
setelah mandi lista kemudian memakai baju seragam nya dan merapikan rambut nya.
"Jam 06.15 okee 15 menit lagi gue harus udah di sekolahan." gumam lista menatap jam tangan di pergelangan tangan nya.
Cepat" ia memakai bedak kodomo dan liptint nya tipis" saja karena ia baru kls 11 jadi blm berani seperti Kaka kelas nya.
"okee udah siap skrng tinggal nunggu Lisa." kata nya lagi lalu membuka ponsel nya dan membuka banyak pesan dari Lisa.
"lista sorry yah gue berangkat sekolah nya di jemput sama ka yoga jadi gue ga bisa jemput Lo sama yang lain." kata Lisa di pesan itu.
"Maapin gue yah beneran deh gue mau nolak ka yoga tapi kata ka yoga dia bakal di pecat kalo ngga nganterin gue." lanjut Lisa di pesan berikut nya.
"Lista Lo gapapa kan?." Lisa mengirim pesan lagi.
dan banyak sekali Lisa nyepam lista dengan huruf "P" sampai 64 pesan yang belum di baca oleh lista.
"Ohh yaudah gapapa ko." jawab lista mengirim pesan kepada Lisa.
lalu ia menuruni tangga dan berlari kecil menuju meja makan dan menyambar roti serta susu nya.
"Ma lista berangkat yah." lista berpamitan kepada kedua orang tua nya lalu bergegas keluar rumah.
"Sudah siap?." tanya seorang laki" tinggi yang sedang menunggu lista di depan rumah nya.
lista memandang bingung orang itu dari bawah ke atas.
"Siapa? cool banget ni cowo." gumam lista lalu orang itu berbalik badan.
"Ka Rifan?." pekik lista.
"yuk berangkat." ajak Rifan menggandeng tangan lista dan lista hanya mengikuti langkah Rifan.
"naik." titah Rifan setelah memasangkan helm lista dan lista yang masih bingung tak karuan hanya menurut.
Setelah naik di atas motor Rifan baru lah lista bertanya.
"Kenapa ka Rifan ngajak barengan?." tanya lista.
"Gue jelasin di sekolah,ini udah mau telat dan nanti gue ada kumpul OSIS dadakan." jawab Rifan lalu lista mengangguk paham.
([[||]])
"Ka kenapa ka yoga jemput Lisa? kan Lisa jadi ngga bisa jemput temen" Lisa." tanya Lisa di dalam mobil yoga.
"kalo ngga di suruh si Rifan gue juga sebenernya ngga mau sih." jawab yoga terkekeh.
"Ihhh gitu yahh?! jemput pacar sendiri ngga mau?." Lisa kini mulai ber sungut" dan memukul pelan lengan yoga yang tengah menyetir.
"Ehh ngga gitu maksud nya sayang ku cinta ku,ya kali ngga mau suruh jemput pacar ku yang manis ini sihh?." tutur yoga terkekeh.
"Tapi kasian juga si Dona sama Vita mereka gimana tuh?." tanya yoga.
"Palingan naik ojek." jawab Lisa se kena nya.
"Rifan sih segala pake pengin barengan sama lista jadi kena semua nya." gerutu yoga.
"Jadi ka Rifan yang rencana in ka?." tanya Lisa.
"Iya sayang tadi si telepon aku bilang kan? kalo ngga jemput kamu aku di pecat? nahh itu Rifan ngancem kalo aku ngga jemput kamu aku bakal di pecat dari SMA dan geng motor." Jawab yoga.
"Ohhh gitu yah? ya udah si gapapa ada untung nya juga ka buat kita." jelas Lisa dan yoga hanya terkekeh mendengar ucapan pacar kecil nya.
([[||]])
"Lis Lo pegangan yah biar ngga jatoh." kata Rifan
"Ngga ka lista ngga bakal jatoh ko." jawab lista.
"Ngga nurut ni anak yahh." gumam Rifan lalu tancap gas dan tiba" mengerem motor nya membuat lista gelagapan lalu memeluk pinggang Rifan.
"Nah gitu doang apa susah nya sih baby?." tanya Rifan menoleh ke arah spion menampakan wajah lista yang sudah merah padam.
"Ayo ka buruan nanti telat." lista berusaha mengalihkan pembicaraan.
'Yelah nylimur ni anak,gapapa bisa di peluk Lo gini juga udah bikin gue seneng lis.' batin Rifan mengembangkan senyum di bibir nya
ia kembali melajukan motor nya kencang dan beberapa menit kemudian mereka sampai di sekolah nya.
saat lista dan Rifan memasuki area sekolah banyak sekali cewe" yang mengagumi Rifan secara diam" menjadi patah hati,terlebih si Amel.
"Anjir cewe ganjen berani" nya dia deketin punya gue." geram amel sedang kan putri dan viona yang di samping nya pun ikut greget melihat lista.
"Sok lo,mana bisa sih cewe bobrok kaya Lo bisa naklukin hati ka rifan." salah seorang gadis bersuara seperti itu.
'Sabar.' batin lista.
"Eh btw mereka cocok loh." ucap seorang adik kelas lista yang amat polos.
"Iyah ka lista cantik ka Rifan juga ganteng jadi serasi mereka." balas salah satu teman nya.
"Ehh beli pop ice yok." kata teman lain nya.
begitu lah kira" ke iri an dan ke kagum an para siswa siswi SMA mereka saat melihat Rifan dan lista yang berangkat bersama lerlebih Rifan menggandeng tangan lista sampai depan kelas nya
"nanti istirahat Lo tunggu gue di sini dulu nanti gue sama yoga jemput Lo sama Lisa." ucap Rifan dingin memasukan tangan nya
lista yang sudah risih karena dari tadi mendapatkan lirikan sinis dari sana sini pun hanya mengangguk.
setelah kepergian Rifan,lista masih di depan kelas nya menatap balik semua mata yang menatap nya.
"Apa lo! ngapa liat" gue? iri? bilang bos." seru lista nyolot karena dari tadi tetangga kelas yang sangat sirik kepada nya terus melirik nya sinis.
"Dih najis." kata gadis itu sinis sekali.
tak memperdulikan nya lista lalu masuk ke kelas dan sudah ada Dona dan Vita di sana.
"Ehh lista Lo udah berangkat?." tanya Dona.
"Udah baru sampe." jawab lista sembari menaruh tas nya lalu duduk.
"Lisa kemana?." tanya lista mencari keberadaan sahabat karib nya.
"Mungkin bntr lagi sampe soal nya dia di jemput ka yoga." jawab vita dan lista mengangguk angguk
tak lama kemudian terdengar suara Lisa di kelas.
"Hayy gaes gue udah berangkat." seru Lisa lalu berjalan mendekati ketiga sahabat nya dan menaruh tas nya di kursi dekat lista dan dudun di sebelah nya.
"btw maapin gue yah ga bisa jemput kalian abis nya mas pacar jemput gue tadi." kata Lisa merasa bersalah.
"Gapapa ko santai ajh." kata ketiga nya bersamaan.
"Ehh btw lista gue mau nagih janji kata nya Lo mau cerita yang semalem." lanjut Lisa dan semua menoleh ke arah lista.
"iya ayo cepet lanjutin." kata Vita.
"Iya." lista memutar bola matanya malas lalu menjelaskan apa yang terjadi.
"Jadi,,,nyokap gue sama nyokap ka Rifan tuh sahabat karib dari SMA dan ternyata bokap kita tuh partner bisnis ya jadi lh gue sama ka Rifan di jodohin." kata lista dan semua nampak memperhatikan lista sedang bercerita.
"Terus tunangan nya kapan?." tanya Dona.
"Dua Minggu lagi." jawab lista santai.
"Lo ngga papa gitu nikah muda?." tanya Vita heran.
"ya sebenarnya gue ngga mau tapi ya udah lah mau gimana lagi,lagi pula ka Rifan ngga begitu buruk ko dia juga udah mulai perhatian sama gue and emng sih sifat nya full cuek sama full dingin tapi hati nya tuh kaya es Cream." tutur lista.
"Lo tunangan di mana kira"?." tanya Dona.
"Di rumah ka Rifan lahh Deket ko cuma 10 langkah kali dari rumah gue kata Tante Shinta ka Rifan yang minta pindah di Deket rumah gue biar bisa Deket sama gue ehh tau nya malah di jodohin." jawab lista.
"Jadi? ka Rifan minta pindah di samping rumah Lo?." tanya Lisa dan lista mengangguk setuju.
"Kadang gue mikir sih udah cape" move on malah di jodohin,ngga ilfil sihh cuma ya gimana yahh sama ka Rifan jadi ngga nyaman gitu,ka Rifan juga kek nya ngga suka deh sama gue." tiba" lista merasa insecure.
"Listaa Lo ngga usah insecure gitu donk gue yakin ko ka Rifan pasti bakal suka sama Lo." ucap Lisa menyemangati.
"tadi pagi dia lompat dari balkon loh cuma demi ngucapin selamat pagi sama gue." kata lista.
"Ngga bahaya tuh?." heran Dona dan lista menggeleng pelan.
"gatau sih tapi gue juga takut ka Rifan jatoh tapi tadi Alhamdulillah nya ngga papa." jawab lista.
"Kalian janji yah bakal jaga rahasia perjodohan gue jangan sampe bocor di sekolah." tanya lista menatap ke tiga sahabat nya bergantian dengan tatapan berbinar.
"Iyahh kita janji ko." jawab semua nya.
**Hay Hay Hay Readers tersayang ku❤️maaf yah othor jarang up soal nya lagi sibuk juga😓lagi ngga semangat ngetik juga😫yukk kasih like,vote,sama komen biar othor semangat ngetik nya lagi❤️.
...See you next part Readers❤️🐊**...