
Pagi-pagi sekali ara sudah tiba di apartemen Devan
"kak gw cabut skaran yah"ucap Devan lagi
"yaudah Van soal fana serahin aja ke kk
"gw percaya ma lu kak yaudah gw cabut assalamualaikum
"walaikumsalam Van
jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi tapi blm ada tanda-tanda fana bangun,
ara pun memeriksa keadaan fana kembali
"Alhamdulillah keadaan fana makin membaik
baru saja ara beranjak dari tempat duduknya,
"Jagan!!! tolongg Jagan!! " fana tersadar dari pinsang nya dan berteriak ketakutan
" fana fana kamu aman skaran
"tolong aku takut hiks hiks" Isak tangis fana merasa ketakutan
"fana fana tenang sayang kak ara ada disini kamu aman"ucap ara seraya memeluk erat fana
"hiks hiks hiks aku takut hik hiks "tangis fana
" fana udah kamu dengerin KK skarang kamu istirahat lagi yah, skran fana aman sama KK
"t-tapi aku t-takut kak
"kakak janji bakal jagain fana
'janji?
"iya kk janji skran fana tidur lagi
dan pada akhirnya fana pun istirahat kembali.
saat ini jam sudah menunjukan pukul 8 malam
dan saat ini baru saja fana menghabiskan makan malamnya,
"fana skran gimana perasaan kamu
fana hanya menggelengkan kepala
"yaudah sekarang kamu istirahat lagi gih kakak bakal jagain kamu disini
fana hanya menganggukan kepala,,
ara pun segera keluar dari kamar dimana fana beristirahat sembari membawa nampan bekas fana makan dan menaruh nya di meja makan ,
"hallo kak
"iya Van
"gimana kak keadaan fana
"dia syok ringan van awalnya kk takut dia bakal kena trauma berat tapi Alhamdulillah stelah kk periksa keseluruhan dia cuman syok ringan paling 2 atau 3 hari kedepan dia sudah baikan lagi
"syukur deh kak kalau gitu trus luka-luka nya gimana?
"oh iya kk sampe lupa kamu tolong ke apotek sebentar yah beliin salep kulit buat luka fana nanti KK chat resep nya
"iya kak ntr gw beli yaudah gw tutup dulu telponya
"yaudah
2 hari berlalu fana pun sudah membaik dan sudah tida ketakutan lagi
" kak ara fana boleh nanya gak?
"pasti soal kak Devan kamu lagi itu kan?
" b-bukan kak bukan soal kak devan tapi fana yakin kok kalau yang nolongin fana waktu itu memang kak Devan kak tapi yaudah lah kak ara pasti gak bakal kenal juga
"trs tadi mau nanya apa?
"motor fana dimana kak?
"ada kok aman
"fana mau pulang kak kasian pasti bunda nungguin fana di rumah
"yudah sore ini kk Anter kamu pulang tapi luka-luka kamu gimana kamu gak mau kan bunda kamu liat bekas luka-luka kamu
"gkpp kok kak fana pulang sendiri aja kan fana pek motor kalau soal bekas luka fana udah pada samar kak kan udah di kasih salep t-tapi
"tapi apa fan hmm?
"fana gak punya uang buat bayar pengobatan selama fana di rawat disini tapi fana janji fana bakal cicil biaya pengobatan fana kakak tinggal hitung berapa biaya yang harus fana bayar
"fana hey dengerin kk
,kk ikhlas nolongin kamu jadi fana gak usah mikir macem-macem lagi ok soal pulang gak bisa KK harus pastikan kamu pulang sampai rumah degan selamat titik gak ada penolakan
" t-tapi kak
"udah mending skran kamu siap-siap mau pulang kan?
"mau"jawab fana antusias
"yaudah sana siap-siap gih