
Sudah 10 tahun Kath terbaring semenjak kejadian itu, Lucifer membawa Kath ke kerajaan miliknya Karena Kath sekarang adalah Ratu Kerajaan Iblis atau lebih tepatnya istrinya.
Kath masih belum tau tentang hal ini, semenjak kejadian itu Lucifer yang selalu menjaga Kath dalam keadaan apapun.
Lucifer sedang duduk di sofa dekat dengan kasur Kath dan membaca sebuah buku yang berjudul 'Perfect Husband', ia bingung bagaimana cara menjadi suami dan memiliki pedamping dalam hidupnya. Selama ini ia selalu menghabiskan waktunya sendiri dan sekarang ia sudah memiliki istri.
"3651 hari," Ucap Lucifer yang menghitung hari dimana Kath tidak sadarkan diri semenjak hari itu.
"3651 hari?" Ucap seorang wanita samar-samar. Lucifer lansung menoleh kearah sumber suara.
Lucifer menatap wanita itu dengan tatapan tidak percaya dan terkejut. Setelah 3651 hari ia tertidur akhirnya ia terbangun.
"Ada apa denganmu? Kenapa kau melihatku sampai seperti itu?" Tanya Kath, wanita itu adalah Kath.
"Akhirnya," Ucap Lucifer dengan wajah datar.
"Akhirnya apa? Kau selalu berbicara satu kata dan ingin semua orang bisa mengerti." Kesal Kath menatap Lucifer dengan wajah kesal.
"Akhirnya saya tidak perlu merawatmu lagi," Ucap Lucifer menatap Kath dengan tatapan malas.
"Merawatku? Tidak perlu. Aku bisa merawat diriku sendiri." Ucap Kath dengan sombong.
"Terserahmu," Ucap Lucifer dan keluar dari kamar. Ia malas berdebat dengan wanita. Menurutnya, wanita adalah orang yang paling keras kepala didunia.
Kath menatapnya dengan tatapan tidak percaya, bagaimana bisa Lucifer meninggalkannya begitu saja. Kath segera beranjak dari tempat tidurnya dan berusaha mengejar Lucifer tanpa mengunakan alas kaki.
"Selamat sore, Ratu Kerajaan Iblis," Sapa beberapa pelayan dan membungkukan dirinya. Kath terbangun dari tidurnya yang lama di sore hari.
Kath menatap mereka lama, lalu menatap kearah kanan dan kiri. Kath sama sekali tidak tau siapa yang mereka sapa. Kath terus berjalan dan semua pelayan melakukan hal yang sama didepannya. Banyak sekali tanda tanya didalam kepalanya. Kenapa semua orang memanggilnya Ratu Kerajaan Iblis? dan langkahnya terhenti ketika ia melihat Liora yang berada didepannya.
Liora membungkukan badannya, "Akhirnya kau terbangun setelah 10 tahun, Ratu Kerajaan Iblis." Ucap Liora sopan.
"Apa yang kau lakukan? Kenapa kau tiba-tiba sopan? dan siapa Ratu Kerajaan Iblis? Apakah Lucifer sudah memiliki istri? Apakah ada yang mau dengannya?" Tanya Kath tidak henti. Kath sama sekali bingung dengan semua makhluk yang ada di Kerajaan milik Lucifer.
"Kau, Kau adalah Ratu Kerajaan Iblis." Liora mengangkat sebelah alisnya. Bagaimana dia bisa tidak tau kalau dia sendiri adalah Ratu dari Kerajaan Iblis.
"Aku? Bagaimana bisa?" Tanya Kath lagi. Kath semakin bingung bagaimana dia bisa menjadi Ratu Kerajaan Iblis.
"Iya, Kau. Karna kau meminum darah kakakku." Ucap Liora melotot kearah Kath. Bagaimana ia bisa tidak tau kalau ia telah meminum darah Lucifer.
"Tidak mungkin," Kath mengibaskan tangan kanannya, tanda tidak percaya.
"Aku tidak bercanda," Ucap Liora dengan serius. Kath menatap Liora lama, Liora menatap Kath dengan serius sama sekali tidak ada tatapan bercanda dimatanya.
"Tidak, tidak. Aku harus mencari Lucifer." Ucap Kath yang segera pergi meninggalkan Liora dan mencari Lucifer.
"LUCIFER, DIMANA KAU?!" Teriak Kath keseluruh penjuru istana.
Lucifer tiba-tiba berada didepan Kath dan membuat Kath membenturkan kepalanya di dada bidang Lucifer.
"Aww," Ringis Kath memegang kepalanya yang terkena benturan.
"Apa?" Tanya Lucifer yang mendengar Kath memanggil namanya dan menaikan sebelah alisnya.
"Jelaskan padaku, bagaimana bisa aku menjadi Ratu dari Kerajaan Iblis?" Kath meminta penjelasan dari Lucifer.
"Kamu meminum darah saya," Bohong Lucifer. Lucifer merasa harga dirinya akan turun jika ia mengatakan bahwa itu demi menolong Kath. Ia selalu dijuluki sebagai makhluk yang tidak segan-segan membunuh siapa saja yang berada di depannya dan ia malah menolong seorang wanita.
Lucifer menatap Kath dengan tatapan tidak percaya, bagaimana bisa ketika semua wanita ingin meminun darahnya agar menjadi istrinya dan Kath malah kesal dengan hal itu.
"Tidak tau diri," Ucap Lucifer menatap Kath dengan kesal.
"Sial sekali hidupku," Kath merasa sangat kesal pada dirinya sendiri.
"Sial?" Ulang Lucifer, Lucifer merasa emosinya sudah menjadi satu dan sangat ingin diledakan sekarang juga.
"Tentu saja, kau selalu berbicara dengan saya-kamu dan kau selalu berbicara dengan singkat." Ucap Kath mendeskripsikan Lucifer.
"Sa- Aku bisa berubah," Ucap Lucifer yang membuat Kath membelalakan matanya. Ini pertama kalinya Kath mendengar Lucifer mengatakan kata 'aku'.
"T-tidak mungkin," Ucap Kath tidak percaya.
"Lihat saja nanti," Lucifer merasa Kath seperti mengejeknya secara tidak lansung.
"Kau saja masih berbicara dengan singkat," Kath menatap Lucifer dengan tatapan mengejek.
"Berhentilah mengejek saya, akan saya buat kamu suka dengan semua kalimat saya dan mencintai semua kalimat yang saya katakan." Ucap Lucifer.
Kath membelalakan matanya, ini kalimat terpanjang yang pernah Lucifer ucapkan. Kath memberikan tepuk tangan untuk Lucifer dan mengacungkan kedua jempolnya, "Kau sudah berkembang sedikit, suamiku" Ucap Kath bangga kepada Lucifer.
Lucifer semakin emosi melihat sikap Kath yang seperti menyepelekannya, "Berhenti mengejek saya." Ucap Lucifer menatap Kath dengan tatapan tidak suka.
"Baiklah Raja Iblis, tidak lebih tepatnya suamiku" Ejek Kath.
"Berhentilah memanggil saya dengan sebutan suami, itu sangat memalukan." Ucap Lucifer yang masih menahan emosinya.
"Suamiku, suamiku, suamiku," Ejek Kath dan menjulurkan lidahnya.
"Berhenti memanggil saya dengan sebutan itu atau kamu akan merasakan akibatnya," Ucap Lucifer menatap Kath dengan tatapan tajam.
"Kau pikir aku akan takut denganmu?" Tantang Kath.
Lucifer lansung mendorong Kath ke dinding dan mengunci semua pengerakan Kath. Lucifer memegang salah satu tangan Kath dan menahan tangan Kath keatas dinding.
"A-apa yang kau lakukan?" Tanya Kath menatap Lucifer dengan tatapan sedikit takut.
"Apa yang saya lakukan? Kamu sudah membuat saya kehabisan kesabaran," Ucap Lucifer menatap bola mata coklat milik Kath.
Kath menatap kembali bola mata hitam milik Lucifer, "Lepaskan aku." Kath berusaha melawan Lucifer yang mengenggam tangannya dengan erat. Tetapi Lucifer semakin mengenggam tangan Kath dengan kuat.
"Kamu takut?" Tanya Lucifer yang pandangannya tidak henti menatap Kath.
"Berhenti menakut-nakutiku dan berhenti menatapku dengan tatapan seperti itu." Ucap Kath dengan jantungnya yang berdegup dengan kencang.
"Lagipula saya adalah suamimu, kamu adalah milikku malam ini." Ucap Lucifer dan mencium bibir Kath.
Kath terus menerus mendorong Lucifer menjauh, tetapi Kath seakan kehilangan kekuatannya untuk memberontak. Lucifer terus mencium bibir Kath dan mengendong Kath ke kamarnya.
Lucifer berhenti menciumnya, ketika ia kehabisan nafas. Ia meletakan Kath di atas kasur besar miliknya.
Lucifer mengelus rambut Kath dan menatap Kath dengan instens. "Kamu terlihat cantik sekali malam ini." Lucifer mengecup kening Kath.