2A (ALDO & ANGLE)

2A (ALDO & ANGLE)
Bab 10



Setelah selesai makan siang, Angel bersiap hendak pulang kerumah karena tadi dia sudah izin pulang pada stevi.


"Mau kemana?"tanya Aldo.


"Menurut lo kemana?"tanya Angel.


"gue nanya baik - baik, kenapa nggak di jawab baik - baik juga?"tanya Aldo.


"Hmm... Gue mau pulang"kata Angel memperbaiki ucapannya.


"Kita barengan" kata Aldo berdiri dan merapikan pakaiannya.


"Gak perlu, gue bawa mobil sendiri"jawab Angel.


"Yaudah, kalau gitu gue yang nebeng sama lo."Aldo tersenyum


"mobil lo kemana?"tanya Angel menatap Aldo aneh,


"Mobil gue di pakai Rian,"jawabnya.


"Ayo" Aldo berjalan mendahului Angel.


"Kenapa dia bersikap aneh sepanjang hari?"gumam Angel bingung.


~_~


Sesampainya di rumah, Angel langsung masuk kedalam kamar dan tidak memperdulikan Aldo yang duduk di ruang tv.


Sementara Aldo duduk di ruang Tv, menyandarkan punggungnya dan menengdakan kepalanya keatas.


"Apa yang lu pikirkan Al, kenapa lu malah terkesan sedang mengejar tu cewek"gumam Aldi yang bertanya pada dirinya sendiri.


"Ada apa dengan gue, bahkan gue rela ninggalin kantor hanya untuk bisa pulang berdua dengan dia" Aldo menggaruk kepalanya frustasi, dia tidak tahu kenapa dia bersikap seperti ini di depan gadis itu.


~_~


Sore harinya, Aldo mendatangi kamar Angel, mengetuknya beberapa . Dengan sedikit lancang aldo mwngintipnya. Melihat apa yang sedang dilakukan oleh gadis itu. Aldo melihat angel yang sedang mendengarkan musik dengan menggunakan earphone.


"Pantesan dia nggak dengar gue manggil!" Aldo nyelonong masuk begitu aja. Dengan pelan Aldo berjalan mendekati Angel.


"Bwa..." Aldo mengagetkan Angel.


"Arrrgghh" teriak angel kaget.


"HAHAHA..." tawa Aldo pun menggelegar di kamar itu.


"Apaan sih lo!"Angel melempar bantal pada Aldo. Aldo pun menghindar, dia be ar - benar menikmati keterkejutan Angel.


"Ngapain lo kesini?"tanya Angel.


"tunggu!"Angel mengatur nafasnya.


"Ok.... Gue ke sini mau nyampein kalau nanti malam mama nyuruh kita buat makan malam di rumah."kata Aldo.


Angel diam, dia seperti sedang berfikir. " kita nggak nginap kan?"tanya Angel.


"Ya tergantung"jawab Aldo.


"Baiklah, gue akan bersiap"


"O iya, dan ingat selama kita di rumah mama. Kita harus pura - pura bahagia"kata Aldo mengingatkan.


"Iya" Aldo pun berlalu keluar dari kamar Angel.


~_~


Pukul 7 malam Angel bersiap untuk pergi makan malam bersama dengan keluarga. Angel tampil dengan sederhana dengan dress dan tas yang Senada dan tak lupa juga ia membiarkan rambutnya tergerai. Aldo sekilas melihat ke arah Angel dan melihat penampilannya itu meski terlihat biasa saja namun pandangan Aldo berubah melihat sosok Angel yang cantik dan seksi. Sempat Aldo beberapa kali menjalankan kepalanya untuk menyadarkan pikirannya yang begitu liar.


Selama di perjalanan suasana begitu tegang dan kaku Angel tak mau melihat Aldo dan begitu dan begitu juga sebaliknya.


~


Sesampainya di sana...


Angel turun dari mobil dan berjalan di samping suaminya. Nampak di rumah Aldo begitu ramai karena keluarga sudah berkumpul.


"Eh pengantin baru udah sampai "


Setelah selesai makan malam semua keluarga pun berkumpul di ruang keluarga .


"Mah, Angel ke kamar mandi dulu ya."


"Iya sayabg, " Angel pergi ke kamar mandi.


tak lama Seno suaminya kakak sepupu Aldo mendapat panggilan telepon. Ronaldo pun merasa Curiga dengan sikap Seno yang belakangan ini sedikit aneh, Ia pun memutuskan untuk mengikutinya secara diam-diam.


Di belakang, Seno nampak berbicara serius dengan seseorang yang menelponnya. Sesekali terdengar ia memarahinya dan kadang sedang terlihat seperti sedang merayu. Angel baru selesai dari kamar mandi dan akan kelua, ia begitu kaget saat melihat Aldo yang berada di dekat pintu.


"Aldo? Ngapain lu disini?"


"sssstttt" Aldo menutup mulut Angel dengan tangannya.


Seno merasa ada orang yang mengikutinya, ia pin mematikan ponselnya dan mencari sumber suara.


Aldo mendengar langkah kaki yang semakin mendekat pada mereka.


"Sorry!"


Aldo langsung mencium bibir Angel dan ********** begitu dalam. Angel kelabakan dan juga kaget dengan apa yang di rasakannya saat ini. Angel meronta untuk di lepaskan, namun Aldo terus memeluk erat Angel agar ia tidak bisa lari dan Aldo pun tidak melepaskan ciumannya sedikit pun.


Akhirnya Angel pun jadi penurut dan Aldo terus menerus menvium bibirnya. Angel hanya diam, lebih tepatnya dia tidak mengerti apa yang harus di lakukan dan bagaimana membalasnya. Sepertinya Aldo begitu menikmatinya hingga membuat Angel akan kehabisan nafas....


"Gue nggak bisa nafas.." seolah mata Angel berbicara, Aldo melepaskan ciumannya secara perlahan.


Seno melihat Aldo dan Angel berciuman sembarangan itu pun menjadi risih.


"Kayak nggak ada tempat lain aja untuk berbuat mesum!"


"Tc, Ganggu aja lu kak!" kata Aldo yang seperti sedang kesal.


Seno pun berlalh pergi meninggalkan Aldo dan Angel di depan kamar mandi.


Aldo menatap Angel yang begitu malu - malu, bibirnya terlihat menjadi merah dan bengkak serta nafasnya masih memburu akibat ulah Aldo. Wajah Angel yang masih memerag dan membuatnya semakin cantik.


Aldo memegang dagu Angel lagi dan mencium bibirnya kembali. Namun, kali ini ciuman itu begitu lembut dan hangat yang membuat Aldo maupun angel begitu menikmati nya. Angel merasakan bibir Aldo yang penuh dan hangat memenuhi miliknya kemudian Angel mengeratkan pegangan tangannya di baju Aldo. Angel menutup matanya menimmati setiap sentuhan bibir Aldo yang baru di rasakan. Setelah waktu vukup lama Aldo melepaskan ciumannya


"Nanti gue jelasin, saat kita nyampe rumah."kata Aldi


Aldo menarik tangan Angel dan mengajaknya kembali ke ruang keluarga.


'Ciuman pertamaku!"batin Angel, memegang bibirnya.


~_~


Keduanya sampai di ruang kekuarga, Angel tak bisa menyembunyikan rona wajahnya dari semua orang.


Mama Vina memperhatikan kedua anaknya. Angel nampak begitu tegang sementara Aldo mencoba bersikap biasa saja. Mama Vina meperhatikan seperti ada yang berbeda dari wajah Angel.


Bibirnya nampak merah dan bengkak beda pada saat datang berwarna pink natural. Mama Vina ingin sekali menggoda kedua naaknha, namun tertahan saat Aldo membuka suara.


"Pa, ma dan semuanya, kami mau pamit pulang duluan ya."kata Aldo.


"Jangan pulang dulu Al, nginap lah di sini kalian kan sangat jarang main ke rumah mama."kata Vina


Mama Vina memeluk Angel" mama masih sangat kangen sama mantu mama ini."lanjut Vina.


Aldo melihat kearah Angel, dan Angel pun membalasnya sambil mengangguk kecil.


"Baiklah ma."kata Aldo. Dan mereka pun kembali duduk bergabung dengan anggota keluarga yang lain.


Pukul sepuluh, semua anggota keluarga pun pulang dan Aldo membawa Angel untuk beristirahat di kamarnya.


"Selamat malam ma." ucap Aldo pada mamanya.


Sesampainya di kamar, Angel melihat ke sekeliling kamar, ini adalah pertama kalinya Angel masuk kedalam kamar pria yang sudah menjadi suaminya itu.


' kamarnya rapi banget, lebih rapi dari kamar aku di rumah mama.'pikir Angel.


Aldo berdiri di hadapan Angel. Angel menatap Aldo dengan penuh tanda tanya.


"Angel!"