
fana dengan papah radit pun berjalan menjauhi kedua wanita paruh baya itu berjalan menuju parkiran dimana mobil papah radit berada,
sementara itu mamah Rani pun memajukan langkah nya agar lebih dekat dengan lawan bicara nya yang tidak lain Bu ines
"ingat ibu ines yang terhormat anak dari seorang art yang barusan saja anda hina itu saat ini adalah putri dari Raditya Wijaya "kata-kata mamah Rani memberikan penekanan
"jadi siapapun yang berani menghina ataupun memandang rendah putri kami akan berurusan dengan keluarga Wijaya ,mamah Rani yang lagi-lagi memberikan penekanan di setiap kata-kata nya
"saya duluan" ucap mamah Rani berlalu pergi meninggalkan wanita paruh baya yang seakan tida percaya dengan apa yang baru saja dia dengar,
"sial gara-gara anak pembantu itu jeng rani jadinya memandang ku serendah itu , "gumang Bu ines yang jelas saja nyalinya cukup menciut di beri kata-kata penekanan oleh ibu Rani istri dari seorang Raditya Wijaya pengusaha tersukses di luar ataupun di dalam negeri,
"tidak akan ku biarkan siapa pun menghina atau pun menjatuhkan putriku fana "mamah Rani berguman dalam hati berjalan mendekati mobil yang di dalamnya sudah ada papah radit yang duduk di kursi kemudi dan fana yang sudah siapa sedia di belakang kursi kemudi dimana papah radit duduk
"hey sory mamah lama yah?" mamah Rani yang baru aja masuk duduk di sebelah kursi kemudi
"tidak masalah ,,kita jalan sekarang"papah radit pun segera melajukan mobilnya menuju ke tempat dimana sudah dia siapakan spesial untuk fana
25 menit kini mobil yang di tumpangi papah radit sudah sampai di depan pintu masuk restoran milik keluarga Wijaya para pelayan pun segera berhambur menyambut kedatangan bos besar pemilik restoran ,, beberapa dari mereka pun merasa cukup aneh dengan kehadiran fana bersama dengan kedua pasangan bos besarnya tersebut pasalnya ini kali pertama Mereka melihat mereka membawa gadis muda yang mereka pikir mungkin putri kandung bos Mereka yang baru saja datang dari negara luar pikiran bagi sebagian anggota pelayanan belum lama bekerja tetapi beda pemikiran lagi dengan para anggota pelayanan yang sudah cukup lama yah mereka hanya bisa berandai-andai
setelah acara makan selesai seorang pelayan pun datang menghampiri mereka
"tuan besar tempat nya sudah siap"ucap pelayanan datang memberi tahu dengan tutur kata yang sopan
"oh yah kita segera kesana"pa Radit memberi jawaban
"ayo mah ayo sayang"ajak papah radit terhadap kedua wanita yang saat ini sangat berarti baginya
CEEKLLEK..
seorang pelayan membukakan pintu sebuah ruangan dan mempersilahkan atasnya untuk masuk
"waw bagus banget mah pah"puji fana antusias melihat ruangan yang sudah di sulap oleh para pekerja restoran atas perintah dari bos besar pa Radit
"iya nak ,,jadi gini sekarang kan fana Uda jadi Putri mamah sama papah kan nah trs di rumah kan kita ga ada poto keluarga tuh jadi mamah sama papah Uda rencanain dari kemarin dimana hari kelulusan kamu kita Poto bersama ,,fana mau kan nak? ucap mamah Fara
"ih mamah mau atuh😁" lansung di jawab fana pasalnya ini kali pertama fana ngerasa Poto studio yang dia idam-idamkan akan datang ke tempat Poto studio saat lulus sarjana nanti dan membawa bundanya untuk berfoto mengabaikan momen bersama, tapi itu hanya angan-angan fana yang sudah berada jarak sangat jauh dengan bundanya