
Lucifer dengan kedua tanduk hitam dikepalanya dan mengepakan sayap hitamnya sambil mengeluarkan kekuatan iblis miliknya dan terus menyerang Rix tanpa henti.
Rix dengan kaki burung dan sayap bewarna merah terus menghindar serangan Lucifer dan mengeluarkan kekuatannya untuk menyerang balik.
Srattttt.....
Lucifer terkena cakaran dari Rix, darah terus menerus menetes dari dada bidang Lucifer. Lucifer yang tidak mau kalah memukul dada Rix dengan kencang dan membuat Rix batuk berdarah.
Hutan yang awalnya sangat indah, sekarang penuh dengan darah mereka berdua. Para pasukan juga saling menyerang. Makhluk immortal yang berada dipihak klan iblis membantu klan iblis dan yang berada di pihak makhluk mitologi berada di pihak makhluk mitologi. Hutan semakin ricuh dan ganas, penuh dengan darah yang membanjiri hutan. Banyak sekali mayat yang sudah tergeletak dan banyak juga yang mengalami luka berat. Hutan terlihat sangat mengenaskan dan mengerikan.
Kath menatap kearah semua makhluk yang berada di hutan yang saling melawan satu sama yang lain tanpa henti. Mata Kath tertuju kepada kedua Raja yang masih berperang semakin ganas dan semakin brutal. Kath meneteskan air matanya, bukan ini yang ia harapkan. Bagaimana bisa hanya karena kedua Raja yang saat ini berperang menginginkannya. Semua makhluk terkena imbasnya.
Ia memang dijuluki Ratu berdarah dingin, tetapi entah kenapa hatinya terasa sangat teriris ketika melihat satu demi satu makhluk meninggal drngan sangat tragis ditambah darah yang terus menetes keluar dari setiap makhluk. Aroma darah di dalam hutan sangat bercampur aduk.
"Hentikan," Ucap Kath pelan dengan linangan air mata. Tetapi tidak ada yang menoleh kearahnya, tidak ada yang mendengar suaranya. Liora yang berada disamping Kath menoleh kearah Kath, energinya sangat berbeda. Bukan energi benci atau balas dendam melainkan energi yang sangat ingin kedamaiam dan ketentraman.
Kekuatan Kath semakin bertambah dibantu kekuatan bulan purnama merah yang semakin memerah. Tetapi Kath sangat tidak terpengaruh oleh energi negatif dari bulan purnama merah.
Lucifer mengeluarkan kekuatan penuhnya dan bersiap menyerang Rix kapan saja, Rix yang tidak mau kalah juga mengeluarkan kekuatan penuhnya. Mereka saling menatap dengan tatapan membunuh. Ini seperti akhir dari mereka berdua, Bulan Purnama merah seolah membantu mereka untuk menambah kekuatan mereka berkali-kali lipat. Begitu pula dengan makhluk immortal lainnya yang kekuatannya bertambah berkali-kali lipat. Tidak ada satupun dari mereka yang tidak terluka, semua makhluk keliatan sangat kelelahan dan menginginkan kemenangan.
Tepat tengah malam, Bulan Purnama merah telah sempurna. Kebencian, balas dendam dan rasa ingin membunuh semakin terasa.
Kath mengeluarkan 9 ekor serigala miliknya, setelah sekian lama 9 ekor serigalanya tidak pernah muncul dan tidak pernah terlihat akhirnya muncul kembali. Rambut Kath perlahan berubah menjadi warna putih hingga setengah dari rambut Kath berubah menjadi warna putih. Ini kedua kalinya rambutnya berubah menjadi warna putih. Kuku Kath berubah menjadi sangat runcing dan gigi taringnya menjadi sangat tajam. Bola mata Kath berubah menjadi warna hitam pekat.
Kath terlihat sangat berbeda dari Kath yang biasa berperang untuk menyenangkan dirinya. Kath yang biasanya selalu terlihat main-main dan bercanda berubah menjadi sangat serius. Kekuatan Werewolf, Vampire, Iblis, Morella dan Kekuatan bulan purnama merah menjadi satu. Ditambah darah abadi yang dia miliki seperti siap menghadapi semua yang akan terjadi.
Lucifer terbang kearah Rix dengan kekuatan penuh dan mengeluarkan kekuatannya kearah Rix dan begitu pula dengan Rix yang terbang kearah Lucifer dengan kekuatan penuh dan mengeluarkan semua kekuatannya. Ini seperti akhir bagi mereka.
"HENTIKANNN!!!!" Teriak Kath dan lansung berada di antara Rix dan Lucifer. Bulan Purnama Merah seakan hanya menyinari Kath, Kath menyerap semua energi dari Bulan purnama merah. Semua mata tertuju kearah Kath.
*BRAKKK...
SRETT...
SRETTTT....
BOOMMMM
GUBRAKKKK.....
Semua kekuatan Rix dan Lucifer menjadi satu dan Kath yang berada di tengah-tengah mereka terkena serangan dari mereka. Kath merasakan kekuatan iblis milik Lucifer yang sangat kuat dan sangat panas membuat kulitnya terkelupas dan berdarah. Rix mengeluarkan kekuatan cakaran burung Rix yang terkenal seperti seribu mata sabit terus menyayat kulit dan 9 ekor serigala milik Kath. Ekor serigala Kath yang awalnya bewarna putih berubah menjadi merah karena darah yang terus keluar.
Bentrokan kedua kekuatan membuat Kath merasakan kesakitan yang sangat luar biasa 9 ekor serigala yang melindungi tubuh Kath tersayat-sayat. Membuat semua darah abadi milik Kath terciprat dan menetes keluar.
Bentrokan dari kedua kekuatan membuat Kath terpelanting sangat jauh dan terjatuh. Kath merasakan sakit yang sangat luar biasa, sakit yang membuatnya hingga tidak bisa mengeluarkan kata-kata dan tidak bisa bergerak. Yang hanya bisa Kath lakukan adalah menahan semua kesakitan ini sendirian. Tidak ada yang bisa membantunya, karena ia terpelanting sangat jauh dari lokasi kejadian.
...****************...
Rix sangat terkejut saat melihat Kath berada di tengah-tengah ia dan Lucifer. Rix menatap tidak percaya. Rix tidak bisa menghentikan kekuatannya dan membuat kekuatannya menyerang kearah Kath karena Kath berada ditengah-tengah ia dan Lucifer.
Rix terkena cipratan darah Kath akibat benturan yang hebat, rasa terkejut dan sakit menyelimutinya. karena kekuatannya menyerang kearah Kath bukan Lucifer.
Rix terpelanting sangat jauh ketika bentrokan antara kekuatannya dan kekuatan Lucifer. Darah juga tidak henti mengalir dari tubuhnya akibat serangan Lucifer. Darah yang terus mengalir membuat Rix menjadi lemas dan tidak sadarkan diri.
...****************...
Lucifer menatap Kath dengan tatapan tidak percaya ketika Kath berada didepannya untuk menghalanginya dan Rix. Lucifer sangat ingin melindungi Kath, tetapi kecepatan kekuatan yang ia keluarkan lebih cepat dari perkiraannya.
Sayatan demi sayatan yang terkena tubuh Kath terasa sangat sakit sekali. Rasanya seperti Lucifer yang terkena sayatan itu. Jantungnya terasa sangat sakit sekali ketika melihat Kath yang terus menahan kesakitan. Darah yang keluar dari tubuh Kath terciprat kemana-mana.
Lucifer berusaha terbang kearah Kath dan melindungi Kath, tetapi semuanya sudah terlambat. Bentrokan akibat kekuatannya dan kekuatan Rix membuat semua orang yang berada di pusat peperangan terpelanting sangat jauh.
Lucifer terpelanting sangat jauh, tetapi matanya terus melihat kearah Kath dengan luka dalam yang ada ditubuhnya. Lucifer meneteskan air matanya rasanya sangat sakit sekali ketika melihat tubuh Kath yang terkelupas dan banyak sayatan akibat ulahnya. Bagaimana bisa ia seorang Raja Iblis tidak berhasil melindungi seorang wanita yang ia cintai. Perasaan menyesal sangat menyelimutinya.
Lucifer mendaratkan tubuhnya dibagian barat. Lucifer terus menahan rasa sakit yang ada ditubuhnya dan berusaha untuk berjalan kearah selatan untuk mencari Kath, walau ia sangat tidak kuat lagi untuk berdiri. Tetapi ia terus berusaha berjalan kearah selatan. Sayapnya yang patah membuatnya tidak bisa terbang kearah Kath.