
setelah kepergian Rifan dari rumah lista,mama Widia mendekati lista yang masih berdiri di dekat pintu.
"lista nanti kamu anterin makanan juga yah ke rumah Tante Shinta." titah mama Widia.
"ngga ah ma males." jawab lista langsung berjalan dan duduk di sofa.
"lista di suruh sama mama ko gitu sih."
"lista males ma pasti nanti ketemu ka Rifan." jawab lista memutar bola matanya malas
"udah cape" move on malah ka Rifan makin Deket ajh sampe pindah Deket rumah lagi." gerutu lista.
"ya sudah nanti malam mama papa sama kamu harus dan wajib ke rumah Tante Shinta." kata mama Widia tak mau di bantah.
"kenapa si ma ah lista ga mau." jawab lista.
"harus mau." kata mama Widia dan pergi ke dapur.
"nanti malem harus dandan yang cantik ngga boleh pake bedak kodomo sama liptint doank." kata mama Widia lagi.
"hemm." hanya itu jawaban lista.
lista memainkan ponsel nya membuka chat dari Lisa.
Lisa kakak 1: Lis nanti malem main yuk kita nonton sama Dona sama Vita juga.
Gue: ga bisa woi nanti malem gue di ajak mama ke rumah ka Rifan.
Lisa kakak 1:rumah ka Rifan? jauh banget woii.
gue:mata luuu jauh orang ka Rifan tadi pagi udah pindahan di samping rumah gue.
Lisa kakak 1:heh beneran loe?
gue:ya kali boongan gara" itu nanti malem gue sekeluarga mau ke rumah ka Rifan.
Lisa kakak 1:yaudah oke ga jadi nonton dehh soal nya kalo ngga ada loe ngga seru ngga asik nanti malah garing.
gue: ngoghey.
dan percakapan mereka pun berakhir.
"Udah siang tidur enak kali yah?." entah lista bicara pada siapa.
ia beranjak dari duduknya dan menaiki tangga untuk pergi ke kamar nya.
"lahh? pintu balkon Napa ke buka?." lista memicingkan mata nya melihat pintu balkon yang terbuka.
ia berjalan untuk hendak menutup pintu balkon.
"Seger juga udara nya di sini walopun udah siang." lista menghirup udara segar di balkon dengan memejamkan mata nya.
Tuk...
sebuah kacang yang di lempar seseorang mengagetkan lista karena mengenai kepala nya.
"aww!!! siapa si berani" nya lempar kacang kaya gini ke gue." kesal lista menggebu gebu dan mencari arah asal kacang tersebut.
raut wajah nya berubah menjadi tidak bersahabat ketika melihat Rifan yang sedang nyemil kacang di balkon nya.
"heh Kaka yah yang lempar kacang ke sini." tanya lista ketus.
"ehh tetangga" sapa Rifan ramah.
"gausah sok ramah ka." ketus lista.
"iya emang gue yang lempar emng kenapa?." tanya Rifan.
"Huhhhh bikin kesel ajh." gerutu lista masuk ke dalam dengan menghentak hentak kan kaki nya dan menutup pintu balkon dengan kasar.
"beneran dehh ngga abis pikir sama ka Rifan kata nya dia ilfil sama gue? kenapa sekarang malah jadi tetangga gue anjirr?." lista frustasi mengacak-acak rambut nya.
"bisa gila gue punya tetangga kaya ka Rifan." gumam lista lalu menjatuhkan diri nya di kasur king size milik nya.
"gausah di pikir mending tidur." pikir lista.
"Kalo gue bangun malem gimana yah? alah bodo amat nanti juga mama pasti bangunin." entah lah lista bicara dengan siapa.
dengan hitungan detik mata lista sudah terlelap dalam tidur nya.
Oh no!!! mama Widia sudah kelimpungan membangun kan lista yang tidur seperti kebo sulit di bangun kan.
"lista bangun heh cepat siap." mama Widia terus berusaha membangun kan lista dengan mengguncang guncang tubuh nya.
"emm iya ma." jawab lista malas.
"cepat mandi nanti jam 8 kita ke rumah Tante Shinta." titah mama Widia.
"sekarang jam berapa ma?."tanya lista masih memejamkan mata nya.
"jam 7." jawab mama Widia.
lista melotot mendengar jawaban mama Widia dan langsung bangun serta mandi walaupun kepala nya nge flay.
"gila gue tidur dari jam 12 sampe jam 7?!." pekik lista di dalam kamar mandi dengan se segera mungkin ia mandi dan bersiap memakai dress sederhana yang sudah di siapkan oleh mama nya.
"mama tunggu di bawah yah sayang." kata mama Widia.
"oke ma." jawab lista yang sedang berada di ruang ganti baju.
"emm oke udah pake baju sekarang tinggal make up." lista buru" menghampiri meja rias nya.
"ga boleh pake kodomo jadi pake pelembab sama bedak padat ajh kali yah?." gumam lista menatap diri nya di pantulan cermin.
dengan terampil lista memakai pelembab dan memakai bedak padat serta mengoles bibir nya dengan liptint memakai eyeliner dan juga mascara agar terlihat lebih lentik.
"okee gue udah cantik." dengan PD nya lista mengatakan itu ketika melihat diri nya sudah sempurna dengan dress berwarna merah maroon dan make up yang terbilang natural.
"sepatu? ohh iya sepatu pake sepatu yang di kasih papa ajh dehh." lista berjalan menuju rak sepatu dan mengambil sepatu yang di berikan oleh papa nya saat hari ulang tahun nya.
"udah dehh tinggal keluar." lista pun keluar dengan penampilan spesial nya.
tap tap tap ia menuruni tangga dengan pelan karena sepatu yang ia kenakan model hills jadi lumayan tinggi dan lista blm terbiasa.
"wahhh cantik nya putri ayah." puji papa Bayu ketika melihat putri nya.
"hihi makasih papa." jawab lista memeluk papa nya.
"itu putri ku pa." lirik mama Widia.
"lista putri kalian berdua ko." kata lista.
"sepatu nya sudah muat nak?." tanya papa Bayu.
"sudah pa ini lista pakai." jawab lista.
"iya dulu kan masih kegedean soal nya dulu pas papa beli kaki kamu masih kecil." kata papa Bayu.
"sudah ayo berangkat." ajak papa Bayu merangkul kedua wanita hebat yaitu istri dan putri nya.
hanya berjalan beberapa langkah saja mereka sudah sampai di rumah Rifan karena rumah mereka hanya di batasi oleh tembok yang tidak terlalu tinggi.
'aelah jalan segini doank gue di suruh cantik" kek begini?.' batin lista dalam hati.
Ting tong ting tong.
mama Widia menekan bel rumah Rifan beberapa kali.
"ehh Widia." sapa mama Shinta.
"iya Shin." jawab mama Widia dengan senyum.
"ehh lista cantik sekali kamu sayang." puji mama Shinta dan lista hanya tersenyum lalu Saliman kepada mama Shinta.
"ayo masuk Wid." ajak mama Shinta dan keluarga lista pun masuk.
kedua keluarga itu saling bersalaman dulu kemudian duduk di ruang tamu.
'gilaa lista cantik bener pake dress kaya gitu.' batin Rifan ketar ketir.
di saat semua orang sudah duduk di ruang tamu keluarga Rifan pun memulai pembicaraan.
"baik lah kita berkumpul di sini untuk membahas perjodohan antara lista dan Rifan yang akan berlangsung satu bulan lagi." ucap papa Rama membuat lista dan Rifan kaget bukan kepalang.
...See you next part Readers tersayang❤️🐣...