Winter Girl

Winter Girl
BAB 14



[Keyna POV]


Setelah Kim Joon Woo memasukkan semua belanjaan ke bagasi, dia pun masuk ke mobil dan kami berkendara menuju penginapan. Lagi-lagi selama perjalanan pulang, aku tidak berbicara sedikit pun. Aku memperhatikan jalan, seperti ada yang aneh. Ini bukan jalan yang kami pakai saat berangkat ke supermarket.


“Kita mau kemana? Ini bukan jalan yang kita pakai sewaktu berangkat” tanyaku kepada Kim Joon Woo


“Kamu tenang saja, aku tidak akan macam-macam. Aku hanya ingin membawa kamu ke suatu tempat. Yang pasti tempat itu akan kamu sukai” kata Kim Joon Woo


Aku pun hanya menuruti perkataannya. Setelah kurang lebih 15 menit berkendara, dia pun berhenti di sebuah taman yang sangat indah. Taman itu di penuhi bunga yang sedang bermekaran. Kim Joon Woo pun memarkirkan kendaraannya.


“Ayo turun!” Kata Kim Joon Woo setelah memarkirkan mobilnya


Aku pun turun sesuai perkataannya. Dia berjalan ke arah kursi belakang mobil dan mengambil sebuah kantong plastik. Setelah itu dia menggandeng tanganku masuk ke taman itu. Aku melihat sekitar. Pemandangan yang sungguh indah. Aku sampai tidak bisa berkata-kata sangking indahnya pemandangan ini


“Indah bukan? Aku yakin kamu pasti menyukainya” kata Kim Joon Woo sambil memberikan senyuman terbaiknya


“Ini anak kenapa? Tiba-tiba jadi sok romantis gini” kataku dalam hati


Kami pun terus berjalan menyusuri taman itu


“Mau duduk di kursi itu?” Tanya Kim Joon Woo ketika melihat sebuah kursi taman yang kosong


Aku pun mengangguk. Kami berjalan menuju kursi itu. Kim Joon Woo terlihat sedang mengambil sesuatu dari kantong plastik yang dia bawa.


“Nih buat kamu” kata Kim Joon Woo sambil memberikan semangkuk es krim yang tadi dia beli di supermarket


“cuaca yang lumayan sejuk ini, harusnya kita minum coklat hangat bukannya es krim” kataku sambil menerima semangkuk es krim itu


“Hehe, iya tadi aku tidak melihat minuman hangat, yang aku lihat hanya es krim jadi aku membelinya. Kalau kamu mau coklat hangat, biar aku pergi carikan” kata Kim Joon Woo


“Tidak, ini saja sudah cukup” kataku menolak tawaran Kim Joon Woo


Kami pun memakan es krim sambil melihat pemandangan taman yang indah. Tidak terasa es krim sudah habis.


“Kita kesana dulu yuk!” ajak Kim Joon Woo sambil menunjuk ke arah hamparan bunga yang sangat indah


Kami pun berjalan menuju tempat yang dia maksud.


“Mau foto?” Tanya Kim Joon Woo


“Tidak, saya tidak terbiasa berfoto” jawabku


“Sudah kamu berdiri di sana, biar aku foto” kata Kim Joon Woo


Aku hanya menuruti perkataannya


“Disini?” tanyaku


“Iya” jawab Kim Joon Woo


Dia pun mengambil beberapa foto dengan ponselnya. Setelah selesai berfoto, aku berniat mengajaknya pulang


“Pulang yuk! Kasihan yang lain, mereka pasti menunggu kita” kataku


“Sebentar, kita kesana dulu” kata Kim Joon Woo sambil menarik tanganku


Aku pun mengikutinya. Setelah sampai di tengah hamparan bunga, dia pun mengambil beberapa foto selfi kami. Awalnya aku menolak karena aku merasa kurang nyaman. Tapi dia memaksaku. Akhirnya aku pun menurutinya. Setelah puas berfoto, kami pun kembali ke penginapan.


Setelah berkendara kurang lebih 20 menit, akhirnya kami sampai di penginapan. Setelah sampai, Kim Joon Woo pun segera memarkirkan mobilnya. Setelah itu datanglah Lim Chung-Hee dan Park Jee Yeon.


“Kalian lama banget!” gerutu Park Jee Yeon


“Iya sorry, tadi aku ada urusan dulu jadi sedikit lama” jawab Kim Joon Woo


“Urusan? Padahal tadi dia mengajakku ke taman, apa itu yang di sebut dengan urusan?” tanyaku dalam hati


“Ya sudah, ini bantu aku bawa belanjaan ke dalam!” kata Kim Joon Woo sambil membuka bagasinya


“Oke” jawab Lim Chung-Hee dan Park Jee Yeon.


“Kalian beli bir juga?” tanya Lim Chung-Hee saat mengangkat kardus berisi bir


“Iya, kurang lengkap kalau barbeque tanpa ditemani bir” jawab Kim Joon Woo


Mereka pun membawa semua barang yang sudah kami beli ke dalam.


“Eh Key, kamu sudah pulang?” kata Kim Areum menghampiri kami yang baru masuk ke dalam penginapan di susul oleh Elena dan Kang Jaehwa


“iya” jawabku


“Dimana Myung He ?” tanyaku kepada Elena dan Kang Jaehwa


“Dia sedang di rooftop bersama Kim Baek Hyeon dan Delwyn mempersiapkan perlengkapan untuk barbeque nanti” jawab Kang Jaehwa


“Kamu bersih-bersih dulu Key, setelah itu kita akan mulai acara barbeque nya”  kata Elena


Aku pun mengangguk. Kemudian aku berjalan menuju kamarku untuk mandi dan berganti pakaian. Aku mengenakan atasan rajut panjang berwarna Cream dan sebuah celana panjang dengan warna serupa.



Setelah selesai berganti pakaian, aku pun segera ke rooftop karena teman-teman yang lain sudah di sana. Sesampainya aku di rooftop, ternyata semua persiapan untuk barbeque sudah siap. Kami pun mulai memanggang semua bahan yang sudah di siapkan. Kami memanggang secara bergantian. Setelah selesai memanggang, kami menaruh semua daging dan bahan makanan lainnya yang sudah dimakan ke atas meja yang sudah di siapkan.


“Guys, ayo kita makan!” ajak Kim Joon Woo


Kami makan sambil membicarakan banyak hal. Hari ini aku sangat bahagia, karena aku bisa merasakan kebahagian seperti ini. Ternyata tidak buruk juga jika aku mencoba untuk berbaur dengan yang lain.


Saat kami sedang makan, Kim Joon Woo berjalan memasuki penginapan. Tidak lama kemudian dia keluar dengan  sekotak bir yang tadi sudah kami beli.


“Guys, lihat apa yang aku bawa” kata Kim Joon Woo sambil memperlihatkan bir yang dia bawa


“Wah, kalau ada bir makin lengkap nih!” kata Kim Baek Hyeon


Kim Areum pun ikut membantu mereka membagikan bir


“Nih, key” kata Kim Areum sambil memberikan sekaleng bir kepadaku


“Maaf saya tidak minum bir” kataku menolak tawaran Kim Areum


“Eh, Key tidak suka bir!” kata Delwyn tiba-tiba


“Oh, kalau begitu kenapa sewaktu di supermarket kamu tidak membeli yang lain?” Tanya Elena


“Aku sudah membawa minuman lain untuk Keyna” kata Kim Joon Woo sambil mengeluarkan sekaleng soda


“Nih buat kamu. Waktu acara makan kita yang pertama, kamu pernah bilang kalau kamu tidak minum bir. Jadi aku sudah meminta staff yang tadi membantu kita untuk menyiapkan minuman bersoda untuk kamu” jelas Kim Joon Woo sambil memberikan sekaleng soda


“Terimakasih” kataku sambil menerima soda tersebut


Kami pun melanjutkan makan.


Tak terasa jam sudah menunjukan pukul 10 malam. Kami pun memutuskan untuk menyudahi acara dan masuk ke penginapan karena suhu udara semakin dingin. Setelah membereskan semua peralatan yang telah kami gunakan, kami pun masuk ke dalam.


“Eh, mumpung masih jam 10, gimana kalau kita bermain Truth Or Dare?” kata Lim Chung-Hee


“Boleh” kata Kim Joon Woo setuju


Kami pun duduk mengelilingi meja bundar yang kami letakkan di ruang depan. Kami menggunakan sebuah botol kosong sebagai alat tunjuk. Salah satu dari kami akan memutar botol itu dan ketika kepala atau ujung botol mengarah pada salah satu diantara kami, maka orang tersebut harus memilih antara jujur atau tantangan.


Pertama Kim Areum memutar botol dan ujung botol mengarah pada Kim Baek Hyeon. Kim Joon Woo pun memanfaatkan kesempatan itu.


“Truth or dare?” Tanya Kim Joon Woo


“Aku lebih menyukai tantangan, jadi aku pilih dare” jawab Kim Baek Hyeon


“Okeh, kalau begitu aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini” kata Kim Joon Woo dengan semangatnya


Kami pun tertawa melihat tingkah mereka


“Nyatakan perasaan kepada orang yang kamu sukai” kata Kim Joon Woo memberikan tantangan


“Oke, kalau begitu sangat pas. Aku ingin menyatakannya kepada dia. Jang Myung He, kamu tahu kita sudah berteman lama. Aku juga sudah lama memperhatikan kamu. Aku ingin hubungan kita lebih dari seorang sahabat. Maukah kamu menjadi kekasihku?” kata Kim Baek Hyeon sambil berlutut kepada Jang Myung He


“Aku tahu mungkin cara aku untuk menyatakan cinta tidaklah seromantis drama di tv, tapi perasaanku tulus untuk kamu” lanjut Kim Baek Hyeon sambil memberikan bunga yang entah muncul dari mana


Kami pun hanya bisa berteriak karena bahagia melihat mereka


“Terima! Terima!” kata para wanita yang diikuti para pria


Jang Myung He pun menerima pernyataan cinta Kim Baek Hyeon yang diikuti suara tepuk tangan semua orang yang ada di penginapan itu.


Permainan pun di lanjutkan. Selanjutnya giliran Kim Baek Hyeon yang memutar botol dan botol berhenti ke arah Delwyn.


“Truth Or Dare?” Tanya Kim Baek Hyeon


“Truth” jawab Delwyn


"Oke, ada yang mau mengajukan pertanyaan?” Tanya Kim Baek Hyeon kepada yang lain


“Saya!” kata Kim Joon Woo


“Okeh, silahkan” kata Kim Baek Hyeon mempersilahkan Kim Joon Woo untuk mengajukan pertanyaan


“Siapa cinta pertama kamu?” Tanya Kim Joon Woo


Aku terkejut mendengar pertanyaan Kim Joon Woo


“Apa maksud pertanyaan dia? Kenapa dia seperti ingin menunjukkan aku sesuatu” kataku dalam hati


Entah apa yang dia rencanakan, namun aku yakin satu hal. Ada satu hal yang ingin dia ungkapkan disini….


Thanks for reading 🙏


Don't forget to like, comment and click favorite


Thank you so much 😘