
hari ini lista sudah berangkat sekolah seperti biasa nya.dan dia berangkat dengan ketiga teman nya.
"Masuk yu gaes."Ajak Lisa.
"Ayo."jawab mereka serentak.
saat di koridor kelas lista berpapasan dengan rifan dan membuat jantung lista berdebar hebat.
'Hiks jantung gue kenapa.'bagin lista.
"Loe nggapapa Lis?."tanya Lisa.
"E...engga gue ngga papa."jawab lista.
"Ohh sekarang gue tau loe kenapa ada ka Rifan yah?."goda Lisa lalu pergi bersama Dona dan Vita membiar kan lista ada waktu untuk sekedar menyapa Rifan.
"Se... selamat pagi ka."sapa lista saat di depan Rifan dengan menunduk.
"Pagi."jawab Rifan singkat.
'What!ka Rifan jawab sapaan gue?.'batin lista senang karena sapaan nya di jawab oleh pria incaran nya.
sebenar nya Rifan juga senang di sapa seperti itu oleh lista tapi ia menyembunyikan nya dengan sifat dingin nya dan tanpa di sadari Rifan menyunggingkan senyum samar di wajah tampan nya.
lista ke kelas nya dengan wajah sangat bahagia sebab dengan sapaan nya pagi ini di jawab oleh ka Rifan.
"Gaess tau ngga?."tanya lista.
"Ehh tau apa loe ajh baru masuk."jawab Lisa.
"Sapaan gue di jawab sama ka Rifan!."kata lista dengan nada senang.
"Gitu doank seneng?."heran Vita.
"I...iya."jawab lista.
"Yaelah Lis Lis loe tuh gimana sih kan loe bisa langsung tembak ajh tu si ka Rifan biar dia ngga kecantol sama cewe lain."usul Dona.
"ngga papa Lis ini awal yang baik pagi ini."kata Lisa lalu lista mengembangkan senyum nya.
"Loe sama ka yoga gimana Lis?."tanya lista.
"Gu...gue ngga ada apa" ko sama ka yoga."jawab Lisa.
"Bentar lagi pasti ada apa"."goda lista dengan senyum nya.
"hha iya gue gatau kelanjutan nya gimana."jawab Lisa.
"Lah kita berdua yang jomblo juga santai."gerutu Vita karena sedari tadi lista dan Lisa mengobrol tentang cowo.
"Gue bakal berjuang sampe dapetin ka Rifan."gumam lista.
"gue dukung Lis."ucap Lisa.
dan karena hari sudah siang guru pun masuk ke kelas mereka dan mengajar selama 2 jam.lalu setelah itu mereka berhamburan keluar untuk ke kantin.
"Eh Lis kita duluan yah."ucap Vita dan Dona.
"Lah kita di tinggalin?."gumam lisa.
"Udah lah ayo gue laper."kata lista lalu mereka ke kantin berdua.
saat sedang berjalan di kantin mereka berpapasan dengan Rifan yang kebetulan bersama yoga.
"E...e...eh ka Rifan."gumam lista menunduk.
"Ka yoga."gumam Lisa tak kalah menunduk.
sedangkan Rifan dan yoga hanya saling menatap lalu pergi meninggalkan mereka berdua.
"Huft dari tadi pagi papasan terus."gumam lista.
"Lista! Ayo kata nya mau makan."ajak Lisa karena lista hanya melamun.
"I...iya."jawab lista.
'Sebener ny gue gugup sih tadi papasan sama ka yoga.'Batin lisa gugup namun berusaha santai.
"Loe ngga gugup los tadi papasan sama ka yoga?."tanya lista saat sedang memasukkan bakso ke mulut nya.
"E...engga gue ngga gugup."Jawab Lisa.
"Yaelah gitu ajh loe boong."Kata lista mengerti kalau Lisa berbohong.
"Hehehehe."Lisa hanya menyengir menanggapi nya.
"Pas loe Deket sama ka yoga jantung loe aman ngga Lis?."tanya lista penasaran.
"Jujur sihh engga."jawab Lisa.
"Pas gue Deket sama ka yoga jantung gue berasa mau lari."lanjut nya lagi.
"Loe juga gitu Lis? gue kira cuma gue yang Deket ka Rifan trs jantung gue berasa mau lompat."tutur lista.
"Gue juga ngira kalo gue punya penyakit jantung gegara itu."lanjut lista lagi dengan wajah polos nya.
"hiss loe aneh dehh gitu ajh di kira jantungan."Kata Lisa gemas dengan wajah polos lista.
"Iya gue gitu apa karena ini cinta pertama gue?."tanya lista pada Lisa.
"Lista loe tuh masih polos jadi loe belum tau yang nama nya cinta dan pacaran segala macem."tutur Lisa.
memang selama ini lista sangat di batasi bergaul dengan lawan jenis sehingga membuat ia blm pernah merasakan cinta dan ini baru pertama kali nya ia berdebar debar jika di dekat laki" selain ayah nya.
"Udah deh makan dulu nanti keburu dingin tuh bakso."titah Lisa.
"Iyaa."jawab lista.
saat mereka sudah selesai makan mereka pun berjalan untuk kembali ke kelas nya.
brukh...lista tersandung dan jatuh.
"Eh Lis Loe ngga papa?."tanya Lisa panik.
"Aww."lista meringis kesakitan.
"Astaga."ucap Lisa kaget melihat luka di kaki lista karena batu tajam di sekitar nya.
"Lista ayo ke UKS cepetan."ucap Lisa buru" memapah lista karena luka nya mengeluarkan darah.
"aww sakit Lis."rengek lista.
"Sabar yahh kita bentar lagi sampe UKS."kata Lisa.
semua Kaka kelas pun melihat mereka berdua berjalan menuju UKS karena UKS nya melewati kelas Rifan.
'Lista kenapa yah ko kaki nya berdarah?.'batin Rifan merasa khawatir.
"Sini Lis gue obatin dulu."kata Lisa lalu memakaikan obat merah di kaki lista.
"aww sakit."pekik lista.
"Astaga luka nya ngga cuma di sini tapi di tangan loe lebih parah Lis."kata Lisa saat melihat kedua tangan lista yang penuh lecet" dan juga darah.
"Aww gue kesandung apa sih tadi ahh sakit banget nihh."Kata lista.
"Loe kesandung batu tajam Lis."jawab Lisa.
"nihh udah Lis."ucap Lisa saat sudah selesai membungkus luka lista.
"Kita ke kelas yah."ajak Lisa dan di angguki lista.
Lisa kembali memapah lista untuk ke kelas.
saat sudah di kelas Dona dan Vita berteriak histeris saat tau keadaan lista.
"Listaa!!."pekik kedua nya.
"loe kenapa Lis?!."tanya Vita.
"Loe kenapa Lis loe jatuh? apa nya yang sakit?."tanya Dona.
"Lista jatuh tadi di Deket kantin."jelas Lisa.
"Gue nggapapa ko."kata lista lalu duduk di kursi nya.
"Beneran ngga papa?."tanya Vita.
"Gimana ngga papa? tangan sama lutut loe ajh di perban gitu."timpal Dona.
"gimana gue nulis yah."gumam lista.
"Tenang kita bertiga pasti nulisin buat loe ko."ucap Lisa.
"Makasih yah."jawab lista.
Jangan lupa tinggalkan jejak ❤️.