TRUE LOVE.

TRUE LOVE.
H-2 pertunangan



...Hayy Readers,othor up lagi nih❤️semoga kalian suka part kali ini❤️jangan lupa paket lengkap,Happy Reading❤️🐊....


Detik demi detik,menit demi menit,hari demi hari,dan skrng tak sadar sudah H-2 pertunangan lista dan Rifan.


"Lista," panggil Tante Shinta.


"Iya tan?." jawab lista lalu duduk di samping mertua nya.


"Liat nih cincin tunangan kalian,cantik ngga?." tanya Tante Shinta meminta pendapat tentang cincin tunangan lista dan Rifan.



"Cantik ko Tan, simple gitu,lista suka pasti ka Rifan juga suka." puji lista setelah melihat sepasang cincin yang di perlihatkan oleh Tante Shinta.


"Ngga sabar banget liat cincin ini di jari kamu." kata Tante Shinta menyentuh jemari lista.


"Lis,jadi? kita ke butik?." tanya Rifan tiba" di belakang sofa dan tengah santai membenarkan lengan baju nya.


"Ehh em iya ka ayo." jawab lista meraih tas selempang nya.


"Hati" yah sayang." ucap Tante Shinta lembut.


"Iyah Tan,bilangin mama,lista pergi dulu buat ke butik beli baju tunangan." pinta lista dan Tante Shinta mengangguk.


"Gandeng gak?." tanya Rifan saat lista berjalan di samping nya.


"Gausah." jawab lista santuy.


tapi Rifan tidak memperdulikan jawaban lista dan ia langsung menyambar tangan yang tengah melenggang.


"Ga baik kalo tangan calon suami Lo kosong,nnti di gandeng cewe baru tau rasa Lo." kata Rifan santai,sangat santai sambil berjalan ke arah mobil nya.


"Paling ka Amel yang Nyamber." kata lista sembari memasukan tubuh nya ke mobil.


"Bisa jadi tuh." Rifan terkekeh dan menutupkan pintu mobil nya.


"Gapapa sih,kita nikah juga cuma karena di jodohin,jadi kita boleh kan? bebas? boleh Deket sama siapa ajh." kata lista saat Rifan sudah menyalakan mesin mobil nya.


"Iya" gue boleh Deket sama cewe mana pun dan Lo boleh Deket sama cowo mana pun." ucap Rifan dengan nada santai padahal hati nya jelas tak bisa menerima nya.


"Hemmm makasih." kata lista memandang lurus ke depan.


Hening tercipta saat kedua nya tak saling bicara sepatah kata pun.


...#*#*#*...


"Jablay Lo!." kata viona mendorong bahu Lisa keras.


"Lo tau kan kalo yoga punya gue?!." bentak viona.


"Bilangin sama temen Lo juga tuh si lista biar dia ngga keganjenan sama cowo orang." kata Amel geram


'dih apaan Lo kali yang rebut cowo orang,orng ka rifan dua hari lagi bakal tunangan ko sama lista.' batin Lisa.


"Dan Lo! jauhin yoga! dia punya gue!." bentak viona menjambak rambut Lisa keras hingga Lisa merasa pusing.


Lisa masih diam dengan perlakuan viona karena ia masih bisa bersabar dan menunggu doi nya datang,jika yoga tak datang pun ia sebenarnya bisa melawan mereka tapi ia ingin melihat seberapa nyali mereka berdua di depan yoga.


"So cantik Lo! muka kaya ***** ajh bangga!." bentak viona semakin keras menjambak rambut Lisa.


Lisa menyingkirkan tangan viona kasar lalu merapikan rambut nya.


"Lah? emang gue cantik,kalah saing? bilang sayang." kata Lisa santai membuat viona dan Amel semakin membuncah amarah nya.


"Dasar lon*e!!." viona mengangkat tangan nya seakan ingin menampar pipi Lisa namun tangan nya di cekal oleh sosok tangan kekar.


viona menghadap orang itu dengan kaku.


"Yo? yoga?." beo viona.


"Apa!." bentak yoga penuh dengan amarah.


"Lo katain cewe gue apa tadi!." bentak yoga lagi.


kedua gadis itu hanya menunduk melihat amarah yoga di mata nya.


"Bilang apa tadi!." sungguh yoga sangat tidak bisa menahan amarah nya.


Lisa menarik tangan yoga berharap cowo itu bisa tenang.


"Udah ka udah,Lisa gapapa ko." ucap Lisa lirih menggoyang goyang kan tangan yoga.


"Lisa,diem." ucap yoga lembut menatap gadis nya.


"Bilang apa Lo tadi sama Lisa!." bentak yoga mencekal tangan viona.


"*****! berani" nya dia yang paras nya pas"an rebut kamu dari aku!." jawab viona tak kalah keras.


"Cih! Lisa rebut gue dari Lo? sejak kapan gue jadi punya Lo?." tanya yoga geram.


"Gue benci sama dia!." amarah viona lagi" membuncah.


"Tolol! justru Lo yang *****! muka kaya cewe malem ajh berani" nya sebut gue punya Lo? mimpi kali." ucap yoga meremehkan viona.


"Dan Lo mel." yoga menunjuk wajah Amel dengan telunjuk nya


"Gue minta Lo ga usah ganggu hidup Rifan lagi karena dia udah bahagia sama lista." lanjut nya.


"Ga! gue ga bakal rela in Rifan sama cewe bobrok kaya lista." bantah Amel.


"Terserah Lo tapi Rifan ngga bakal anggap Lo ada di hidup nya." kata yoga.


"ka." lirih Lisa menarik narik tangan yoga.


pandangan Lisa mulai kabur dan Brukh,,, Lisa tumbang untung saja yoga sigap menangkap nya.


"Lisa,kamu kenapa sayang? Lis bangun Lis." panik yoga menepuk nepuk kedua pipi Lisa.


ia menatap kedua gadis di depan nya itu dengan tatapan membunuh.


"kalian apa in cewe gue!." bentak yoga sangat keras.


"e engga di apa"in ko." gugup viona menunduk


"Oke ga bisa jawab! gue tunggu kalian di sekolah! urusan kita belum selesai." ucap yoga lalu dengan sigap membopong tubuh Lisa yang sudah pingsan.


...#*#*#*...


"Ka Rifan tunggu sini yah,lista mau cobain baju dulu."ucap lista dan Rifan mengangguk lalu duduk di sofa panjang.


"Permisi ka ada yang bisa di bantu?." tanya salah satu karyawan butik itu.


"Ohh ngga mba,saya lagi nungguin calon tunangan saya." jawab Rifan dan karyawan itu mengangguk.


"Baik kalo begitu saya permisi ka." kata nya lalu Rifan tersenyum ramah.


beberapa menit kemudian muncul lah gadis cantik yang baru keluar dengan custom yang berbeda.


"Ka." panggil lista dan Rifan menoleh.


'Masyaallah cantik banget lista.' batin Rifan menatap lista dari atas sampai bawah.


lista nampak cantik mengenakan dress berwarna peach se lutut,dengan sedikit desain di bagian dada nya yang membuat dress itu nampak lebih berkelas.


"Cocok gak?." tanya lista.


"Cocok ko." jawab Rifan menggeleng kan kepala nya akibat tadi melamun.


"Ka Rifan pilih baju yang mana? kalo lista ini ajh." tanya lista


"Mba." Rifan memanggil salah satu karyawan butik.


"iya kak ada yang bisa di bantu?." tanya karyawan itu ramah.


"Jas yang cocok sama dress ini ada? bisa tolong cari kan se ukuran saya?." tanya Rifan.


"lhoo ko menurut dress ini ka? kenapa ga pilih sendiri?." heran lista


"Gapapa lis biar senada." jawab Rifan.


"ohh ada ka sbntr yah." lalu karyawan itu mengambilkan satu jas berwarna peach juga namun lebih soft daripada dress lista.


"nah ini saja mba total sama dress ini jadi berapa yah?." tak pikir lama Rifan lalu membeli nya.


"Oke sbntr yah saya total dulu." kata karyawan.


lista segera pergi ke ruang ganti dan melepas dress nya


mereka lalu pergi ke tempat kasir untuk membayar belanjaan mereka.


"Ini ka,dress sama setelan jas nya jad Rp 10.000.000 yah." kata mba" kasir itu.


"oke mba." lalu Rifan menyerahkan black card nya dan sudah, transaksi sudah berhasil


"Okee kita cari aksesoris buat Lo ya Lis." kata Rifan sembari menaruh black card nya di saku nya lgi.


"ka? dress sama jas 10 juta?." tanya lista tak percaya dan Rifan hanya mengangguk polos.


"gila! bisa buat beli hp." heboh lista.


"udah gapapa,Lo mau perhiasan yang kek apa?." tanya Rifan.


"terserah ka." jawab lista


"oke gue yang pilihin yah besok pas hari H Lo tinggal pake ajh." kata Rifan dan lista mengangguk


mereka keluar butik dengan gaya Sultan dan membawa paper bag belanjaan mereka.


'Njir 10 juta buat gue bisa beli hp,nonton bioskop sampe puas,bisa buat jajan 3 bulan.' batin lista masih syok mengetahui harga barang yang ada di tangan nya.


...See you next part Readers❤️🐊....