TRUE LOVE.

TRUE LOVE.
Hari H



...Hayyy,Othor up lagi:) Semoga suka part kali ini yah,Happy Reading ❤️....


Tidak terasa,skrng adalah hari H nya,Iyahh hari di mana lista dan Rifan bertunangan.


pertunangan kedua nya di adakan di rumah Rifan yang sudah di dekor se elegan mungkin sebelum nya, dan di hadiri oleh teman" serta orang terdekat saja,karena keluarga mereka blm siap mem publish hubungan antara Rifan dan lista.


"Lista,udah siap blm?." tanya Tante Shinta.


"Udah Tante,lista di bantuin siap" sama mereka." jawab lista menatap ketiga sahabat nya lalu mereka tersenyum ramah kepada Tante Shinta.


"makasih yah anak cantik." kata Tante Shinta dan ketiga nya mengangguk.


"Lista,ayo turun,udah di tungguin sama Rifan di bawah." ajak mama Widia ketika masuk ke kamar rias lista.


"Iya ma,bentar,ini gaun nya susah banget." jawab lista sembari mengangkat gaun nya.


lista keluar dari kamar rias dan masih menggunakan sandal jepit dengan PD nya,untung saja sahabat nya mengingatkan nya.


"Heh Lis,Lo tunangan mau pake sendal jepit?." tanya Lisa menghentikan langkah lista lalu menoleh dan nyengir


"Lupa." jawab lista cengengesan.


lalu Lisa menyiapkan high heels setinggi 5cm untuk lista


"Susah bener pake kek gini an yak." gerutu lista karena baru saja ia ingin keluar kamar,langkah nya sangad susah karena ia masih belum terbiasa memakai heels tinggi.


"Pegangin gue anjir,nanti gue jatoh dari tangga gimana." gerutu lista karena teman" nya tydack peka dan sempat" nya mereka tertawa melihat lista yang berusaha mati"an untuk berjalan.


Seperti seorang tuan putri,lista menuruni tangga dengan dress berwarna putih dan heels yang senada dengan dress nya menambah keanggunan lista malam itu.


"Bjir,susah banget njir jalan nya." bisik lista kepada Lisa yang sedang memegangi tangan nya.


"Pasti bisa,dikit lagi sampe ko." jawab Lisa bisik".


"Itu baru 5cm loh,kalo Lo nikah bisa Sampe 8cm heels nya." bisik Vita dan lista terkejoed mendengar bisikan Vita.


"Ga,mending pake sendal jepit ajh aman." lista nampak menolak


semua mata tertuju pada ke empat gadis yang tengah turun dari tangga dan lista seperti tuan putri yang di kawal oleh para dayang nya.


"Cantik banget lista" gumam Rifan menatap kagum ke arah lista.


"Kalung yang gue beli juga di pake sama dia." lanjut nya lagi


setelah sampai di bawah semua nya membicarakan penampilan lista malam ini.


"Calon mantu mu cantik banget ya Shin." kata mama Widia.


lahh? kan sama ajh? anak nya mama Widia sama calon mantu Tante Shinta si lista kan?.


Tangan Rifan terulur untuk menggandeng tangan lista,dengan ragu,lista menerima gandengan tangan Rifan.


"Lo,cantik malem ini." puji Rifan dengan menatap ke depan,tapi tangan nya masih menggandeng tangan lista.


"Emm makasih ka." jawab lista tanpa malu dan tersenyum ramah kepada para tamu.


sekitar jam 8 malam,Acara tersebut di mulai,Rifan dan lista naik ke atas panggung dan saling menyematkan cincin di jari mereka.


"Alhamdulillah,udah sah tunangan nya,lega ni hati." kata Tante Shinta.


"Ngga nyadar,kita bakal jadi besan ya Shin." kata mama Widia.


"Iya lhooo aku seneng banget." jawab Tante Shinta antusias.


lista dan Rifan masih di atas panggung dan masih menjadi tontonan para tamu.


"selamat putri papa." kata papa Bayu kepada lista lalu memeluk lista.


"Rifan ngga mau peluk lista?." tanya mama Widia.


Pertanyaan itu membuat lista dan Rifan menjadi gugup.


"Peluk donk,peluk doang ko,ngga lebih." lanjut Tante Shinta.


Rifan menatap lista seakan meminta izin,dan dengan malu" lista mengangguk sebagai jawaban.


Rifan menarik pinggang lista dan lista perlahan menyandarkan kepalanya di dada Rifan.


dengan lembut,Rifan mendekap gadis mungil itu dalam dekapan nya


"gini amat numpang di bumi." Vita sebagai jomblowati terlama,memutar bola matanya malas melihat pemandangan di depan nya.


"Fan! besok gue sama Lisa nyusul." seru yoga yang tengah merangkul kekasih nya,Lisa.


lista yang masih berada di dekapan Rifan hanya berusaha menyembunyikan wajah nya yang sudah merah padam akibat suruhan mama dan camer nya.


"Ka,udah." lirih lista.


"Bentar yah,bntr lagi." jawab Rifan.


...See you next part Readers:)...