
saat ini nicky sedang di mandikan serta di rias layak nya pengantin, mengingat agama nya yang non muslim membuat, nicky di perlakukan seperti itu.
sementara adit masih terbaring koma di sebuah ruangan rumah sakit negeri.
di dalam mimpinya adit sedang berada di sebuah taman, di sana banyak terdapat bunga bunga yang sangat indah di sanalah Adit di perlihatkan kejadian kejadian yang terjadi dalam hidup nya.
di mulai dari saat dia terlahir, belita, mulai tumbuh dan sampai saat ia kecelakaan waktu itu. semua terulang kembali, memori memori indah saat ia sedang bersama nicky.
tiba tiba Adit seperti tertarik ke dalam suatu lubang hitam yang perlahan lahan menghisap tubuh nya. saat itu pula ia melihat nicky sedang tersenyum sambil melambaikan tangan kepada nya. saat akan mengejar nicky yang perlahan menghilang, cahaya putih yang yang di masuki nicky pun ikut hilang.
saat itulah orang orang yang sedang menjaga nya terkejut karena Adit mengigau.
nicky, nicky, nicky sayang kamu mau kemana? jangan tinggalin aku, kita mau nikah kan? cepet kamu kesini! jangan, jangan kesana! kesini. Nickyyy!
mama Adit:"dokter! dokter!"
tiba tiba Adit membuka matanya secara perlahan, dokter dan semua yang ada di sana merasa sangat lega karena akhirnya Adit sadar.
mama adit menceritakan semua yang terjadi, mulai dari mengapa adit bisa ada di sini sampai kematian nicky
adit memaksa ingin melihat keadaan nicky akhirnya dokter, dan keluarga tidak bisa melarang, mereka mengiyakan saja keinginan adit.
adit segera berangkat menuju rumah duka. disana terbaring nicky yang sudah di rias, dia juga sudah di tempatkan di peti mati
tangis adit pecah saat melihat nicky hari itu ia merasa tersambar petir di siang bolong, ia tidak pernah membayangkan nicky kekasihnya akan segera di kuburkan. adit adalah pria yang tidak pernah menangis ia selalu kuat walaupun ada dalam keadaan paling menyakitkan tapi kali ini ia tidak bisa menahannya nicky terlalu berhaga bagi adit
adit mencium kening nicky dan mengucapkan sebuah kalimat yang sangat mengharukan "tunggu aku di syurga" setelah itu peti mati di tutup.
acara pemakaman nicky di penuhi isak tangis, jeritan serta kesedihan yang mendalam bagi mereka yang di tinggalkan. Dunia adit serasa hancur, ia bingung apakah ini kenyataan?
ia berharap ini hanya serpihan dari mimpi buruknya, bagaimana pun nicky adalah wanita yang sangat ia cintai
nicky lah cinta pertama adit, ia yang telah mewarnai, kehidupan adit
kenapa, kenapa tuhan kenapa harus saya, kenapa di saat pertama kali saya bahagia kenapa saat pertama kali saya jatuh cinta enggkau renggut semua itu batin adit ia merasa tuhan jahat tuhan tidak adil, ia mengutuki dirinya yang tidak bisa menjaga nicky dengan baik saat ini yang adit pikirkan hanya satu. yaitu membalas dendam pada orang yang telah menabrak mobilnya dan telah mengakibatkan wanita satu satunya yang ia cintai pergi
setelah acara pemakaman selesai adit segera meninggalkan pemakaman. seharian tadi ia habiskan untuk menangisi kepergian nicky, nicky yang malang saat ini harusnya ia sedang bersenang senang bersama adit.
dan yang paling adit sesalkan adalah mengapa mereka tidak memakai pesawat untuk pergi ke bandung, mengapa bukan adit yang duduk di tempat nicky, mengapa mereka harus berangkat ke bandung hari itu? mungkin kalau adit lebih teliti dan berhati hati
saat ini nicky masih ada di pelukan nya, gadis menyebalkan yang sangat ia cintai sudah pergi dan tidak akan pernah kembali
mobil yang adit tumpangi segera meninggalkan area pemakaman.
kali ini mereka akan menuju kantor polisi untuk melihat pelaku penabrakan mobil adit
saat mereka sampai di kantor polisi
petugas langsung menyambut mereka serta menundukan kepala hormat, sambil mengarahkan adit kepada si pelaku
adit:"pak, boleh tinggalkan kami berdua?"
petugas:"baik silahkan tuan"
suasana hening seketika mendadak Rubby gemetar ia tau saat ini ia sedang berurusan dengan siapa. Di tambah lagi keluarga nya yang tidak mendukung serta bertindak tidak mau tau membuat nyali nya semakin menciut
rubby pov
ya ampun gimana ini gue takut, malah muka nya dingin banget menurut rumor pak adit ini gak akan segan segan menyingkirkan serangga kecil yang telah mencoba menggangu hidup nya.
adit:"jadi kamu yang telah menabrak mobil saya?"
deggg jantung rubby serasa mau copot ia tidak berani menjawab pertanyaan adit.
adit:"kamu mabuk? lagi tatap saya! jawab saya"
adit berbicara penuh penegasan.
rubby:"tititidak tuan, maafkan saya saya tidak sengaja menabrak mobil tuan"
adit:"tidak sengaja katamu? (adit menyeringai)
rubby pov
sial! kenapa dia menakutkan sih?
rubby:"maaaaf tuan saya menyesal."
adit:"lalu, menurutmu hanya dengan kata menyesal itu bisa mengembalikan nicky?"
ucap adit, suaranya terdengar lirih dan bergetar terlihat secercah air mata di ujung matanya
rubby:"maaf kan saya tuan, bila tuan mau saya bersedia membayar berapapun yang tuan minta, atau di penjara seumur hidup pun saya rela, tapi tolong maafkan saya"
mendengar rubby mengatakan itu adit kembali teringat kejadian saat nicky tertusuk bahu jalan dan mengeluarkan banyak darah
adit:"uang? penjara? itu tidak cukup untuk menebus semua kesalahan yang telah kau lakukan! rasanya aku ingin melihat mu menderita secara perlahan akan ku buat kau menderita seumur hidup" (seringai menakutkan kembali terdengar)
rubby tidak menyangka pria tampan di hadapannya ternyata sangat menakutkan
adit segera memanggil petugas untuk mendekat.
adit:"pak, tolong amankan dia! saya akan kembali besok (dengan tatapan muka sedingin es)"
petugas:"baik tuan, sambil menyeret rubby masuk ke dalam sell
terlihat darah menetes dari pergelangan tangan nya. terlihat adit memicingkan matanya untuk melihat darah itu.
adit:"oh iya satu lagi! jangan sampai dia terluka sedikit pun!"
mendengar itu perasaan rubby sedikit lega, dia tidak menyangka ternyata laki laki di hadapannya masih punya belas kasihan
tanpa ia tau bahwa adit sedang membuat sebuah rencana besar yang akan melibatkan dirinya sebagai salah satu tokoh utama.
adit memasuki mobil dan segera mobil yang ia tumpangi segera meninggalkan kantor polisi di mobil tersebut terdapat tiga orang yaitu adit, mama nya, dan supir
ada sedikit rasa trauma saat mobil mulai melaju, apalagi saat mobil itu melewati jalan tol.
terlihat bahu jalan tersebut masih belum di perbaiki, tangis Adit pecah, ia menyenderkan kepala nya di bahu mama nya
adit yang ibu nya kenal, adalah adit yang kuat.
adit tidak pernah terlihat menangis, ataupun terlihat lemah, ia selalu bersikap kuat di hadapan mama dan adik adiknya papa nya yang mulai sakit sakitan membuat adit mau tidak mau harus menjadi pencari nafkah menggantikan papa nya
nicky, nicky, nicky. nama itulah yang akan selalu membekas dalam hati adit selamanya akan selalu di kenang