
"Udah malem nih gue pulang dulu yah." ucap Lisa.
"Iya sana tiati yah." jawab lista.
"Gue juga."Vita.
"Gue juga Lis." Dona.
"ati" loe pada." ucap lista lalu mengantarkan mereka ke depan rumah nya.
"Bay!!! besok ketemu lagi." ucap Lisa.
"Iya Bay makasih ya udh mau dengerin curhatan gue." jawab lista.
"Et dah tiap hari sampe kuping gue budek juga gue mau ko." tutur Lisa.
"Aaaa yaudah deh beresin kamar loe maap yah tadi berantakan sama kita"." titah Vita.
"Gapapa ko kan emang hobi kalian kaya gitu." jawab lista.
"Hehe yaudah kita pamit yah." Lisa.
"Hati"." ucap lista melambaikan tangan kepada ke tiga sahabat nya.
setelah kepergian ketiga sahabat nya lista kembali masuk ke rumah dan naik ke kamar nya.
"Huft mereka seneng banget sih berantakin kamar gue." gumam lista berkacak pinggang melihat kamar nya yang sudah nampak seperti kapal pecah.
Mau tak mau ia harus membereskan kamar nya sendirian karena pembantu nya sudah pulang tadi sore.
cukup lama lista membereskan kamar nya sampai saat sudah rapi kembali ia merebahkan tubuhnya di ranjang king size milik nya.
"Ahhh akhir nya sudah selesai." gumam lista.
"Tidur ajh kali yah? besok kan sekolah." gumam nya lagi lalu mematikan lampu utama dan menyalakan lampu tidur nya.
"Slmt malam dunia ku." ucap lista lirih lalu terlelap dalam tidurnya.
.
.
.
sampai pagi menjelang lista masih tertidur dengan nyaman nya.
"Lista bangun Lis sudah siang kamu sekolah kan?." ucap mama Widia membangunkan lista dengan menggoyang goyang kan bahu nya.
"Eumm sudah pagi ma?." tanya lista kebingungan.
"Iya sudah cepat lah mandi lalu bersiap ke sekolah." jawab mama Widia.
"Ehh iya sekolah!!!." teriak lista terperanjak kaget.
"Aku harus siap"." lanjutnya lagi lalu melompat dari ranjang dan segera mandi.
"Ck ck ck." mama Widia menggelengkan kepalanya melihat tingkah putri semata wayangnya.
"Mama tinggal ke bawah ya sayang." kata mama Widia lalu meninggalkan kamar lista.
"Iya maa!!." jawab lista dari dalam kamar mandi.
Beberapa menit kemudian lista keluar dari kamar mandi dan bergegas memakai seragam sekolah nya yang berupa rok se lutut dengan setelan jas berwarna navy.
ia mengurai rambut panjang nya yang hitam berkilau dengan sedikit di tata agar lebih rapi.
"Emm pake liptint dikit sama bedak boleh kali yah?." gumam nya lalu segera memoles wajah imut nya dengan liptint dan bedak nya dengan tipis.
ia sudah siap dengan tambahan poni yang membuat penampilan nya menjadi tambah imut karena di dukung oleh pipi nya yang cubby dan lesung pipi nya.
"Mama lista berangkat." ucap lista saat menuruni tangga.
"Sarapan dulu sayang." titah mama Widia.
"Lista sarapan di sekolah ajh ma." jawab lista lalu menyambar selembar roti dan meminum segelas susu.
"lista berangkat." ucap nya saat selesai menyalami kedua orang tua nya.
"Hati" di jalan sayang." ucap kedua orang tua nya.
"Huhh gue pasti udah telat." gumam nya dengan napas Ter senggal" karena lari.
ia berlari sekuat tenaga demi untuk cepat sampai di sekolah.
"Akhir nya." gumam nya dengan membungkuk memegangi lutut nya.
lalu ia bergegas menuju kelas nya karena pelajaran pagi itu akan segera di mulai.
"Lista!!." teriak Lisa.
"Huh gue cape banget." gumam lista saat duduk di samping Lisa.
"Minum dulu nihh cepet loe minum." titah Lisa dengan menyerahkan sebotol air.
dengan cepat lista menyambar nya dan meneguknya hingga setengah.
"Kenapa loe bisa telat?." tanya Lisa.
"Gu gue...." baru saja lista akan menjawab.
"Asalamu'alaikum anak" sapa Bu Sri saat masuk ke kelas.
"Dah lah gue cerita di kantin ajh nanti." ucap lista.
pelajaran pagi itu di mulai dengan sangat khidmat dan lancar sampai waktu istirahat datang.
"Lis kantin hayuk." ajak Lisa.
"Yo ah gue juga laper tadi ngga sempet makan." jawab lista.
"Nah loe si pake kesiangan bangun nya." ucap Dona.
"Gatau tuh mimpi apa coba." timpal Vita.
"Dah lah ayo ke kantin." ajak lista.
mereka ber empat berjalan bersama menuju kantin yang sudah ramai seperti biasa nya.
mereka duduk di kursi favorit nya masing" inti nya ngga ada seorang pun yang berani duduk di kursi geng mereka sampe ibu kantin pun hapal betul tempat geng mawar berduri itu.
"eh eh ka Rifan nohh." ucap Lisa saat melihat Rifan bersama yoga.
"Nohh sama ka yoga." jawab Lisa dengan menunjuk arah Rifan.
"Gasss gue beraksi." ucap lista dengan berdiri.
"Semangat lista!!." teriak Lisa memberikan semangat.
lista berlari kecil menuju arah Rifan dan yoga yang sudah duduk di tempat nya masing".
"Ka Rifan mau pesen apa?." tanya lista.
"Loe udah jadi pelayan kantin yah sekarang?." tanya Rifan datar.
"Ahh engga ko tapi lista pengin melayani ka Rifan sama ka yoga." jawab lista senyum manis.
"Gue mau es teh sama bakso ajh." kata yoga tiba".
"Ohh oke ka." jawab lista mengerti.
"Loe mau apa fan?." tanya yoga.
"Samain." jawab Rifan singkat.
"Oke Rifan sama kaya punya gue ya Lis." ucap yoga kepada lista.
"Oke kaka tunggu sini yah." perintah lista lalu pergi ke ibu kantin untuk memesan kan makanan mereka.
"lumayan fan ngga perlu ngantri." ucap yoga terkekeh kecil.
beberapa menit kemudian lista kembali membawakan dua porsi bakso dan dua gelas es teh.
"Ini ka silahkan." ucap lista saat meletakkan bakso di depan Rifan.
"Kruyuk...kruyuk..." perut lista berbunyi karena jujur saja ia sangat kelaparan.
"Loe udah makan?." tanya Rifan dan lista menggeleng.
"Sini duduk." titah Rifan menepuk kursi di samping nya.
"Sa saya ka?." tanya lista bingung.
"Iya lah loe siapa lagi coba?."jawab Rifan ketus.
dengan malu" lista duduk di samping Rifan.
Dengan sigap Rifan menyendok bakso dan menyuapkan nya kepada lista membuat yoga yang mengunyah bakso menjadi menganga.
"Ke kenapa ka?." tanya lista gugup.
"Loe belum makan kan ni makan cepet." titah Rifan singkat dengan pandangan lurus ke depan.
dengan malu" lista membuka mulut dan menerima suapan dari Rifan dan itu tak luput dari pandangan ketiga sahabat nya.
"Awh suka deh liat lista kaya gitu." ucap Lisa senang.
"Akhir nya." gumam Vita dan Dona.
lista dan Rifan menjadi tontonan di kantin saat pagi itu.
'Aaa mama!!! ka Rifan jadi baik gini yah? jadi inget pas di suapin waktu itu.' batin lista mengingat saat diri nya sakit dan di suapi oleh Rifan.
'Lama" Rifan bisa suka nih sama lista.' batin yoga.
"Nih lagi." ucap Rifan menyodorkan sendok berisi bakso kepada lista.
"Nanti Kaka ngga kenyang?." tanya lista.
"Gue ngga suka di bantah cepet makan." jawab Rifan dengan nada dingin.
Dengan muka merah nya lista kembali menerima suapan dari Rifan.
"Udah ka." ucap lista.
"Yaudah." jawab Rifan singkat.
dengan santai nya ia makan dengan sendok bekas lista dan ia nampak biasa saja.
'What!!! ka rifan makan pake sendok bekas gue?!.' jerit lista dalam hati.
saat ini lista sungguh ingin salto dan jungkir balik tapi ia ingat keadaan sedang ada di kantin.
"Gilaa." gumam yoga.
"Yaudah ka lista ke Lisa sama temen" dulu yah." ucap lista lalu di angguki oleh Rifan.
Dengan senyuman nya ia kembali kepada teman" nya dan duduk di samping Lisa.
"Lista!! gue baper." rengek vita yng sudah lama menjadi jomblowati.
"Bukan loe doang tapi gue juga." timpal lisa dan Dona bersamaan.
"Kalian baper cuma liatin lah gue yang ngalamin gimana coba!!." teriak lista senang.
"ciee peningkatan yang bagus." ucap Lisa.
"Pipi noh pipi udah merah banget." timpal Dona.
"Gue gugup banget sumpah!!." tutur lista.
"Lanjutkan bakat mu nak." ucap Lisa menepuk punggung lista.
"Gue harus berusaha lebih keras lagi buat dapetin ka Rifan." kata lista.
"Tapi gue malu banget tadi perut gue bunyi." rengek lista.
"Gapapa lah gara" perut loe bunyi kan loe bisa uwuw"an gitu sama ka Rifan." celetuk Lisa.
"Issh tapi gue malu." rengek lista.
"Gapapa cantik besok kalo perlu perut loe bunyi tiap saat." timpal Dona.
"nah bener tuhh gara" perut loe jadi loe bisa uwuw"an gitu sama ka Rifan." timpal Vita.
"Iya deh iya terserah kalian." ucap lista menyerah.
ke empat sahabat itu terkekeh seraya makan di kantin pagi itu.
Jangan lupa jejak ❤️.Maaf up nya lama othor lagi sibuk di real live juga tapi tenang!! othor masih usahain buat up tiap hari koo❤️.
Jangan lupa vote nya juga Kaka❤️.