
saat mendengar kata jamkos lista berlari menuju meja paling belakang dan memegang sapu lalu naik ke atas meja.
"Kita konser gaesss semua nya kita goyang sama". Teriak lista seakan konser ala" panggung dan menjadi kan sapu sebagai mic nya.
"Astaga tu anak satu bobrok nya udah mendarah daging kali yah." Lisa geleng" kepala melihat tingkah sahabat nya.
"Jangan lahh kau tanya kan luas nya cinta kuu ku persembah kan untuk muu hanya kepada muuu.ohh dan jangan lah kau tanya kan besar nya cinta ku...ku persembahkan untuk mu hanya kepada mu...luas nya laut tak seluas cinta yang kupunya tak sedalam cinta yang ku rasa cinta ku satu untuk muuuu." lista menyanyikan lagu oppa Nassar
"Semua nya kita nyanyi bareng"!!!" teriak lista
"Sperti mati lampu yah sayang sperti mati lampuuuu cinta ku tanpa mu yah sayang bagai malam tyada berlalu sperti mati lampu yah sayang sperti mati lampuuuu cinta tanpa mu yah sayang bagai malam tyada berlalu." nyanyian lista menggema di kelas nya.
"Ehh temen kalian kumat apa? sampe segitu nya?." tanya Rangga kepada Lisa,Dona,dan Vita.
"Ngga tau guee emang udah sifat asli nya ke begitu susah buat di ubah." kata Vita dan di angguki oleh Dona dan Lisa.
saat lista sedang konser ala" panggung tiba" Rifan dan kawan" nya lewat.
"Ehhh turun loe."perintah Rifan menyuruh lista turun.
lista terkesiap kaget melihat ketos datang ke kelas ny dan wajah nya sudah me merah karena malu saat ketos datang ia sedang bernyanyi ria di atas meja.
"Hehehehe iya gue turun".balas lista lalu turun dari meja.
"Ngapain loe bikin ulah ky begini?." tanya Rifan dengan nada datar
"Hehehehe biasa lh gabut." jawab lista menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.
"Belajar loe jangan malah nyanyi" ngga jelas." titah Rifan.
"Ya kaaa." jawab lista.
hwaaa mimpi apa gue?! lagi konser di datengin ketos dingin batin lista.
"Ehh ta loe nggapapa?." tanya lisa pada sahabat nya
"E...eh iya gue gapapa koo." jawab lista.
"Lagian loe sih aneh jamkos bukan nya belajar malah konser." kata Rangga melihat lista yang masih memegang sapu.
"Ya biarin suka" gue lah." jawab lista ketus.
Ehhh ngomong" si ketos kalo lagi mode dingin ganteng juga yahh.
batin lista membayang kan Rifan saat menghukum nya pagi tadi dan mendatangi kelas nya saat ia konser.
"Nah kan dah kesambet lagi ni bocah satu." kata Vita.
"Woyy! lista!."Vita mengagetkan lista
"Astaga ayam ku kemana!." lista terperanjak kaget dan melontar kan kata" yang tidak masuk akal.
"Ehh loe nyari ayam ngga kesini bodohh." Rangga mentertawakan lista.
"Hehh vit loe ngagetin gue ajh dehh." sungut lista kesal.
"Ya lagian loe di panggil ngga nyaut" yaudah gue kagetin." jawab Vita santai.
"Udah woy udah debat nya sekarang kita pelajaran b.inggris sama mem Tika." ucap Dona mengingat kan pelajaran terakhir nya.
"Giliran pulang ajh seneng banget loe."kata Lisa.
setelah guru masuk dan mengajar selama 2 jam akhir nya bel pulang pun berbunyi.
ting.....Ting.....Ting.....
"udah bel tuhh kita pulang yu." ajak Lisa.
"Iya sana duluan gue nunggu taksi ajh." balas lista
mereka pun berjalan sampai depan gerbang.
"Eh gue pulang dulu yah." kata Dona dan Vita lalu Lisa dan lista mengangguk.
"Lah loe nunggu siapa?." tanya lista pada Lisa.
"Gue nunggu supir jemput."jawab Lisa
beberapa menit kemudian supir Lisa pun datang.
"ayo non Lisa."kata pak supir.
"Eh ta loe mau bareng gue ngga?." tanya lisa
"Engga gue mau nunggu taksi ajh." jawab lista.
"Beneran?."Lisa.
"Iya beneran udah loe pulang ajh sana." lista.
"Yaudah gue duluan yah dadah sahabat ku yang cucok meong." kata Lisa lalu pergi
"Ya." jawab lista ketus.
beberapa menit menunggu taksi lista pun mulai bosan dan sekolah sudah nampak sepi.
"Yaelah ni taksi pada kemana sihh pada ngga butuh duit kali yah." gerutu lista yang sedari tadi tidak melihat taksi.
tiba".
mbrem...mbrem...mbrem...
seseorang berhenti di depan lista dengan sepeda motor nya.
"Loe blm pulang?." tanya orang itu yang tak lain adalah Rifan.
"Belum ka blm ada taksi."jawab lista tersenyum.
"Bareng gue ajh gue anter sampe rumah."kata Rifan menawar kan tumpangan
"Engga usah ka gue nunggu taksi ajh." sahut lista.
"udah ayo nanti loe keujanan lagi ni dah mendung banget." kata Rifan lagi karena awan nya nampak tak mendukung.
akhir nya lista pun menyerah dan mau di ajak naik motor berdua dengan Rifan.