2A (ALDO & ANGLE)

2A (ALDO & ANGLE)
Bab 19



Aldo menghampiri mama dan Angel yang tengah mengobrak di dapur


" lagi ngapain mah ?"


" ini mau nyiapin bahan buat bikin kuah bakso"


Aldo beroriah


Aldo melihat Angel yang membuat bulatan bulatan bakso, tiba-tiba ia memeluk Angel dari belakang. sontak Angel menjatuhkan sendoknya ke lantai.


"Oh astaga "


" Aldo kamu ngagetin aku aja !" Angel menyingkut perut Aldo


" Aduh sakit Angel "


" iya lagian ngapain kayak gitu ?!" Angel berusaha melepaskan pelukan Aldo , Vina melihat keduanya berantem kecil jadi senyum-senyum sendiri.


"Cuma pengen bantuin istri masak !" Alda berbisik ke telinga Angel dan membuat Angel gugup dan tegang.


" minggir aku mau ambil sendok !"


Aldo mundur dua langkah ke belakang kemudian Angel menunduk untuk mengambil sendok dan tidak sengaja menyenggol lampunya Aldo dan membuatnya tegang . Angel mengambil sendok dan merasakan ada ganjalan keras tepat di belakangnya.


" ngapain kamu masih di sini ?"


" kok manggil suami sendiri Kamu sih Angel ?"


" eh itu mah , Angel cuman malu aja depan Mama biasanya dia nggak manggil gitu ke Al" Ucap Aldo


" Jadi biasanya panggil apa Al ?" tanya Vina


" eh itu mah, biasanya Angel manggil hal dengan sebutan sayang hehehe " begitu merah pipi Angel saat menahan malu , sementara Aldo ingin tertawa melihat ekspresi Angel seperti itu.


" Oh gitu .... jadi kalau panggilan kamu ke istri kamu apa ?"


" ayang" Aldo tersenyum menatap Angel dan membuat Angel langsung membuka lebar matanya.


" Iya kan yang " Aldo melingkarkan tangannya di pinggang Angel membuat keduanya begitu erat. Angel merasa tidak nyaman saat merasakan gesekan sesuatu yang mengeras di bawah sana .


Cup


Aldo mengecup kening Angel tiba-tiba, Angel senyum dengan sangat terpaksa


" Iya Ma "


"Ohhhh So sweet banget sih anak-anak Mama , nggak sabar pengen dapet cucu nih "


" yang sabar ya mah , Al dan Angel kan mau pacaran dulu mah. Kami mau puas-puasin dulu pacarannya jadi ketika udah punya baby biar nggak ngiri perhatiannya ke bagi "


" Huuu dasar kamu Al , sama aja kayak papamu!"


" Hahaha Ya dong , kan anak Papa"


Aldo masih terus memeluk pinggang Angel dengan sesekali mencium kening dan pipinya. Jangan ditanya gimana kondisi Angel sekarang , pipinya yang merah seperti tomat dengan lebaran jantung yang begitu cepat membuat Angel semakin salah tingkat sepertinya hal itu begitu memanfaatkan keberadaan orang tuanya saat itu di rumah


tidak lama kemudian papa dan mama Angel pun sampai ..


" halo semua , Maaf ya kalau mama telat , Hai Jeng " sapa mama Angel kepada kedua anaknya dan juga besannya


" baru sampai ya ?" Aldo dan Angel menyalami mamanya


" Iya nih, ini aku bawain oleh-oleh, kebetulan kemarin Papanya Angel habis dinas luar kota. "


"Mama bawa apa ?"


" Mama bawa banyak oleh-oleh sayang , nah dan ini untuk kalian " Angel dan Aldo pun menerima oleh-oleh yang diberikan oleh Dewi tersebut ,


" udah jadi ya baksonya?" tanya Dewi


" belum Mah ini lagi di bulat-buletin "


" Wah sekarang anak mama udah bisa ke dapur ya " melihat Angel yang sudah berkecimpung di dapur, Angel hanya tersenyum


Aldo meninggalkan Angel dan para Mama di dapur , ia menemui Papa Dan Papa mertuanya di depan, mereka mengobrol hangat bersama


~_~


Bakso sudah siap di meja makan , Angel disuruh untuk memanggil Aldo dan para papa


" Iya sayang, mari Pak "


" ayooo"


para papa berjalan duluan disusul Aldo, namun Aldo menarik tangan Angel dan membuat mereka berpelukan.


" Aldo lepasin , kamu mau apa ?"


" kamu makin cantik aja tahu kalau pakai celemek kayak gitu " goda Aldo kemudian melepaskan Angel dan berlalu pergi meninggalkan Angel yang masih terdiam di tempatnya


" dasar ngeselin "dengus Angel


Semua keluarga termasuk menikmati bakso di meja makan sambil mengobrol. setelah cukup lama mereka bertamu, para papa dan para Mama pun pamitan untuk pulang.


Kini tinggallah Aldo dan angel di rumah. Angel kembali masuk kedalam kamarnya, sementara Aldo duduk di ruang tv, sambil membaca sebuah buku.


Tak lma Angel pun kembali keluar darinkamar nya dengan pakaian yang sudah rapi, kemudian duduk di sofa sebelah Aldo setelah mengambil sepatu kets nya.


Aldo mengernyitkan keningnya, " kamu mau kemana?"tanya Aldo penasaran.


"Aku akan ke toko buku" jawab angel memasang sepatu.


"Toko buku? Sama siapa?"tanya Aldo.


"Sama Stevi, kenapa?"tanya Angel mendongakkan kepalanya.


"Bukan apa - apa, hati - hati dan jangan pulang terlalu sore" ucap Aldo, kembali fokus dengan buku yang ada di pangkuannya.


Dengan acuh, Angel pun berlalu pergi .


~_~


Sesampainya di toko buku , Angel langsung menuju kumpulan buku-buku novel kesukaannya. Begitu juga dengan Stevi dia langsung memburu novel pengeluaran terbaru


tempat disadarinya , ada seseorang yang dari tadi diam-diam memperhatikan Angel saat sedang memilih buku.


secara tidak sengaja pandangan mereka pun bertemu, Angel sangat kaget dan langsung menghampiri orang tersebut,


" Rifki ?"


" hai " sapa Rifki


" Lo kapan balik ?" tanya Angel


" kemarin , dan aku sudah menghubungimu berpuluh-puluh kali , Namun tidak satupun panggilan dariku kamu terima " kata Rifki


" Oh maafkan aku , kemarin aku terlalu sibuk dan tadi pagi kedua orang tuaku datang ke rumah dan membuat aku pun jadi super sibuk " balas Angel tersenyum


" oh ya kamu bersama siapa ke sini ?"tanya Rifki yang tidak melihat siapapun di dekat Angel


" aku bersama sahabatku Stevi, Ayo aku kenalkan kamu dengan dia" Angel pun membawa Rifki untuk menemui Stevi


"Stev, kenalin ini sahabat masa kecil gue " Angel memperkenalkan Rifki kepada Stevi, Rifki pun mengulurkan tangannya pada gadis itu


setelah urusan mereka di toko buku itu selesai , Mereka pun memutuskan untuk mampir sebentar ke sebuah Cafe


mereka masuk ke dalam Cafe kemudian , mereka memesan makanan. tampak Rifki yang selalu memperhatikan Angel, sementara Stevie diam-diam tersenyum memperhatikan Rifki.


karena dari tadi yang asik mengobrol itu hanyalah Angel dan Rifki , jadi Rifki berinisiatif untuk membuka omongan memecah Kesunyian diantara Stevi dan dirinya .


"Vi, Kamu punya saudara ya?"


" punya Kak, satu kakak perempuan dan satu laki-laki , dua-duanya udah nikah semua "


" Oh jadi kamu anak bungsu ya, pasti dimanja banget "


" Iya Kak bungsu, nggak juga sih dimanja,biasa-biasa aja ."


makanan pun datang, mereka menyantap makanan sambil melanjutkan obrolannya.


dari meja Lain terlihat seorang gadis dan para sahabatnya baru selesai makan dan akan pergi meninggalkan Cafe. Gadis itu melihat Angel bersama dengan Stevi dan juga Rifki dengan menikmati makanannya sambil bercerita, dia pun menghampiri meja Angel


" eh Angel ya ..."


Angel menoleh ke samping , "Iya siapa ya ?"


" kayak gini ya kelakuan kamu ! di rumah kamu godain Aldo dan di luar kamu jalan sama cowok lain! sumpah ya tampilan kamu aja yang kelihatan baik-baik dan sopan tapi kelakuan kamu benar-benar ngelebihin wanita murahan tau nggak"kata wanita itu , Angel dan kedua sahabatnya pun mengerutkan keningnya . mereka sama-sama tidak mengerti kenapa wanita itu berbicara seperti itu kepada Angel