TRUE LOVE.

TRUE LOVE.
Perjodohan



"Ap apa?." gagap Rifan dan lista bersamaan.


"gausah sok kaget gitu fan,mama tau kamu pasti seneng." goda mama Shinta menyenggol lengan Rifan.


"tapi ma ngga se cepet ini juga kali." jawab Rifan.


"ma,mama sama papa apa"an sih jodoh"in lista kaya gini? ini udah jaman modern ma bukan jaman Siti Nurbaya,lista bisa cari jodoh sendiri." protes lista pada kedua orang tua nya.


"Hust lista diem,papa sama Mama udah setuju dan papa sama Mama yakin kalo Rifan itu pasangan yang tepat buat kamu." Jawab papa bayu.


"lista terima ajh yah lagi pula lista kan pernah suka sama Rifan? skrng di jodohin bukan nya seneng malah ga Nerima?." kata mama Widia.


'Iya itu dulu ma lista tergila gila sama ka Rifan bukan sekarang, mana ada lista suka lagi sama orang yang berani ambil first kiss lista di depan umum lagi.' gerutu lista dalam hati memutar bola matanya malas.


"Iyah nak apa kamu ngga suka sama Rifan? Rifan nakal yah di sekolah?." tanya mama Shinta.


"ngga ko Tante cuma ya gitu dehh lista belum siap nikah." jawab lista.


"belum siap nya kenapa sayang?." tanya mama Shinta lagi.


"lista kan masih kelas 11 dan lista ga mau nanti temen"lista tau kalo lista udah di jodohin dan nikah muda" jawab lista.


"kalo itu nanti papa sama papa nya Rifan yang urus lista,,,jadi kamu ngga perlu khawatir pihak sekolah tau." tutur papa Bayu.


"tapi pa,,." rengek lista pada papa nya.


"papa sama Mama jodohin kamu buat jaga" kamu juga lista niat mama sama papa baik ko." jelas papa bayu memberikan penjelasan.


"Maa." sekarang lista merengek pada mama nya.


namun mama Widia hanya mengelus bahu lista dan tersenyum manis.


"gimana lista sama rifan mau?." tanya papa Rama.


lista memutar badan nya kaku menatap Rifan dan mata hezel kedua nya saling bertemu.


kedua nya saling menatap seakan saling meminta izin dan,,,,kedua nya mengangguk bersamaan.


"Alhamdulillah." ucap orang tua mereka.


'Astaga gila kaya kambing ajh gue di jodoh"in gini nikah muda donk berarti?.' batin lista.


'alhamdulillah akhir nya bentar lagi gue bisa milikin lo lis jadi gue bisa jagain lo dari siapa pun yang punya niat jahat sama lo.' batin Rifan tersenyum manis.


"Akhir nya kita bakal jadi besan." girang mama Widia dan mama Shinta saling berpelukan.


"ga sabar punya cucu dehh." ucap mama Shinta membuat semua orang menganga kecuali mama Widia yang sama pikiran nya seperti mama Shinta.


"ma maaf Tante kalo itu lista belum siap." kikuk lista.


"lista masih sekolah tan." lanjut lista.


"kan bisa home schooling lis." kata mama Widia.


"udah" pikir cucu besok" yang penting mereka mau di jodohin." timpal papa Rama.


"emm iya dehh yang penting kita jadi besan yah Wid." kata mama Shinta.


"ayo di makan donk makanan nya keburu dingin." titah mama Shinta dan semua nya mengangguk lalu makan malam bersama malam itu.


sedangkan lista dan rifan? mereka sedang di halaman rumah Rifan,tepat nya sedang duduk berdua di bangku taman dan menatap langit yang penuh bintang malam itu.


Hening ketika kedua nya saling berjejer.


"emm Lis." Rifan membuka pembicaraan.


"yahh?." jawab lista tanpa menoleh.


"Lo kenapa terima perjodohan ini?." tanya Rifan.


"biar mama sama papa seneng." jawab lista baru menoleh ke arah Rifan.


kedua bola mata hazel mereka kembali bertemu tatap,dan hanya ada keseriusan di sana.


lista buru" memalingkan wajahnya dari Rifan karena ia takut kena pincut lagi.


"kalo Kaka sendiri kenapa terima perjodohan ini? kan Kaka ngga suka sama aku?." sekarang lista yang menanyakan hal itu.


"emm gue ngga pengin nyokap bokap gue kecewa sama gue karena gue anak satu" nya jadi cuma gue harapan mereka." jawab Rifan.


'andai Lo tau Lis gue tuh suka sama Lo,Lo nya ajh yang belum peka.' batin Rifan menatap lista intens.


"ouhh jadi tujuan kita sama yah ka?." tanya lista menghadap Rifan dan Rifan mengangguk.


Wush.....angin datang Sepoi" tetapi berhasil membuat rambut lista sedikit berantakan.


tangan Rifan terulur merapikan rambut lista yang menutupi wajah nya dan menyembunyikan nya di balik telinga lista.


"ehh emm." gugup lista.


"Lo cantik." gumam Rifan namun lista masih bisa mendengar nya.


"apa ka?." tanya lista memastikan.


"ehh engga itu ada angin rambut Lo berantakan dikit." jawab Rifan gugup


"ohhh iya makasih ka." kata lista dan hanya di balas senyum oleh Rifan.


'Makasih angin,Lo bikin gue bisa Deket sama lista.' batin Rifan tersenyum.


"satu bulan lagi Lo bakal jadi punya gue Lis jadi Lo puas"in main sama temen" cowo Lo." ucap Rifan lagi setelah keheningan melanda mereka.


"Emmm emang kita langsung nikah ka? engga tunangan dulu gitu?." tanya lista dengan tatapan polos nya.


"iyahh kita tunangan 2 Minggu sebelum nikah." jawab Rifan tersenyum.


'manis banget dia mata nya itu lhoo bikin candu,tahan fan tahan satu bulan lagi dia punya lo.' batin Rifan.


"Ouhh gitu yah ka yaudah gapapa inti nya lista gamau pihak sekolah tau yah ka." kata lista dan di angguki oleh Rifan.


**Hayy Readers tersayangnya author❤️makasih yah buat kalian yang setia ikutin kisah lista sama rifan❤️luvvv banget buat kalian😭BTW happy new year kalian🤗kuyy komen pesan dan kesan buat othor yukk❤️.


jangan lupa like,komen,and vote nya❤️itu semua berarti banget buat author:)


...See you next part Readers❤️🐊**...