2A (ALDO & ANGLE)

2A (ALDO & ANGLE)
Bab 21



Angel sudah bersiap untuk berangkat ke kantor, Ia pun keluar dari kamarnya dan melihat Aldo yang baru turun dari kamarnya. Angel hanya menatapnya sekilas namun tidak ingin menyapanya.


" Angel, kita ke kantornya bareng "


Angel menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Aldo.


" Iya "


Mereka pun tidak sarapan di rumah pagi ini , karena mereka langsung berangkat.


" Kita sarapan di jalan aja "


" Iya"


Aldo menjalankan mobilnya meninggalkan rumah , tampak dari kejauhan mobil Rifki bergerak mendekati ke rumah Angel.


" Apa Angel udah berangkat ya ? Mobilnya udah nggak ada" Rifki meneruskan perjalanan menuju ke kampus .


~_~


Aldo menghentikan mobilnya di restoran cepat saji , ia pun membeli 2 porsi burger besar dan 2 gelas coklat milo untuknya dan Angel .


" Ini makanlah !"


" Makasih "


Aldo melanjutkan perjalanannya.


"Gel, Kamu lagi suka sama seseorang ya ?"


" Enggak"


"Kalau teman kamu yang semalam itu?"


" Enggak "


" Jadi kamu suka sama siapa?"


Deg!


"Emmm.... Nggak ada "


"Termasuk kamu nggak suka sama aku?"


Aldo menatap Angel saat berada di lampu merah , Angel pun membalas tatapan Aldo.


" Aku nggak suka sama kamu ! kamu itu orangnya egois ! Kamu juga suka marah-marah nggak jelas sama aku " Angel memalingkan pandangannya.


"Ppppfffuuuurrrrtt hahaha "


" Nggak ada yang lucu !"


" Lucu kalau kamu marah , nggak kelihatan ekspresi marahnya malah tambah gemesin !"


" Terserah kamu aja!"


Sampailah mereka di depan perusahaan Angel...


Angel akan turun dari mobil namun Aldo menarik tangan Angel sedikit lebih keras hingga membuat Angel terpaksa mendekat ke wajah Aldo .


" Ada apa?"


Entah apa yang merasuki Aldo , tiba-tiba ada langsung mengecup Angel Saat itu. Dirahinya tengkuk angel dan memperdalam ciuman mereka. Angel membuka matanya lebar karena merasa kaget. Ia pun mendorong Aldo namun saldo tidak mau melepaskannya, jurus terakhir keluar Angel pun menggigit bibir bawah Aldo


"Aww, sakit Angel !"


" Biarin ! Salah siapa main nyusul aja !" pipi Angel sudah memerah seperti tomat .


" Tapi kamu suka kan ?" dibalas oleh Aldo dengan cengengesan .


" Dasar pria aneh , Playboy!!" Angel segera keluar dari mobil dan membanting pintu mobil Aldo saking kesalnya . Aldo pun hanya terkekeh kecil sambil memegangi bibirnya yang terluka.


" Sial , bagaimana bisa aku menciumnya begitu ! Kenapa aku nggak bisa mengontrol diriku kalau bersama Angel?"


Adapun mulai menjalankan mobilnya menuju ke perusahaannya..


Sementara Angel saat hendak melangkah masuk ke dalam perusahaannya , ia tiba-tiba tidak mood untuk bekerja hari ini.


Ia mengirimi pesan pada Stevi dan mwngtakan kalau hari ini di tidak masuk kerja. Sebelum mendapatkan balasan dari Stevi, Angel menyimpan kembali ponselnya ke dalam tas. Dia tau kalau sekretaris sekaligus sahabatnya itu pasti akan protes tidak terima dengan keputusannya.


~_~


Setibanya di rumah orang tuanya, Angel langsung masuk ke dalam, ia melihat papanya yang sedang menonton di ruang keluarga.


"Papa" Angel langsung memeluk bapaknya tersebut dan papanya juga membalas pelukan anaknya itu. Lalu bapaknya Angel melihat ke arah pintu dan tidak menemukan Aldo di sana.


" Kamu ke sini sama siapa ? mana Aldo?" tanya papa Angel


" Dia tidak ikut Pah, dia sedang di kerja , tadi aku ke sini dengan menggunakan taksi karena tadi Awalnya aku mau kerja udah diantar sama Aldo tapi saat di lobby aku sangat tidak mood untuk bekerja hari ini makanya Angel memilih datang ke sini." jelas Angel


"Kamu ke sini bukan karena lagi ada masalah dengan Aldo kan?"tanya Papanya penuh curiga.


"Ehm... Ti- tidak pah, Angel ke sini hanya karena angel kangen aja sama rumah ini apa lagi dengan kamar Angel. Nanti Aldo juga yang akan jemput Angel ke sini, kan angel nggak bawa mobil" jawab Angel.


"Baiklah, papa kira kalian bertengkar."kata papa angel dengan begitu lega.


"Yaudah ya pah, Angel mau ke kamar dulu"pamit Angel.


" Baiklah Pergilah ke kamarmu" ujar Papanya Angel


" Mama di mana Pah ?" tanya Angel


"Tadi katanya ada arisan di rumah temennya , Kamu kayak nggak tau aja Mama kayak mana"


" Ya sudah Pah, Angel ke kamar dulu ya " Papanya mengiyakan ,Angel melangkahkan kakinya hendak pergi ke kamarnya yang dulu ia tempati. Angel melangkahkan kakinya menaiki anak tangga dan masuk ke dalam kamarnya tersebut .


Angel masuk ke dalam kamarnya,Ia membuka jendela kamar itu dan menghirup udara di sana dengan dalam-dalam.


" Aku sangat merindukan kamar ini " gumam Angel dengan melingkarkan senyuman di wajahnya.


Angel duduk di meja kerja yang ada di dalam kamarnya. Iya menatap setiap benda yang ada di atas meja kerjanya yang itu , mengusap meja itu dengan penuh Kerinduan.


" Sayang mama pulang " ucapnya tersenyum pada sebuah miniatur yang ada di atas meja tersebut


~_~


Sore menjelang malam, Angel membantu pelayan untuk menyiapkan makan malam. Dia ingin belajar memasak , karena dia sangat menyukai masakan dari pelayan di rumahnya makanya Angel memutuskan untuk belajar memasak dari pelayan yang ada di rumah mamanya .


Setelah makan malam siap , Angel memanggil mama dan Papanyadan mengajak mereka untuk makan


"Mah pah, Angel tinggal ke kamar dulu ya. " Angel pamit kepada mama dan Papanya tersebut.


" Lho Kamu tidak makan, na? Ayo duduk dan makanlah dulu" perintah Papanya Angel


" Tidak pah. Angel makannya nanti aja , nunggu Aldo pulang. Kan tidak pantas sekali , suami Angel belum pulang bekerja dan makan tapi Angel malah makan duluan " kata Angel


"Kamu seperti mamamu saja ya, dulu saat Mama dan Papa baru menikah , mamamu selalu menunggu Papa untuk makan . Ya sudah kalau begitu kembalilah ke kamarmu dulu " ucap Papa Angel. Angel pun mengiyakan dan melanjutkan niatnya untuk kembali ke kamar


Tidak lama kemudian , Aldo terlihat pulang. ia masuk ke dalam rumah, namun rumah itu terlihat sepi yang didengar hanya suara sendok garpu dari dapur. Aldo melangkahkan kakinya menuju ke arah dapur dan saat mendengar suara langkah kaki yang berasal dari suara sepatu Aldo semua orang yang ada di meja makan itu menoleh ke arah Aldo.


" Aldo, kamu sudah pulang ?" tegur Dewi


" Iya Mah, Angel di mana mah ?" tanya Aldo.


" Dia ada di kamar nak , pergilah mandi dan ajaklah Angel untuk makan malam , dia belum makan malam karena menunggumu pulang " ujar Dewi


" Dia menungguku ?" gumam Aldo dalam hati.


" Baiklah mah , Pah Aldo ke kamar Angel dulu ya " pamit Aldo.


Adapun menaiki anak tangga menuju ke kamar Angel. Ia membuka kamar yang pintunya terlihat tertutup sebagian saja , Aldo pun masuk namun , ia tidak mendapati Angel di sana.


Kedua mata Aldo memperhatikan kamar Angel dengan begitu seksama. Ia meletakkan tas kerja miliknya di atas tempat tidur , lalu mendekati jendela yang masih terbuka lebar. Kemudian Aldo pun langsung menutup jendela itu.


"Kamu sudah kembali?" suara Angel mengejutkan Aldo.


" Kamu mengagetkanku saja" seru Aldo dengan kesal


" Kamu dari mana ?" tanya Aldo.


" Dari kamar mandi, ayo makan. kita turun dan makan malam lalu pulang" ajak Angel, Aldo pun mengiyakannya. Mereka berdua pun turun dan berjalan menuju ke dapur, di dapur papa dan Mamanya Angel terlihat sudah selesai makan malam . Mereka berdua berpamitan kepada Angel dan Aldo untuk kembali ke kamar.