True Beauty

True Beauty
Salah ku



mobil punberhenti tepat di depan rumah fana


"ayo kak


"iya ayo


"assalamu'alaikum bunda


assalamualaikum bunda!!"ucap fana setengah berteriak


namun salah satu tetangga fana yang kebetulan lewat pun menghampiri fana


"neng fana ?


neng kemana aja?kasian bunda neng fana yariin neng terus"ucap tetangga fana


"iya bu kemarin fana kecelakaan di jalan waktu pulang dari rumah majikan bunda alhamdlhh ada orang baik nolongin fana,


trus skran bunda fana di mana Bu?


"bunda neng fana kemarin pinsang untung waktu itu majikan bunda neng datang berkunjung jadi sekalian di bawa ke rumah sakit sama majikan bundanya neng


"yahh Alloh bundaa" ucap fana yang kaget mendengar bundanya yang sakit "rumah sakit mana Bu?


"kalau gak salah rumah sakit medical cen*** neng


"yaudah makasih yah bu fana mau ke rumah sakit dulu aslamualaikum


"walaikumsalam hati-hati neng


..


"kak ara maap sebelumnya tapi kak ara mending pulang saja karna fana harus ke rumah sakit


"rumah sakit medical cen*** kan?


"iya kak


"yaudah ayoo


"t-tapi kak ara udah banyak banget tolongin fana jadi fana gak mau.."ucapan fana di potong Ara


"udah ayo cepetan kasian loh bunda kamu pasti khawatir banget


dan pada akhirnya fana pun masuk ke mobil milik ara,15 menit perjalanan akhirnya mereka sampai di parkiran rumah sakit tempat dimana bunda fana di rawat,


"makasih yah kak fana bener-bener gak tau lagi harus balas budi seperti apa atas semua bantuan kk ke fana


"udah gak usah di pikirin masuk gih cepetan kasian bunda kamu nungguin


"yaudah kak fana masuk dulu aslamualaikum


"walaikumsalam


"sus kamar atas ibu Saputri


"oh atas nama ibu Saputri baru sekitar 20 menit yang lalu di bawa ke ruang IGD kembali karna keadaan beliau kembali kritis


tanpa menjawab suster itu fana sudah berlari mencari ruang IGD dimana bundanya berada


di sana sudah ada ibu Rani yang slalu menemani bunda Putri


"fana "ucap Bu Rani yang melihat fana berlari ke arah nya


"bu gimana keadaan bunda Bu"ucap fana dengan air mata yang sudah membasahi pipinya sedari tadi


"fana kamu tenang yah sayang bunda kamu masih di tangani dokter"ucap Bu Rani mendekap fana dalam pelukannya


setelah fana sedikit tenang Bu Rani bertanya pelan-pelan


"fana sayang beberapa hari ini fana kemana kok gak gasih kabar ke bunda atau ibu?


fana pun menceritakan semuanya kejadian yang menimpahnya


"maap kan ibu fana ini semua salah ibu seharusnya waktu itu ibu menyuruh supir ibu mengikuti kamu


"ucap Bu Rani merasa bersalah atas kejadian yang menimpah fana


"gak Bu ini bukan salah ibu ini udah takdir dari Allah


*


20 menit berlalu fana dan Bu Rani masih setia menunggu di depan ruangn IGD


dan tanpak suara gesekan sepatu terdengar mengndekati pintu ruangan di mana bunda fana berada saat ini


"kak ara!"ucap fana yang mengenali ara meskipun dengan pakaian lengkap dokternya nya


Ara pun hanya tersenyum ke arah gadis yang baru saja memanggil namanya lalu masuk ke ruang IGD tersebut


30 menit berlalu setelah ara masuk ke ruang IGD tersebut


"bu semua ini salah fana hiks hiks"ucap fana tiba-tiba yang merasa bahwa dirinya lah yang menyebabkan bundanya seperti saat ini


" udah udah fan ini bukan salah fana nak


bunda kamu memang sudah lama menderita penyakit..."ucapan Bu Rani mengantung


"penyakit? penyakit apa Bu?