
[Keyna POV]
Setelah berkendara 30 menit, akhirnya kami sampai di salon yang di maksud Lee Min Jun. Saat aku turun, aku terkejut melihat salon itu. Begitu besar dan sangat mewah. Aku tidak yakin uangku cukup untuk ke salon itu. Aku pun sedikit ragu untuk masuk kedalam.
“Tidak usah ragu, aku yang akan membayar semuanya” kata Lee Min Jun seakan dia mengerti maksud dari ekspresi wajahku
Aku pun berjalan mengikuti Lee Min Jun memasuki salon itu. Saat baru memasuki salon, kami sudah di sambut oleh para pegawai salon dengan sangat ramah. Mereka mempersilahkan kami duduk di kursi yang sudah mereka siapkan dan menunjukkan beberapa rekomendasi baju untuk kami. Aku tidak terlalu mengerti tentang gaun, jadi aku menyerahkannya kepada para pegawai, biar mereka yang memilihkan gaun untukku. Sementara Lee Min Jun memilih sendiri pakaian seperti apa yang ingin ia gunakan.
Akhirnya mereka menemukan sebuah gaun panjang berwarna hitam. Mereka pun memintaku mencobanya. Setelah selesai mencobanya, aku menunjukkannya kepada Lee Min Jun.
Style Keyna
“Bagaimana?” tanyaku
“Ini kamu Key?” Tanya Lee Min Jun seperti tidak percaya
“Iyalah, kenapa? Jelek ya?” tanyaku kurang percaya diri
“Tidak, kamu sangat cantik. Kamu sangat pantas memakainya” kata Lee Min Jun
“Thanks” kataku
Setelah itu mereka menata rambutku. Mereka menggerai rambutku dan memakaikanku anting yang menjuntai hingga ke bahu. Sebelum berganti pakaian, aku para pegawai sudah merias wajahku.
“Sudah Key?” Tanya Lee Min Jun dari balik ruangan
Aku masih berada di dalam ruang ganti di bantu beberapa staff wanita untuk merapikan riasan dan gaunku. Setelah benar-benar selesai aku pun keluar. Aku melihat Lee Min Jun sedang merapikan jasnya sambil di bantu beberapa staff. Aku sempat terkejut melihat Lee Min Jun.
Style Lee Min Jun
“Apakah ini benar Lee Min Jun?” Tanyaku dalam hati
Malam ini dia sangat tampan. Lebih tampan dari pada biasanya. Saat Lee Min Jun menoleh ke arahku aku segera mengalihkan pandangan. Aku mencoba memperbaiki gaunku agar tidak terlihat kalau tadi aku memperhatikannya.
Saat aku melihat ke arahnya lagi, dia seperti orang yang melamun sambil melihatku.
“Hei?” kataku sambil melambaikan tangan kearah wajahnya
“E-Eh iya?” kata Lee Min Jun yang kembali tersadar
“Are you ok?” tanyaku
“Y-ya” jawab Lee Min Jun terbata bata
Setelah selesai bersiap, kami pun segera berangkat menuju hotel tempat acara itu berlangsung. Aku melihat selama di perjalanan, Lee Min Jun seperti orang yang tidak fokus menyetir. Dia sesekali melirik ke arahku.
“Kenapa? Aku tidak pantas ya memakai gaun ini? ini bukan pilihanku. Aku hanya memakai apa yang sudah dipilihkan oleh para pegawai” kataku
“Ti-tidak, kamu sangat cantik memakai gaun itu” kata Lee Min Jun
Aku pun hanya tersenyum tipis melihat kelakuannya. Sangat lucu.
Akhirnya kami sampai. Lee Min Jun segera memarkirkan mobilnya. Setelah itu dia membukakan ku pintu mobil. Dia pun menggandeng tanganku memasuki hotel itu. Terlihat di sana sudah banyak yang datang.
Saat kami baru masuk ke dalam hotel, ada suara seorang pria yang memanggil Lee Min Jun dari belakang. Kami pun menoleh ke arah suara itu. Terlihat seorang pria paruh baya dengan setelan berwarna hitam menggandeng seorang wanita memakai dress panjang berwarna hitam. Sepertinya wanita tersebut istri pria itu. Mereka pun berjalan ke arah kami.
"Kamu sudah sampai" kata pria itu
"iya" jawab Lee Min Jun
"Perkenalkan ini Keyna" kata Lee Min Jun memperkenalkanku kepada mereka
"Key, ini appa dan eomma saya" kata Lee Min Jun
"Apa appa? eomma? astaga jadi mereka orang tua Lee Min Jun?" tanyaku dalam hati
"Saya Keyna" kataku memperkenalkan diri sambil sedikit membungkuk
"Kamu kekasih Min Jun?" tanya ibunya Lee Min Jun
"E-eh tidak. Saya dan Lee Min Jun berteman" Kataku menyanggah perkataan nyonya Lee
Setelah itu kami pun masuk ke dalam hotel. Kami pun di sambut oleh salah satu staff dan di arahkan ke sebuah meja yang cukup besar berada di tengah-tengah ruangan itu. Mereka mempersilahkan kami duduk. Lee Min Jun pun menarik sebuah kursi untukku.
Mataku tidak bisa berhenti melihat ke sekeliling hotel itu. Sangat ramai. Tidak lama kemudian, terlihat serang pria datang menghampiri kami yang diikuti seorang wanita di belakangnya. Dan pria itu adalah Om Edwin.
“Loh Keyna datang bersama Min Jun?” Tanya tante lisa yang merupakan ibu dari Delwyn.
Aku hanya tersenyum.
Tidak lama kemudian datanglah seorang pria dengan setelan hitam yang sangat cool. Sambil menggandeng seorang wanita yang menggunakan gaun berwarna hitam pula. Wanita itu terlihat sangat cantik. Mereka berjalan ke arah kami. Aku seperti mengenali mereka. Dan benar saja, ternyata itu adalah Delwyn dan Kim Areum. Mereka terlihat sangat serasi. Tidak heran Om Edwin begitu percaya diri saat berkata akan memperkenalkan Kim Areum di acara ulang tahun perusahaannya.
Style Kim Areum
Style Delwyn
"Perkenalkan ini Kim Areum kekasih Delwyn" Kata Om Edwin memperkenalkan Kim Areum kepada kami
"Loh Keyna?" kata Kim Areum
"Kamu kenal Keyna?" tanya Om Edwyn
"Iya pa, saya sudah pernah memperkenalkan Kim Areum kepada Keyna" jelas Delwyn
"Kami juga satu kampus" tambah Kim Areum
"Wah, bagus kalau begitu" kata Om Edwin
"Loh, Min Jun juga datang?" tanya Delwyn
"Kamu kenal dia?" tanya Om Edwin
"Iya, jadi waktu aku memperkenalkan Kim Areum kepada Keyna, Keyna sempat pingsan di parkir mobil saat mencoba mengambil obat untuk penyakit gula rendahnya. Saat itu Keyna pingsan dan Lee Min Jun yang menolong Keyna" Jelas Delwyn panjang lebar
Aku pun hanya tersenyum.
"Kalau jodoh memang tidak kemana. Malam ini kita bisa sekalian memperkenalkan kekasih putri kita" kata om Delwyn kepada istrinya
"Eh , si-siapa om?" tanyaku sedikit bingung
"Tentu kamu dan Min Jun. Tuan dan Nyonya Lee juga saya yakin sudah setuju. Kita sudah mengenal sejak lama. Jika putra dan putri kita mempunyai hubungan akan sangat baik bagi ke dua keluarga " jelas Om Edwin
"Saya memang baru mengenal Keyna hari ini. Tapi jika dia merupakan putri kalian, maka akan sangat baik jika hubungan mereka kita bicara. lebih serius" tambah Pak Lee setuju dengan omongan Om Edwin
"Astaga, kenapa jadi tambah runyam" kataku dalam hati
"Appa, jangan terlalu berlebihan. Saya dan Keyna baru kenal beberapa bulan. Kami rasa, untuk sekarang kami cukup berteman saja. Saya Sakin Keyna setuju dengan perkataan saya" kata Lee Min Jun
Saat kami sedang berbincang, datang seorang pria menghampiri kami. Dia pun memanggil namaku.
"Keyna?" kata pria itu
Aku pun menoleh ke arahnya. Dan ternyata dia adalah Kim Joon Woo.
"Astaga, apa lagi ini?" kataku dalam hati
Lee Min Jun saja sudah membuat Om Edwin salah paham. Sekarang di tambah Kim Joon Woo.
"Habis sudah kehidupan damaiku" kataku dalam hati
.
.
.
.
.
.
Thanks for reading 🙏
Jangan lupa kasih masukan kalian di kolom komentar ya:)
Thank you so much 😘