tetap melakukan demi misinya tercapai.


Yunita dan Viko menurunkan kawaspadaan mereka karena jika Anggi mencurigai mereka, Anggi gak akan bersikap seperti anak kecil lagi di hadapannya.


Setelah itu Anggi ke atas menuju kamarnya, dan sekarang giliran Alina yang masuk.


'' Tan, pa ''


'' Sudah pa, '' pura pura sedih


'' Kok sedih gitu ? ''


'' Anggi marah ke aku gara gara aku merusak gaunnya '' kata Alina sedih


Yunita dan Viko saling lirik mereka ingin Alina dan Anggi keluar dari rumah ini, mereka sudah capek pura-pura baik selama ini.


'' Tan, pa gimana kalau Alina ajak Anggi liburan, secara kan Anggi sedang libur panjang.


Yunita dan Viko sama sama sama mengangguk inilah yang mereka inginkan, menjauhkan Anggi dan Alina dari kediaman Kusuma.


'' Tante sama papa setuju ajaklah mungkin dengan begitu mereka akan baikan, '' kata Yunita dengan semangat


Dan itu malah membuat Alina tambah benci dengan keduanya


'' Ya udah aku ke atas ya pa ''


Setelah itu Alina menuju ke kamarnya dan di sana sudah ada Anggi yang membereskan barang barang berharga nya, setelah itu Alina menyusul untuk membereskan barang barang berharga nya juga.


Sesuai rencana koper koper itu akan di kirim lebih dulu ke apartemen Alina, karena bagaimanapun tidak mungkin Alina dan Anggi membawa koper banyak.


3 koper milik Anggi dan 6 koper milik Alina, karena Alina membawa semua hasil karyanya dan beberapa penghargaan serta sertifikat dan dokumen penting.


Setelah semuanya beres mereka menyuruh satpam lewat pintu belakang untuk membawa koper itu ke depan karena di depan anak buah nya Zen sudah menunggu.


Semoga kalian suka y dengan cerita yang author buat


...Jangan lupa tinggalkan jejak ya bestie...


...Author harap kalian suka dengan cerita yang di buat author...


...Satu like satu koment vote sudah cukup bestie dan jangan lupa klik favorit agar bisa tau jika author sudah up...


BERSAMBUNG........