
[Keyna POV]
Kehidupanku berjalan seperti biasa. Setelah kejadian di hotel waktu itu, aku dan Delwyn belum pernah bertemu lagi. Aku rasa, Delwyn kini mulai sibuk dengan Kim Areum. Aku pun tidak ingin menjadi orang ketiga. Jadi aku selalu berusaha untuk membatasi diri dan menempatkan diriku pada tempat yang seharusnya.
Sesekali Kim Joon Woo menjemput ku ke kosan dan kami pergi ke kampus bersama-sama. Kadang kami membuat janji mengerjakan tugas bersama. Dan kadang kami menghabiskan waktu akhir pekan bersama. Begitu juga dengan Lee Min Jun. Entah mereka seperti sudah janjian untuk bergantian mengajakku keluar setiap minggunya. Mereka selalu punya tempat baru untuk di kunjungi. Mereka sangat membantuku melupakan Delwyn. Hingga akhirnya libur musim panas pun tiba.
Liburan kali ini aku memutuskan untuk kembali ke Indonesia. Aku membuat janji bertemu dengan Kim Joon Woo dan Lee Min Jun secara bersamaan untuk mengatakan hal ini. Kami memutuskan untuk bertemu di kedai ayam goreng dekat kantor Lee Min Jun. Yap, untuk memudahkan Lee Min Jun. Karena tidak mudah untuk seorang CEO pergi begitu saja di saat suasana kantor begitu sibuk. Kami akan bertemu pada saat jam makan siang.
Jam sudah hampir memasuki waktu makan siang. Aku pun segera berangkat ke kedai tersebut. Setelah hampir satu jam perjalanan, akhirnya aku sampai di kedai itu. Aku pun segera turun dari taksi dan masuk ke kedai. Di sana sudah ada Lee Min Jun dan Kim Joon Woo. Sepertinya mereka sudah datang sejak tadi.
"Maaf terlambat" kataku sambil menarik sebuah kursi kosong di dekat mereka
"engga kok. Kami belum lama sampai. Kamu mau pesan apa?" tanya Lee Min Jun
"Seperti biasa saja" jawabku
Lee Min Jun pun memanggil salah seorang pekerja kedai dan memesan makanan. Tidak lama kemudian pekerja kedai itu datang kembali dengan membawa pesanan kami. Kami pun segera menyantap hidangan tersebut.
"Eh iya, tumben kamu minta kita ketemu gini. Ada apa? Apa ada hal penting yang ingin kamu bicarakan?" tanya Kim Joon Woo
"Iya, aku ingin mengatakan sesuatu kepada kalian" kataku
"Apa itu?" tanya Lee Min Jun
"Sebelumnya aku ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada kalian. Karena kalian banyak membantuku untuk melupakan Delwyn. Dan Yap, sedikit demi sedikit aku sudah bisa melupakannya. Aku sangat menghargai apa yang sudah kalian lakukan" kataku
"Dan ada satu hal lagi yang ingin aku sampaikan" kataku lagi
"Satu hal lagi? apa itu?" tanya Lee Min Jun
"Sekarang sudah memasuki liburan musim panas, dan aku memutuskan untuk menghabiskan liburan musim panasku di Indonesia. Aku akan kembali ke Indonesia" kataku
Sepertinya perkataan ku membuat mereka terkejut. Tidak heran, karena keputusan yang aku ambil ini bisa di bilang sangatlah mendadak
"Ta-tapi kenapa mendadak?" tanya Kim Joon Woo
"Iya, aku juga awalnya tidak ingin kembali ke Indonesia sebelum menyelesaikan studi ku. Tapi, setelah melewati banyak masa sulit aku pun memutuskan untuk kembali ke Indonesia. Aku sudah membicarakan hal ini dengan orang tua Delwyn. Karena mereka yang mengurus segala keperluanku selama aku di Korea. Dan mereka menyetujuinya" Jelasku
"Kapan kamu akan pulang ke Indonesia? Dan selama berapa lama?" tanya Lee Min Jun
"Entahlah, aku berniat untuk mengambil cuti selama satu semester. Tapi aku rasa itu terlalu berlebihan. Terlebih, aku kuliah atas bantuan orang tua Delwyn. Mungkin aku akan kembali ke Korea saat semester baru di mulai" jawabku
"Kapan kamu akan berangkat ke Indonesia?" tanya Kim Joon Woo
"Besok pagi. Aku sudah memesan tiket pesawat. Dan penerbangan ku di jadwalkan besok pagi" jawabku
Terlihat kekecewaan dari wajah mereka. Aku tahu, ini sedikit egois. Namun, aku juga butuh waktu sendiri. Dan satu-satunya tempat yang pas untuk menenangkan diri adalah negara asal ku.
"Jam berapa besok kamu berangkat ke bandara?" Tanya Lee Min Jun
"Kemungkinan jam 7 pagi. Karena penerbangan ku di jadwalkan pukul 8.30 karena perjalanan dari tempat kosku ke bandara memakan waktu hampir 1 jam" jawabku
"Okeh, besok aku akan mengantar kamu ke bandara" kata Lee Min Jun
"Aku juga akan menemani kamu. Apapun keputusan yang kamu ambil, kita akan menghargainya. Kalau kamu memutuskan untuk menenangkan diri di Indonesia, kami juga akan sangat menghargai itu" tambah Kim Joon Woo
"Terimakasih guys. Aku tidak pernah punya sahabat seperti kalian. Selama aku hidup, aku hanya mempunyai Delwyn. Sekarang saat dia sudah memilih hidupnya, kalian datang dan mengisi kekosongan itu. Terimakasih banyak " kataku sambil meneteskan air mata
Aku sangat bersyukur bisa mendapatkan sahabat seperti mereka. Walau mereka sudah mendapatkan penolakan atas perasaan mereka, namun mereka tidak pergi menjauhiku. Justru mereka tetap berada di sisiku dan membantuku melupakan orang yang pernah mengukir kata CINTA di hatiku
...----------------...
Jam sudah hampir menunjukkan pukul 7 pagi. Aku sudah selesai berkemas. Aku sudah mempersiapkan semua barang yang akan aku bawa ke Indonesia sejak semalam. Jadi pagi ini aku hanya menyiapkan diri dan perasaanku saja. Setelah mengunci pintu kosan, aku pun turun ke lantai 1. Di depan tempat kost ku, terlihat Kim Joon Woo sudah menungguku. Seperti biasa dia selalu membawa mobil mewahnya. Aku pun berjalan menghampirinya sambil membawa sebuah koper dan tas yang aku pakai
"Ini saja barangnya?" tanya Kim Joon Woo sambil membantuku memasukan semua barang yang aku bawa ke dalam bagasi mobilnya.
"Iya" jawabku
"Dimana Min Jun?" tanyaku
"Entahlah, dia bilang ada hal yang harus dia kerjakan" jawab Kim Joon Woo
Aku tahu dia sangatlah sibuk, tapi dia selalu menyempatkan waktu untuk bertemu denganku. Aku sangat beruntung mempunyai sahabat seperti Lee Min Jun
Setelah hampir satu jam perjalanan, akhirnya kami sampai di bandara. Saat sampai di bandara, Kim Joon Woo membantuku mengeluarkan semua barang ku dari bagasi. Setelah itu dia mengantarku ke dalam bandara. Setelah memasukkan koper ke tempatnya, aku pun berpamitan ke pada Kim Joon Woo.
"Terimakasih kamu sudah banyak membantuku. Aku tidak akan pernah melupakan semua kebaikan kamu" kataku
Kim Joon Woo pun memelukku dengan sangat erat. Dia tidak bisa mengatakan apapun, aku bisa merasakan kesedihannya. Air matanya mengalir membasahi pipinya. Aku tidak tega meninggalkannya. Tapi keputusanku sudah bulat.
"Jaga diri kamu baik-baik di sana. Jangan telat makan. Dan jangan lupa memberikan kabar. Aku akan menunggu kamu disini" katanya sambil meneteskan air mata
"Terimakasih" kataku sambil melepaskan pelukannya
"Ini aku ada sedikit hadiah untuk kamu. Aku harap kamu bisa segera kembali" kata Kim Joon Woo sambil memberikan sebuah kotak kecil yang di bungkus pita berwarna pink
"Terimakasih banyak" kataku
Aku pun berjalan menjauhinya, sesekali aku menoleh ke arahanya, terlihat dia sesekali menyeka air matanya.
Tiba-tiba ada yang berteriak memanggil namaku. Aku pun menoleh ke arah suara itu, ternyata itu adalah Lee Min Jun. Dia berlari ke arahku lalu memelukku. Aku bisa merasakan kehangatan pelukannya. Dia seperti orang yang ingin melepaskan seseorang yang sangat berharga
"maaf aku terlambat, ada hal yang harus aku lakukan" katanya sambil melepaskan pelukannya
"Ini buat kamu" kata Lee Min Jun sambil memberikan sebuah buket bunga yang sangat cantik dan sebuah kotak berukuran sedang
"Apa ini?" tanyaku saat menerima kotak tersebut
"mungkin ini tidak terlalu berharga, tapi aku harap kamu menyukainya" kata Lee Min Jun
Aku pun menerima hadiah darinya sambil tersenyum. Tidak lama kemudian pesawat yang akan aku tumpangi akan segera berangkat. Aku pun bergegas menuju pesawat itu. Aku berlari menjauhi mereka. Sesekali aku menoleh sambil melambaikan tangan dan memberikan senyuman kepada mereka.
Pesawat pun lepas landas. Meninggalkan semua kenangan ku selama hampir 3 tahun di Korea. Aku melihat melalui jendela pesawat, perlahan pesawat meninggalkan kota Seoul. Aku melihat tanganku berisi hadiah dan buket bunga dari Kim Joon Woo dan Lee Min Jun. Aku pun membuka hadiah mereka satu persatu.
Saat aku membuka hadiah dari Kim Joon Woo terlihat sebuah kalung bergambar setengah hati. Sepertinya kalung ini mempunyai pasangan. Aku yakin Kim Joon Woo menyimpan separuh hati dari kalung ini. Aku pun mengenakan kalung tersebut
Kemudian aku membuka kotak hadiah dari Lee Min Jun. Kotak hadiahnya sedikit lebih besar dari pada kotak hadiah Kim Joon Woo. Saat aku membukanya, terlihat di sana terdapat banyak fotoku dan Lee Min Jun. Akhir-akhir ini memang kami banyak menghabiskan waktu bersama. Dan dia banyak mengabadikan momen itu. Aku tidak menyangka itu lah isi dari hadiahnya selain itu, di kotak tersebut juga terdapat sebuah flashdisk. Aku membuka laptopku untuk memeriksa flashdisk itu. Ternyata Flashdisk itu berisi beberapa video tentang kebersamaan kami. Terdapat kurang lebih 5 video kami. Dia mengedit video itu dengan sangat indah. Aku sangat menyukai hadiahnya. Dan ada satu video di beri nama berbeda. Video tersebut di beri nama
"Untuk wanita paling spesial yang pernah ada"
Aku pun membuka video tersebut. Dan ternyata isinya adalah rekaman Lee Min Jun. Sepertinya rekaman ini baru di buatnya semalam. Aku dapat melihat dari keterangan kapan video ini di buat.
Keyna, sejak pertama kali kita bertemu kamu adalah orang yang membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama. Namun, melihat kamu melewati begitu banyak masa sulit, membuat hatiku sangat sakit. Aku ingin selalu berada di sisimu mendampingimu. Aku tidak ingin setetes air mata turun menyentuh pipimu. Aku ingin selalu melihat tawamu. Aku tahu kamu sudah membuat keputusan yang sangat sulit untuk kembali ke negara asalmu. Pasti banyak yang kamu pertimbangan, namun aku sangat menghargai itu. Aku harap kamu akan selalu mengingat semua yang sudah kita lalui. Dan aku akan selau mencintaimu Keyna.
Aku akan selalu menunggumu
Begitulah isi video Lee Min Jun. Setelah menyaksikan videonya, aku pun meneteskan air mata. Aku sangat bersyukur bisa mempunyai teman seperti mereka. Walau sudah mendapatkan penolakan, mereka tetap berada di sisiku. Dan mendampingi ku melewati semua air mata itu. Aku harap mereka juga mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Pesawat pun benar-benar sudah menjauhi Korea. Negara yang begitu indah, dan negara yang menjadi saksi perihnya cinta pertamaku...
To be continue....
.
.
.
Hey guys, gimana episode kali ini? Eits, ini bukan ending ya:) Karena di next episode akan ada banyak hal yang di ungkap. So, ikutin terus kisah Keyna yaaa:)
Thanks for reading 🙏
Don't forget to like, comment, and click favorite