TRUE LOVE.

TRUE LOVE.
You are mine



...happy Reading:)...


"Lista,bangun sayang,jangan kaya gini dong" Rifan terus mengusap usap tangan lista yang sedang terbaring di brangkar UKS.


"Ka,di suruh kumpul OSIS sama pembina OSIS" tiba" ada seorang adik kelas yang memberi kabar,kumpul OSIS.


"Bilang ajh gue ga bisa,cewe gue lagi sakit,ada si yoga kan? dia suruh wakilin gue" jawab Rifan.


"o oke ka" lalu adikelas itu pergi.


dan setelah adikelas itu pergi,Rifan di UKS hanya bertiga,dia,lista dan dokter yang sedang memeriksa lista.


"lista baik" saja fan,bentar lagi dia sadar ko" ucap dokter itu.


"beneran kan dok? pacar saya ngga kenapa kenapa?" tanya Rifan dan dokter itu mengangguk.


ia tersenyum melihat tingkah manis Rifan kepada lista.


"lista pacar kamu fan?" tanya dokter itu.


"lebih dari pacar dok" jawab Rifan menatap lista dengan tatapan hangat.


"lalu?" dokter itu mengerutkan keningnya.


Rifan menunjukkan cincin di jari tangan nya dan tangan lista,membuat dokter itu kaget.


"Kalian udah nikah?" tanya dokter itu


"Tunangan dok,2 Minggu lagi,kita nikah" jawab Rifan santai


"dokter jangan kasih tau siapa" yah" pinta Rifan dan dokter itu mengangguk.


"Baik lah,saya pergi dulu yah,jaga tunangan kamu baik" fan" kata dokter itu dan Rifan mengangguk lalu dokter nya pergi.


setelah dokter pergi,Rifan hanya dengan lista saja di ruang UKS,


"Lis,bangun sayang,jangan bikin gue panik dong" ucap Rifan terus mengusap tangan lista.


lista mengerjapkan mata nya dan melihat Rifan yang masih setia mengelus tangan nya.


"ka" lirih lista.


"Lo udah bangun? ada yang sakit? mana nya yang sakit?" Rifan langsung berdiri mengecek lista.


"lista pusing" jawab lista lirih.


"minum dulu" Rifan menyodorkan segelas air dan lista meminum nya.


"Kaka kenapa? ko pucat?" tanya lista bingung.


Rifan pucat gara" terlalu panik tadi.


"ehh,engga ko gapapa" jawab Rifan tersenyum.


"Kaka panik yah? maaf yah udah bikin kaka panik" lista menjadi merasa bersalah.


"Gapapa,yang penting skrng Lo udah ga kenapa" kan?" tanya rifan dan lista mengangguk.


"Ka,boleh ngga elus" kepala lista,biar ngga pusing" pinta lista,Rifan hanya terkekeh.


"Boleh" lalu Rifan mengelus kepala lista dengan kasih sayang.


"Lo cantik" ucap Rifan tiba".


"udah tau" jawab lista.


"Ih ngeselin,bukan nya makasih kek,atau apa kek" kata Rifan.


"iya" makasih pujian nya Kaka ganteng" lista terkekeh.


"bibir Lo,emng dari sana nya pink gitu yah?" tanya Rifan.


"emmm iya,tadi juga pake liptint dikit" jawab lista


"gausah pake liptint,udah pink gitu kok" kata Rifan menghapus liptint di bibir lista.


"ka,liptint nya waterproof" kata lista mengalihkan tangan Rifan dari bibir nya.


"ohh waterproof,sini biar gue ilangin" kata Rifan.


"gimana?" tanya lista bingung.


"Gini" kemudian Rifan mengecup bibir lista secara tiba" membuat lista melotot kan mata nya,sudah 2 kali Rifan mengecup bibir nya!.


kali ini Rifan tidak hanya mengecup,Rifan mengulum bibir nya,karena lista tak kunjung membuka bibir nya,Rifan sedikit menggigit bibir bawah lista dan membuat lista reflek membuka bibir nya sendiri.


Rifan tidak menyia nyiakan kesempatan itu,dan dengan cepat,ia masuk ke dalam mulut lista dan memainkan lidah nya dengan sangat manis.


sudah pro ya bund:)


ciuman Rifan awalnya sangat menuntut membuat lista ingin menolak nya,namun semakin lama semakin lembut dan membuat lista bisa mengimbangi permainan Rifan.


'Gara" liptint kenapa bisa gini sih' batin lista,bibir nya masih di bungkam oleh bibir Rifan.


Lista memukul pelan dada Rifan karena ia sudah hampir kehabisan nafas nya.


Rifan melepaskan tautan bibir nya kemudian saling berebut oksigen dengan lista.


"Tatap gue coba" pinta Rifan.


"maluuuu" lista masih setia menunduk.


tangan Rifan bergerak mengangkat dagu lista agar lista bisa menatap nya.


"Malu kenapa?" tanya Rifan dengan tatapan dan senyuman maut nya membuat pipi lista semakin merah.


"Tadii" jawab lista.


"Maaf yah,udah bikin Lo malu sama gue" ucap Rifan sok merasa bersalah.


"ngga papa ko ka" jawab lista menatap Rifan.


"udah ilang kan liptint nya" Rifan mengelap bibir lista yang basah karena ulah nya dengan ibu jari nya.


"Udah ka," jawab lista,sumpah! malu banget woii! pipi lista merah banget!


"Bibir Lo manis,gue suka" kata rifan menggoda.


"lagi boleh?" tanya Rifan.


"ngga,takut nanti ada temen" ka" jawab lista kembali menunduk.


"ehh jangan nunduk dong,tatap gue" pinta Rifan.


"Ngga kuat natap Kaka,huwaaa natap nya semenit,inget nya bisa Sampe satu Minggu" lista merengek,dan aneh nya malah dia memeluk Rifan.


pelukan lista,di sambut hangat oleh Rifan,ia membalas pelukan lista dan mengelus punggung nya.


"Lis" panggil Rifan.


"hmm" jawab lista.


"You are mine" kata Rifan membuat lista merasa banyak sekali kupu" yang ada di perut nya,dia serasa ingin melayang!.


Rifan melepaskan pelukan nya dan memegang kedua pundak lista


"Ngga papa kan? berbuat sweet sama tunangan sendiri?" tanya Rifan dan lista mengangguk.


"gue janji,gue bakal lindungi Lo,di mana pun dan kapan pun" ucap Rifan menatap lista hangat membuat pipi lista tidak bisa di selamat kan lagi.


"Makasih yah ka" kata lista.


"Jangan makasih,udah tugas gue" jawab Rifan.


Cup! Rifan mengecup kening lista agak lama.


lista cewe seperti pada umum nya,dia suka di kecup keningnya,karena itu membuat ia merasa aman dan nyaman,apalagi di kecup oleh orang yang ia cintai seperti Rifan.


"Lista." panggil Lisa, Dona dan Vita yanv baru saja ingin memasuki ruangan UKS malah si suguhkan dengan pemandangan Rifan dan lista.


Kedua nya langsung menatap ketiga cewe rempong itu.


"ehh kita ga liat kita ga liat" ketiga nya menutup mata nya.


"gapapa,sini masuk" kata lista.


kemudian ketiga sahabat nya masuk ke ruang UKS.


'Untung mereka ga liat pas gue cium bibir lista' batin Rifan mengelus dada nya.


"Lo udah baikan?" tanya Dona.


"udah lah,kan di jagain ayang beb" timpal Vita.


"hehe,udah ko,gue udah baikan" jawab lista.


"Emng tuh ya si ka Amel kurang ajar banget,pengin gue bakar idup" dehh" Lisa yang greget sendiri saat dia membahas Amel.


"Gara" dia Ter obsesi sama gue,kalian juga kena imbas nya,maafin gue yah" ucap Rifan.


"ngga ko ka,kita ngga ngerasa kaya gitu" jawab Lisa.


"apalagi Lo Lis,udah jadi tunangan gue,tapi gue blm bisa lindungin Lo dari Amel" Rifan menyesali hal itu.


"siapa bilang Kaka ga lindungin aku? trs tadi apa? lista tau Kaka yang bawa lista ke sini dan Kaka juga bentak" ka Amel kan?" ucap lista lembut mengelus rambut rifan,membuat ketiga sahabat nya menjadi merasa jadi obat nyamuk.


"Kanca ne yo di pikir toooo" ucap Lisa dengan wajah masam.


"hehe,iya" jawab lista.


"Udah baikan kan? ayo ke kelas" ajak Dona.


"ngga, lista di sini dulu,kalian duluan ajh,biar lista gue yang jagain" bukan lista yang menjawab,tapi Rifan


"Lis,skrng biologi lohh,Lo yakin ngga masuk kelas?" tanya Lisa.


"iya gapapa kali yah,gue masih pusing soal nya" jawab lista.


"yaudah kalo gitu kita duluan yah,keburu bel nya bunyi" kata Vita kemudian ketiga nya pergi dari ruang UKS.


...See you next part Readers:)...