
adit keluar dari kamar dengan mata yang masih sembab tanpa menghiraukan rubby dan cristy, berjalan menuju kamar mandi dan segera membasuh mukanya
"ada apa?"
"ini, aku mau kasih berkas berkas kantor mata kamu sembab gitu kenapa by?"
"by?"rubby lumayan syok mendengar kata kata yang keluar dari mulut cristy
alasan sebenarnya adit tidak memecat cristy karna kinerja nya di perusahaan adit,
"gak usah panggil panggil by deh gak suka gue lo gak liat di sini ada istri gue"
untuk kedua kalinya rubby syok, istri maksudnya gue kan? apa gue salah denger ucap rubby sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"iya kamu sayang" ucap adit sambil memeluk pinggang rubby dari belakang
sesekali ia mencubit pinggang langsing milik rubby yang sontak membuat rubby kesakitan.
"sayang kamu tidur siang dulu aja, pasti kamu capek habis beres beres apart" ucapnya sambil kembali mencubit rubby
secara fisik rubby memang cantik dengan tinggi 170 cm, berat badan 46, rambut panjang yang terurai, serta bentuk tubuhnya yang sangat cantik membuatnya menjadi incaran pria
sementara itu tidak hanya rubby yang terkejut cristy pun sama terkejut nya ia tidak percaya bagaimana mungkin rubby yang seharusnya sangat di benci adit bisa tiba tiba mendapat perlakuan manis dari adit yang tidak akan mungkin di rasakan wanita lain selain nicky
rubby hanya terdiam tidak melaksanakan perintah adit yang menyuruhnya untuk tidur siang.
sekali lagi Adit mencubit punggung rubby kali ini dengan lebih menyakitkan sontak Rubby berteriak
"aaaw" teriak rubby
"kamu kenapa by?" ucap adit
rubby yang sedang teriak kembali kaget mendengar ucapan adit sehingga ia segera berlari menuju kamar yang tanpa ia sadari
ada adit di sampingnya yang langsung ia tabrak begitu saja
rubby oleng kemudian hampir terjatuh dengan secepat kilat adit menangkap badan mungil rubby sekelebat ingatan tentang peristiwa nicky yang terjatuh di ruang sarapan masuk ke dalam otak adit
ia tidak langsung menurunkan rubby dari pelukannya melainkan menatap nya secara intens
semakin dalam adit menatap mata coklat sayu milik rubby semakin keheranan pula cristy yang sedari tadi ada di sana
tiba tiba rubby tersadar dari lamunannya dan langsung bergegas beranjak pergi menuju kamar pipi mulus milik rubby memerah
adit yang juga tersadar saat rubby pergi meninggalkannya kembali bersedih nicky, nicky, dan nicky sosok yang setiap hari menghantui adit.
"hey!" ucapan cristy membuyarkan lamunan adit
"aku ada disiniii"
"sorry, mana berkas berkas yang gue minta kemarin"
"kamu sabar dong sayang, ini berkasnya"
"udah berapa kali gue bilang jangan panggil gue sayang! jijik gue dengernya" pungkas adit
"tapi emang bener kan, aku sayang kamu dit. Aku mau kamu jadi pendamping hidup aku selamanya"
"basi, mana sini berkasnya" ucap adit sambil membawa berkas berkas yang berada di tangan cristy.
"ini kenapa pengeluaran perusahaan naik 45% alasannya gak jelas lagi, uang makan karyawan gak mungkin sebanyak itu!"
"urus semua nya temukan siapa dalang di balik semua ini siapa yang berani berani korupsi pecat orangnya setelah itu masukan penjara"
"baik!" ucap cristy cepat
"udah kan? pergi sana!"
"kamu kok gitu banget si honey"
"aku kan kangen banget sama kamu"
"kamu kenapa nikah sama cewek itu sih? dia kan yang udah buat si nicky mati!"
"adit yang sedang meminum air putih langsung tersedak kaget mendengar perkataan cristy