Who Is My Mate?

Who Is My Mate?
Bab 32 -Mencari Kath



Darah Kath yang terciprat kemana-mana membuat semua makhluk.yang mencium aroma darahnya sangat tergila-gila dan mencari aroma darah Kath yang terciprat. Hanya saja darah Kath yang terciprat bercampur dengan darah makhluk lain membuat para makhluk immortal tidak bisa mencoba darah abadi milik Kath.


Lucifer terus berjalan dengan darah yang terus menetes kemana-mana, wajahnya sudah sangat pucat sekali. Di dalam hatinya terus memanggil nama Kath. Lucifer terjatuh, kakinya sudah tidak sanggup untuk berjalan. Lucifer menatap kearah bulan. Berharap ia bisa memiliki kekuatan untuk mencari Kath, tetapi karena luka disekujur tubuhnya membuatnya tidak sadarkan diri.


Lucifer terbangun dan ia sudah berada di Kerajaan iblis, salah satu pasukan menemukannya dan membawa Luicfer pulang. Lucifer dengan wajah pucatnya menatap kearah langit yang ada dipikirannya saat ini hanya Kath. Ia harus mencari Kath bagaimanapun caranya. Setelah 10 tahun Kath tidak sadarkan diri dan ketika Kath terbangun, ia malah menghilang. Lucifer sangat tidak bisa menerima kenyataan pahit ini. Lucifer seperti disihir oleh Kath. Setiap hari, jam, menit dan detik ia hanya memikirkan Kath. Walaupun Lucifer tidak pandai mengungkapkan perasaannya, tetapi ia tau hanya Kath yang ada dihatinya.


Seseorang mengetuk pintu dan masuk ke kamar Lucifer, "Tuan, anda sudah bangun?" Tanya seorang pelayan.


Lucifer menganggukan kepalanya, "Panggil Panglima Perang," Perintah Lucifer sambil melihat kearah burung yang sedang mengitari taman.


"Baik, Tuan." Ucap pelayan itu.


Pelayan itu lansung memanggil Panglima Perang dan Panglima Perang lansung menuju ke kamar Lucifer. Panglima Perang menundukan kepalanya memberi hormat kepada Lucifer.


"Cari Ratu kalian, arahkan 700 ribu pasukan untuk mencarinya. Jika kalian tidak bisa menemukan Ratu kalian maka saya akan memenggal kepala kalian." Perintah Lucifer dengan tegas dan mengepalkan tangannya.


"Baik, Tuan." Jawab Panglima Perang sambil menundukan kepalanya.


Semua pelayan dan prajurit yang berada di Kerajaan iblis merasa sangat sedih, setelah 10 tahun Ratu mereka tertidur dan akhirnya terbangun. Sekarang Ratu mereka menghilang seperti ada takdir pahit diantara Raja dan Raru mereka.


...****************...


Disisi lain, Liora bertemu dengan Rix yang tidak sadarkan diri dengan keadaan yang mengenaskan darahnya berceceran dan mengalir dimana-mana. Liora mengobati Rix dengan daun herbal yang ada didalam hutan. Tubuh Rix dipenuhi dengan luka yang cukup dalam dan harus segera ditangani. Untungnya Liora datang tepat waktu dan lansung mengobatinya.


"Kath," Guman Rix tidak sadar dan terdengar oleh Liora.


"Kenapa selalu Kath yang ada dipikiran semua orang? Dia sudah menghilang." Liora meneteskan air matanya mengingat Kath yang mengorbankan dirinya demi ketentraman dan kedamaian klan lainnya.


Liora memapah Rix ke tempat yang lebih aman, ia selalu merawat Rix sampai Rix menyadarkan dirinya. Rix pelan-pelan membuka matanya dan menatap kearah Liora yang berada disampingnya.


Liora melihat Rix yang sudah sadar segera mendekatkan diri ke Rix. "Dimana aku?" Tanya Rix sambil memegang kepalanya yang sedikit pusing.


"Kau sedang berada dihutan aku menemukanmu saat ingin mencari Kath." Ucap Liora dan memberikan air untuk Rix.


Rix meminum air yang diberikan Liora, "Sudah berapa lama aku tidak sadar?" Tanya Rix yang melihat langit sudah pagi.


"4 hari, kau sadar dengan cepat." Jawab Liora.


"4 hari? Selama itu? Bagaimana dengan Kath? Dimana dia sekarang? Apa yang terjadi dengannya semenjak hari itu? Apakah ia baik-baik saja?" Tanya Rix tanpa henti, Rix sangat khawatir dengan keadaan Kath. Ia memikirkan kejadian terakhir ketika Kath menahan serangan Rix dan Lucifer sekaligus. Itu adalah serangan yang sangat dasyat, tidak semua makhluk bisa menahan serangan mematikan seperti itu.


"Belum ada yang menemukannya sejak hari itu." Jawab Liora dengan pelan.


"Mau kemana?" Tanya Liora yang melihat Rix dengan wajah khawatir. Rix masih belum sembuh sepenuhnya, masih banyak luka yang belum kering.


"Kembali ke kerajaanku." Jawab Rix dan lansung terbang meninggalkan Liora begitu saja. Liora ingin mengikutinya tapi ia tersadar tidak mungkin ia bisa mengikuti Rix, ada perbedaan klan diantara mereka.


Rix mengepakan kedua sayapnya dan lansung terbang ke kerajaannya. Rix segera mancari keberadaan Max, sahabatnya sekaligus tangan kanannya.


"Max," Panggil Rix ketika melihat Max berada didepannya.


"Ada apa denganmu? Lukamu sangat parah sekali. Akan aku panggilkan dokter untukmu." Ucap Max yang melihat kearah sahabatnya yang penuh dengan luka.


"Lupakan tentang hal itu, aku ingin kau mencari keberadaan Kath sekarang. Ditubuh Kath terdapat kekuatan Morella disana." Rix menatap Max dengan tatapan serius.


Max merasa sahabatnya sudah semakin gila, "Morella sudah musnah Rix. Bagaimana bisa ia berada ditubuh Kath?" Tanya Max tidak percaya.


"Aku bisa merasakan kekuatannya,"


"Kurasa otakmu juga ikut terluka, bagaimana bisa seseorang yang sudah musnah masih memiliki kekuatan?" Max kehabisan akalnya, sahabatnya terlalu mecintai Morella hingga melupakan hal yang nyata dan tidak nyata.


"Kau tidak akan mengerti," Ucap Rix pasrah.


"Baiklah, aku tidak akan mengerti." Max hanya mengiyakan Rix, ia sedang malas berdebat dengan Rix ketika melihat kondisi Rix yang sangat mengenaskan.


"Max, perintahkan para pasukan untuk menemukan Kath. Gunakan pasukan sebanyak mungkin, jangan sampai klan lain yang lebih dulu menemukannya. Apalagi Kerajaan iblis, jika kerajaan Iblis duluan menemukannya. Maka aku sudah tidak mempunyai kesempatan untuk bertemu dengan Kath lagi." Ucap Rix yang membayangkan jika klan lain yang duluan menemukan Kath.


Semua klan berlomba-lomba menemukan Kath untuk mendapatkan darah abadinya. Semua klan tau bahwa keadaan Kath sangat ini sedang sangat lemah karena peperangan itu. Mereka semua mencari kesempatan untuk meminum darah abadi Kath agar menjadi abadi.


"Baiklah, aku akan segera menemukannya sebelum klan lain menemukannya." Ucap Max dan segera memerintahkan ribuan pasukan untuk mencari keberadaan Kath.


...****************...


"Cari dan bawa dia ke hutan terlarang. Jangan biarkan ada yang menemukannya dengan kondisi yang lemah. Jika tidak rencanaku akan berantakan." Perintah Rexanne, sang ratu yang ditakuti semua klan.


Rexanne mendengar kejadian bulan purnama merah, membuatnya sangat marah dengan kebodohan Kath. Ia merasa Kath adalah makhluk terbodoh yang pernah ia temui. Bagaimana bisa Kath menahan semua kekuatan mereka. Mereka adalah Raja Legenda jadi kekuatan mereka tidak main-main. Jika makhluk biasa yang terkena kekuatan itu, mungkin tubuhnya akan berserakan dimana-mana.


Visha, sang penyihir cantik dan tangan kanan Rexanne menganggukan kepalanya tanda mengerti. Ia segera mencari keberadaan Kath.


"Dimana dia berada?" Tanya Visha pada dirinya sendiri. Ia tidak sengaja melihat kearah gundukan tanah disana terdapat Kath dengan luka di seluruh tubuhnya. Kulit Kath yang terkelupas dan penuh dengan luka membuat Visha kesulitan mencarinya. Tetapi indera penciumnya membuatnya lebih muda dicari.


Visha megendong Kath dan membawanya kedalam hutan terlarang. Ia memberikan Kath sebuah ramuan agar tubuhnya kembali sehat, tetapi efek samping dari obat itu akan membuatnya sangat lama untuk tersadar kembali.