Winter Girl

Winter Girl
BAB 13



[Kim Joon Woo POV]


Aku duduk berdampingan dengan Keyna. Aku sengaja mengatur demikian agar aku bisa lebih dekat dengannya. Namun, aku melihat bahwa sepertinya Keyna selalu memperhatikan Kim Areum dan Delwyn, terutama Delwyn. Setiap kali melihat Delwyn, tatapannya bisa tiba-tiba berubah. Entah apa yang terjadi diantara mereka. Aku sangat penasaran, tapi aku tidak ada hak untuk mencampuri urusan Keyna. Aku pun membatasi diri agar tidak terlalu jauh ikut campur dalam urusan pribadi Keyna.


"Kalau kamu lelah, kamu bisa tidur dulu" kataku untuk mencairkan suasana yang sangat canggung ini


"Tidak" jawab Keyna singkat


Yah, aku mulai terbiasa dengan sikap dinginnya. Aku pun hanya bisa memperhatikan Keyna yang sedang menatap keluar jendela pesawat. Sambil berharap suatu saat hubungan aku dan Keyna bisa lebih dari seorang sahabat.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


[Keyna POV]


Setelah kurang lebih 1 jam penerbangan, akhirnya kami sampai di bandara Busan. Setelah pesawat mendarat, pramugari pun mengarahkan kami untuk keluar dari pesawat. Setelah turun dari pesawat, ternyata di bandara terdapat beberapa staff orang tua Kim Joon Woo yang sudah menunggu kami. Mereka membantu kami membawa barang-barang ke mobil. Setelah itu, mereka mengantar kami ke penginapan.


Perjalanan dari bandara tidak terlalu lama. Hanya memakan waktu kurang lebih 30 menit. Kami menggunakan tiga mobil. Mobil pertama diisi oleh Aku, Kim Joon Woo, Kim Areum dan Delwyn. Mobil kedua di isi oleh Kang Jaehwa, Kim Baek Hyeon, Jang Myung He, dan Lim Chung-Hee. Sedangkan mobil ketiga diisi oleh Park Jee Yeon dan juga Elena. Di mobil ketiga hanya di isi oleh Park Jee Yeon dan Elena karena sebagian besar tempat di mobil itu di tempati oleh barang-barang kami.


Perjalanan ke penginapan melewati pantai yang sangat indah. Setelah kurang lebih 30 menit perjalanan, akhirnya kami sampai di penginapan. Penginapannya sangat indah. Di kelilingi oleh banyak pohon. Dan cukup dekat dengan pantai. Hanya perlu berjalan kurang lebih 10 menit, maka pantai sudah dapat terlihat.


Mobil pun berhenti. Kami segera turun dari mobil. Di penginapan sudah terdapat beberapa staff yang membantu kami menurunkan barang-barang yang kami bawa. Kami pun berjalan memasuki penginapan. Wow, penginapan ini sangat mewah. Terdiri dari dua lantai. Dan pada rooftop terdapat beberapa fasilitas seperti tempat untuk bersantai, peralatan barbeque, dan lain-lain. Sungguh kemewahan yang sesungguhnya. Kim Joon Woo pun mempersilahkan kami masuk.


Setelah staff menaruh barang-barang kami, mereka pun pamit pergi. Kini tinggal kami bersepuluh yang ada di situ. Kim Joon Woo pun mempersilahkan kami untuk memilih kamar yang akan kami tempati. Disini terdapat kurang lebih enam kamar. Tiga kamar di lantai 1 dan tiga kamar di lantai 2. Kami memutuskan lantai 2 akan di isi oleh para wanita dan para pria akan menempati kamar yang ada di lantai 1.


Kamar pertama di lantai 1 akan di isi oleh Kim Joon Woo dan Kim Baek Hyeon. Kamar kedua akan di tempati oleh Lim Chung-Hee dan Park Jee Yeon. Serta kamar ketiga di lantai 1 akan di tempati oleh Delwyn. Delwyn memilih untuk tidur sendiri, karena dia tidak terlalu kenal dengan teman yang lain, dan dia khawatir akan canggung jika satu kamar dengan mereka.


Kamar pertama di lantai dua di tempati oleh, aku dan Kim Areum. Kamar kedua di tempati oleh Elena. Kamar ketiga akan di tempati oleh Kang Jaehwa dan Jang Myung He. Setelah pembagian kamar selesai, kami pun masuk ke kamar masing-masing untuk menaruh barang-barang kami.


"Kenapa aku harus satu kamar dengan Kim Areum?" tanyaku dalam hati


Sejujurnya aku ingin tidur sendiri. Namun, jika Kim Areum sekamar dengan teman yang tidak terlalu dia kenal, dia akan merasa tidak nyaman. Itulah sebabnya dia meminta sekamar denganku. Entah kenapa dia berpikir begitu. Padahal saat aku melihatnya berbicara dengan yang lain, dia dengan mudahnya menemukan berbagai macam topik untuk di bahas.


Setelah selesai membereskan barang, kami menyiapkan berbagai bahan makanan untuk acara barbeque nanti malam


"Joon Woo, Dimana dagingnya?" tanya Jang Myung He saat memeriksa persediaan daging


"Itu di dalam kantong itu" kata Kim Joon Woo sambil menunjuk sebuah kantong plastik


Jang Myung He pun memeriksa kantong plastik yang di maksud Kim Joon Woo. Namun, dia tidak menemukannya.


"Tidak ada" kata Jang Myung He


"Mungkin mereka lupa mempersiapkannya" kata Kim Areum


"Waduh, kayaknya aku lupa cantumkan daging deh, jadi mereka engga sediakan" kata Kim Joon Woo


"Ya sudah kalau gitu kita beli saja. Apa ada supermarket di sekitar sini?" tanya Kang Jaehwa


"Ada tapi lumayan jauh. Sekitar 15 menit kalau pergi menggunakan mobil" jawab Kim Joon Woo


"Ya sudah kalau begitu biar aku dan Delwyn yang membelinya" kata Kim Areum mengajukan diri untuk membeli daging


"Tidak, biar aku dan Keyna saja. Kalian disini saja. Ada beberapa barang juga yang ingin aku beli" kata Kim Joon Woo


"Sama saya?" tanyaku terkejut


"Iya, yuk Key!" kata Kim Joon Woo sambil menarik tanganku keluar penginapan


Entah apa yang dia rencanakan. Kenapa dia seakan berusaha untuk mempunyai waktu berdua denganku.


Kami pun pergi ke supermarket. Kami pergi menggunakan mobil yang terparkir di depan penginapan. Yap, mobil itu sudah di siapkan Kim Joon Woo jika kami ingin berpergian untuk membeli sesuatu.


"Sorry ya Key, aku jadi ajak kamu ke supermarket" kata Kim Joon Woo memulai percakapan


Aku tidak membalas perkataannya. Sepanjang jalan aku hanya diam sambil memperhatikan pemandangan. Setalah kurang lebih 15 menit berkendara, akhirnya kami sampai di depan supermarket. Kim Joon Woo pun segera mengarahkan mobilnya ke tempat parkir. Setelah memarkirkan kendaraan, kami bergegas menuju supermarket untuk membeli beberapa keperluan.


Kim Joon Woo berjalan menuju bagian yang menjajakan daging, dia mengambil beberapa bungkus daging. Dia juga mengambil beberapa sayuran segar untuk teman barbeque. Setelah itu dia mengambil sekardus bir kalengan


"Kita juga beli bir?" tanyaku


"Iya, kurang lengkap kalau barbeque tanpa bir" jawab Kim Joon Woo


Meminum bir merupakan hal yang biasa di Korea. Tapi bagi aku yang memang bukan warga asli Korea, minum bir adalah sesuatu yang tidak patut untuk di lakukan. Setelah membeli banyak barang, akhirnya Kim Joon Woo berjalan ke arah kasir untuk membayar.


"Key, kamu tunggu disini dulu" kata Kim Joon Woo


Dia pun berjalan menuju freezer yang berisi berbagai jenis es krim. Setelah itu dia mengambil dua buah es krim dan menaruhnya di keranjang belanja. Setelah selesai berbelanja, kami pun bergegas ke mobil. Kim Joon Woo memintaku masuk ke mobil terlebih dahulu. Dia ingin memasukan barang yang sudah kami beli kedalam bagasi. Setelah itu dia masuk ke mobil dan kami pun berkendara menuju penginapan.


Thanks for reading:)


Don't forget to like, comment and click favorite


Thank you so much 😘