
"Bagus nggak?" Aldo memperlihatkan hasil selfi mereka.
"Ih bagus banget" Angel memuji photi mereka yang sedang berciuman mesra dengan latar matahari terbenam.
Angel menatap Aldo dalam diam, pria itu terlihat tersenyum melihat hasil poto - poto mereka.
"Al, ada sesuatu yang mau aku tanyakan?"tanya Angel.
"Apa, tanyakan saja." Aldo mendongak dan melihat kearah Angel.
"Hmm...aku tidak tau apa yang aku lakukan ini salah atau benar, tapi aku tidak ingin ada penyesalan nantinya. Jadi aku mau memastikan, apakah semua yang kamu lakukan ini. Semuanya atas dasar cinta atau hanya nafsu semata?"tanya Angel menatap mata Aldo.
Aldo meletakkan ponselnya di atas pahanya, kemudia dia memegang kedua pipi istrinya itu.
"Seharusnya kamu nggak usah mempertanyakannya lagi. Apa masih perlu aku ucapkan dengan perkataan? Menurut kamu, aku bagaimana? Apa kamu tidak bisa melihatnya?"Aldo mengusap pipi yabg berisi itu.
"Aku tidak..."
Cup
Aldo mengecup bibir angel sekilah. " dasar bodoh!" ucap Aldo.
"Jadi kamu cinta nggak sama aku? Aku butuh kepastian Al! Aku nggak mau makin hancur setelah kamu obrak abrik" kata Angel.
"I LOVE YOU gadis aneh" ucap Aldo. Angel tersenyum kemudian memeluk tubub Aldo erat.
"Aih... Kenapa hanya diam?"Aldo mengurai pelukannya dan menatap wajah Angel.
"Aku nggak tau, tapi aku akan coba" jawab Angel. Aldo tersenyum dan mengangguk kecil.
Setelah puas melihat matahari terbenam mereka pun kembali ke Villa. Mereka menghabiskan malam denagn berbaring di ranjang.
Angek berbaring dengan berbantalkan lengan Aldo. Jemari Angel sibuk memainkan bulu halus yang tumbuh di dagu Aldo.
Angel menghentikan kegiatannya manakalah wajah Aldo semakin mendekat ke wajahnya, dan sudah bisa di tebak bibir Aldo pun menyentuh lembut bibir Angel yang sedikit terbuka siap menyambut tautan bibir mereka.
Aldo terhenyak ketika tiba - tiba Angel mendoronh dada Aldo.
"Mampus... Al kemaren aku lupa minum pil KB" ucap Angel dengan wajh takut
"Abisnya, kamu sih min nyosor aja... Kan aku nya jadi lupa minum pilnya" lanjut Angel lagi,
"Kenapa kamu minum pil KB?"tanya Aldo yang sedikit kaget mendengar pengakuan Angel.
"Kalau aku hamil bagaimana?"tanya Angel yang belum menyadari perubahan raut wajah Aldo.
"Apa salahnya kalau kamu hamil? Kamu kan punya suami dan yang bikin kamu hamil kan aku. Jadi, apa masalahnya?"tanya Aldo yang tidak mengerti dengan jalan pikir istrinya itu.
Angel hanya diam, dia tidak bisa berkata apa pun lagi. Sebenarnya dia memutuskan minum pil KB karena dia takut kalau Aldo akan meninggalkannya di saat pria itu sidah mendapatkan apa yang di inginkanya. Dan Angel tidak bisa membayangkan, dia akan jadi janda di saat di sedang hamil.
Akhirnya, Aldo mencoba memahami kegelisahan istrinya itu. Aldo pun kembali merengkuh tubuh Angel ke dalam pelukannya.
Mereka pun tidur tanpa melakukan apa pun, Aldo benar - bemar menurut apa nasehat temannya. Aldo ingin Angel pulih dulu sebelum kembali melakukannya.
~_~
Keesokkan nya.
Aldo membuka matanya ketika dagunya tiba - tiba terasa sakit. Aldo sudah bisa menebak, sudah pasti ini adalah ulah istrinya.
"Ada apa?" tanya Aldo.
"Bangun Al... Ini sudah siang!" Angel menunjuk kearah jendela kamar mereka, ternyata matahari sudah tinggi.
Tentu saja Angel terlihat seger karena malam tadi ia istirahat dengan cukup, tidak seperti malam sebelumnya.
"Al, aku mau berenang!" Angel menarik paksa tangan Aldo untuk bangun.
Tanpa sadar Aldo tersenyum sendiri.
"Kamu kok malah tersenyum ?"Angel langsung cemberut.
"Mau berenang bareng Uler?" bisik Aldor di telinga Angel menggoda.
"Ihh apaaan sihh."ucap Angel tersipu malu.
Angel langsung loncat mengambil bikini nya di dalam lemari. Meliht keadaan istrinya yang lincah dapat Aldo pastikn kalau keadaan istrinya sudah bisa di pastikan dalm keadaan sudah pulih dan sudah bisa di ajaknya begadang lagi.
Aldo sama sekali tidak keberatan Angel mengenakan bikini karena kolam renang mereka ada di depan kamar dan menghadap pantai, jadi bisa di pastikan tidak akan ada yang melihat tubuh istrinya selain dirinya.
Setelah mengenakan bikininya, angel langsung menceburkan diri ke dalam kolam renang, tak lama kemudian Aldo pun menyusul.
Aldo menelan salivanya ketika meliht tubuh Angel meliuk - liuk bergerak di dalam air seperti lumba - lumba.
"mau berenang, tapi malah bengong"Angel mencipratkan air ke wajh Aldo iseng.
Aldo tersadar dan langsung menngkap tubuh istrinya. Kemudian mengangkat tubuh istrinya itu dan mendudukkannya di binir kolam.
Kemudian Aldo merapatkan tubuhnya di antara kedua paha Angel dan menenggelamkan wajahnya di dada Angel yang berbalut bikini.
"Al, nanti ada yang liat bagaimana?"Angel menjauhkan wajah aldo dari dadanya karena bibir Aldo mulai nakan menggigit kecil dua balon Angel yang terbungkus bikini.
"Tidak akan ada yang lihat." jawab aldo di antara kesibukkannya.
Akhirnya Angel pun memilih membiarkan suminya berain - maon di sana dengan sesuka htinya.
Seteah pua bermain - main dengan kedua balonnya Angel yang bisa di bilang cukup berisi itu, Aldo pun kembali menurunkan tubuh Angel ke kolam. Mereka kembali berenang bersama sampai siang menjelang.
~_~
Sore harinya Angel dan Aldo pergi untuk mencari oleh - oleh untuk di bawanya pulang. Mereka membeli begitu banyak oleh - oleh untuk di bagikan ke teman dan para karyawan mereka di kantor masing - masing.
Apalagi Stevi, gadis itu dengan sengaja membuatkan list oleh - oleh yang di inginkannya.
Setelah membeli begitu banyak oleh - oleh mereka pun memutuskan untuk pulang. Sesampainya di Villa , Angel langsung merebahkan tubuhnya di ranjang, matanya sudah mulai terasa berat.
Ternyata berburu oleh - oleh pun cukup menguras tenaga. Aldo langsung menyusul Angel merebahkan tubuhnya di ranjang.
"Apa hari ini kamu juga akan meminum pil KB?"tanya Aldo tanpa menoleh pada Angel.
"Tidak" jawab Angel. Aldo mwnoelh cepat, menatap kearah Angel.
"kenapa?"tanya Aldo.
"Entalah, " jawab Angel tersenyum
Aldo memiringkan tubuhnya menghadao ke arah Angel. Tangan Aldo mengusap bibir Angel lembut sebelum ia menautkan bibirnya di sana. Tak ada penolakan dari Angel... Gadis itu sudah mulai terbiasa mendapatkan sentuhan dari suaminya.
Tangan Aldo diam - diam menyelinap ke dalam baju Angel dan bermain - main disana.mereka menghentikan aksinya sejenak untik saling melucuti pakaian mereka hingga be ar - benar polos.
"Apa kamu tidak takut lagi?"tanya Aldo menghoda. Karena Angel tidak lagi menutup amtanya seperti malam sebelumnya.
"Tidak, sepertinya aku sudah mulai menyukainya"Jawab angel nyengir. Aldo tertawa, sepertinya istrinya ini sudah mulai suka dengan permainannya.
Malam itu mereka kembali menghabiskan malam dengan begadang dan berkeringat bersama. Meski pun tubuh Angel kecil dan mungil namun tubuh angel bisa membangkitkan gairah Aldo. Dan angel juga sangat cepat belajar, sehingga wanita itu bisa dengan cepat mengimbangi permainan Aldo.