2A (ALDO & ANGLE)

2A (ALDO & ANGLE)
Bab 20



"Maaf sebelumnya , Anda siapa ? apa Kita pernah bertemu ? " tanya Angel


" aku Rena, pacarnya Aldo sebelum Kamu rebut dia dari aku ! dasar wanita murahan "


"jaga ya ucapan kamu , dan aku nggak pernah rebut s.. "


" bacot !"


Byuuuuurrrrrrrrr


Rena menyiramkan jus alpukat ke kepala Angel


" rasakan! itu hukuman untuk gadis penggoda kayak kamu ! ladies go "


Rena dan teman-temannya meninggalkan meja Angel , Rifki dan juga Stevi melihat Angel yang seperti itu jadi kasihan titik Bagaimana bisa seseorang wanita asing menghina Angel seperti itu


" jel kamu nggak apa-apa ?"


"aku nggak papa kok"


" Siapa sih itu cewek ? kenapa dia main langsung siram gitu aja ?" kesal Stevie


" An, Apa itu benar yang dikatakan sama gadis yang tadi ?" tanya Rifki


Angel hanya diam , dia tidak mengubris pertanyaan Rifki, kiranya benar-benar kacau saat mengalami penyerangan tersebut


Rifky menghela nafasnya , saat dia tidak mendapatkan jawaban dari Angel. Rifki menarik tangan Angel dan mengajaknya ke sebuah butik yang ternyata milik keluarga Rifki


"Kamu bersihin dulu bekas Jus itu "


" iya , Vi bantuin gue ya " Stevie pun mengganggu dan ikut masuk ke dalam toilet bersama Angel


kemudian Rifki mengambil pakaian di butiknya dan memberikan kepada Angel.


Tok


Tok


" Angel buka pintunya sebentar !"


Angel pun membuka pintu dan mengeluarkan kepalanya melihat Rifki yang berdiri di depan pintu


" ada apa ?"


"kamu ganti pakaianmu , ini pakailah "


" Thanks ya " Angel mengambil pakaian dari Rifki dan membawanya masuk ke dalam


" wah , Bagaimana bisa Rizki bisa tahu ukuran baju lo ? ternyata Rifki orangnya baik , nggak seburuk yang gue pikirin" ujar Stevi


Angel mengganti pakaiannya dengan cepat


" udah, kalau gitu ayo kita keluar " ucap Stevie yang melihat Angel yang selesai mengganti pakaiannya


saat Angel keluar dari toilet , Rifki begitu kaget dan hanya bengong saat melihat Angel yang begitu cantik.


" Rifki kamu kenapa ? apa Ada yang aneh?" tanya Angel bingung dengan reaksi sahabatnya itu


Angel melihat cara berpakaiannya Dan dia bahkan sampai menanyakan kepada Stevi Bagaimana penampilannya


" Ayo kita pulang " ucap Angel lagi


"I iya" jawab Rifki gugup


Mereka pun berjalan menuju parkiran , karena kejadian tadi Rifki pun bersikeras untuk mengantarkan kedua wanita itu. sepanjang perjalanan mulut Stevie tidak bisa diam , dia selalu mengumpat wanita yang telah menyiram Angel tadi


" udahlah, Mungkin dia salah orang "Ujar Angel


" salah orang gimana, tadi itu dia nyebutin nama lo dengan tepat dan benar" balas Stevi kesal.


"Ki, kita anterin Stevie dulu ya soalnya rumah dia nggak terlalu jauh dari sini" kata Angel sengaja ingin mengalihkan amarah Stevi. Angel mengerti dengan amarah sahabatnya itu, tapi Angel juga sedang pusing memikirkan Siapa gadis tadi yang telah menyerangnya itu


setelah selesai mengantarkan Stevie , Rifky pun melajukan mobilnya menuju ke rumah Angel


sampailah mereka di depan rumah Angel , tampak mobil Aldo masih terparkir di depan rumah .


" Makasih ya Ki , udah nganterin pulang dan Makasih juga buat bajunya" ucap Angel Seraya tersenyum


Angel akan keluar dari mobil namun tangannya ditahan oleh Rifki .


" An, kamu nggak sedang merahasiakan sesuatu kan dari aku ?" tanya Rifki


"Hmm, tidak . Emangnya apa yang harus aku rahasiakan darimu ?"


Rifki pun mengangguk-angguk membenarkan perkataan Angel, memang selama ini sahabatnya itu tidak pernah merasakan apapun darinya


" baiklah kalau gitu aku turun ya "


Angel membuka pintu mobil dan begitu kagetnya saat ia mendengar panggilan Aldo


"ANGEL!!"


Angel melihat ke arah pintu sudah ada Aldo yang menatapnya dengan tajam. Rifki melihatnya pun langsung bertanya kepada Angel


" itu siapa ?"


"Ah, itu kakak sepupu aku " jawab Angel asal, Rifky pun langsung turun dari mobilnya


"Kamu mau ngapain ?" tanya Angel bingung


" Aku cuman maunya apa aja dan sekalian mau jelasin ke kakak kamu "


" dari mana saja kamu ?!" Aldo melangkah mendekati Angel dan juga Rifki.


" Kan tadi udah aku bilang mau ke toko buku"


" ke toko buku atau kencan ?"


" Maaf sebelumnya Kak , jangan salah paham dulu. kami ke toko buku Setelah itu kami pergi makan ke sebuah Cafe hanya itu" ucap Rifki menjelaskan


" Saya nggak nanya sama kamu , sekarang mending kamu pergi dari sini!" usir Aldo


"Baiklah Kak , An aku pulang dulu ya"


"iya makasih, hati-hati ya"


Aldo menarik tangan Angel dan menyeretnya masuk ke dalam rumah. Rifki begitu khawatir melihat perlakuan kakaknya Angel yang begitu dasar namun apalah daya, Rifki pergi meninggalkan rumah Angel.


Aldo yang begitu marah membawa Angel ke kamarnya kemudian ia melemparkan Angel keranjang.


" Kamu kenapa Kasar banget sih?"


" Sudah berapa kali aku peringatkan sama kamu! jangan dekat-dekat sama cowok di luar !"


" kenapa ? aku sama Rifki itu hanya berteman , dan kami pun sudah bersahabatan dari kecil tak lebih dari itu "


" kamu bilang berteman? nggak ada pertemanan antara laki-laki dan perempuan . kamu bilang beli buku tapi kamu malah kencan sama pria itu !"


" Apa maksud kamu ? Oh aku tahu , pasti mbak-mbak yang tadi sudah memberitahu padamu , karena tadi kami bertemu di mall. asal kamu tahu aja ya, kekasih kamu itu yang paling cantik yang paling seksi itu udah nyiram aku pakai jus alpukat. Kalau kamu mau buktinya ? sekarang lihat ini " Angel mengeluarkan Pakaiannya yang kotor dari dalam paper bag. kemudian ia mengeluarkan buku-buku yang ia beli tadi bersama Stevi dan juga Rifki


Aldo pun terdiam, Bagaimana bisa ya termakan omongan Rena yang mengatakan kalau Angel berkencan dan bermesra-mesraan di mall bersama kekasihnya ? Aldo pun disuguhkan beberapa foto Angel bersama dengan Rifki.


"kamu ngelarang aku buat berteman dengan cowok, tapi kamu sendiri apa . tc, bahkan setelah menikah kamu masih memiliki seorang kekasih .kamu bilang nggak boleh ikut campur urusan masing-masing Tapi kamu selalu saja ikut campur urusan aku , oke karena kamu udah bilang mau merubah semuanya , tapi ini apa ?"


Aldo langsung memeluk Angel yang menangis di hadapannya


" Maafkan Aku , aku begitu percaya dengan ucapan Rena. aku nggak bisa lihat kamu dekat sama pria lain "


" lepasin , lepasin aku !" Angel meronta-ronta minta dilepaskan namun Aldo tidak mau menghiraukan permintaannya


" kenapa ? kenapa kamu gak mau lepasin aku ? Bukankah kamu nggak pernah cinta sama aku ! Kita nikah juga karena urusan bisnis keluarga dan juga karena paksaan keluarga kita, jadi aku mohon lepaskan aku! biarkan aku hidup sendiri "


" nggak bisa Angel ! aku nggak bisa lepasin kamu!"


" tapi kenapa ? jawab!"


"karena......." Aldo tidak mampu menjawab pertanyaan Angel. Dia pun masih bingung, Ada apa sebenarnya dengan dirinya. setiap kali Angel pergi bersama pria lain rasanya ia tidak rela. tapi di sisi lain ia masih bersama dengan Rena kekasihnya, walaupun Sekarang dia sudah sangat Jarang bertemu dengan gadis itu


Aldo melepaskan pelukannya , " istirahatlah !"


Aldo meninggalkan Angel dan menuju kamarnya sendiri, Angel yang masih terduduk di ranjang sambil menangisi nasibnya. Ia ingin sekali keluar dari rumah ini, bagaimana bisa Aldo mempermainkan perasaannya seperti itu.