
"Papah hati-hati di jalan yah fana masuk dulu Assalamualaikum"pamit fana mencium punggung tangan papah Radit
"iya nak Walaikumsalam"
Fana berjalan masuk menghampiri para sahabatnya yang katanya menunggunya di area parkiran
"na gimana rasanya duduk bersebelahan sama kak leo cowok ganteng idola kampus kita trs wanginya-wanginya gimana ?"seribu pertanyaan dari mira
"kalau aku yang ada di sana pas-"ucapan Laras mengantung kala perhatian ketiga gadis itu teralihkan oleh sebuah mobil sport mewah milik Leo melaju ke arah area parkiran.
Leo pun segera keluar dari mobilnya dengan almamater yang melekat di tubuh nya para mahasiswa senior maupun junior hanya bisa menganga menyaksikan pesona dari seorang Leo cowok tampan smart itu dan jagan lupakan sikap dingin cuek Leo yang membuat nya susah di dekati oleh para ciwi-ciwi di kampus nya .
"Leooo!!"panggil Rossa wanita cantik dengan tinggi semampai itu berlari kecil saat melihat Leo baru saja keluar dari mobilnya
"gak usa lari-lari gitu kali sa jatuh baru tau rasa lo
"hehe makanya tungguin
"apa??
"bahas di kantin aja yuk laper gue le gak sarapan
"kesiangan lagi!
"tau aja lu, ayoooo cepetan"Rossa pun menarik paksa lengan Leo meninggalkan area parkiran
lain halnya dengan 3 gadis cantik yang memperlihatkan mereka sedari tadi.
"emm udah punya cewek rupanya"guman Mira namun masih dapat di dengar oleh kedua sahabatnya
"kayaknya bukan deh soalnya menurut kabar yang aku dengar kak Leo itu jomblo selain itu dia itu cowok dingin plus cuek "ucap Laras
"tapi ganteng banget tauu"ucap Mira
"selain ganteng juga pinter banget ***"lanjut fana
"ehh tumben-tumbenan seorang kutu apdet soal cowok "ucap Mira menatap Laras menyelidik
"guys udah yuk siap-siap bentar lagi pasti di suruh ngumpul di lapangan"seru fana ada perasaan lain di hatinya
mereka pun meninggalkan area parkiran namun langkah Mira terhenti kala mengigat sesuatu
"gays pada ngerasa gak sih ada yang kurang"seru Mira membuat kedua sahabatnya yang sudah meninggalkan nya beberapa langkah kembali menoleh
"apaan emang"tanya Laras fana yang di tatap pun hanya mengangkat kedua bahunya pertanda tidak tau
namun pertanyaan Mira tejawab saat sebuah motor sport berwarna hijau malaju dari arah gerbang masuk menuju area parkiran kampus , mereka pun saling pandang lalu bersama-sama
--------------+++
"Kalian bisa bubar sekarang kita lanjutkan setelah jam istirahat lagi nanti"ucap Leo
"kita tunggu di kantin yah na!" seru Mira yang hanya di jawab dengan acungan jempol dari fana
fana pun berjalan tergesa-gesa karna sudah tidak tahan untuk buang air kecil namun saat berjalan di koridor kampus fana yang buru-buru pun tidak sengaja menginjak tali sepatu nya sendiri membuat langkah nya oleng hampir tersungkur ke lantai jika saja pinggang nya tidak segera di cekal oleh seseorang
"ada apa ini kenapa jantung ku"guman fana dalam hati kala merasakan detak jantungnya
"lagi-lagi pandangan ini dan mata cantik itu"Leo dalam hati sebelum akhirnya deheman dari temannya menormalkan posisi mereka
" m-makasih kak maaf aku buru-buru"seru fana berlalu pergi meninggalkan Leo dengan temannya dengan di ikuti tatapan Leo
"bro!! leooo!!"panggil gio sahabat Leo salah satu anggota panitia ospek juga
"apa sih!!"ketus Leo berlalu minggalkan gio
"na bareng ga?"tanya bara
"engak deh bar papah Radit mau jemput "
"yaudah aku tungguin deh
"bener mau nungguin?
"iya na udah sore gini lagian kan si kutu sama si Mira uda pada balik yakali aku ninggalin kamu sendirian
"iya deh iya nunggu papah radit di halte sana aja yuk
"kuy lah
mereka pun duduk sembari mengobrol bersama tidak ada kecanggungan di antara mereka bersahabat dengan bara sedari SMP membuat fana sangat dekat dengan bara layaknya saudara ,
bara pun menjadi satu-satunya laki-laki yang sangat dekat dengan fana , begitu bara yang tau betul bagaimana susah senang nya kehidupan fana dulu belajar mati-matian demi mendapatkan beasiswa kedekatan mereka membuat bara sangat menyayangi fana layaknya seorang Abang terhadap adeknya
di sela-sela canda tawa mereka pun ponsel bara berdering pertanda ada panggillan masuk. bara pun mengangkat panggilan tersebut lalu setelah berbicara dia pun menghampiri fana
lalu menjelaskan pada fana jika dirinya tiba-tiba saja di suruh ke kantor oleh papanya sekarang juga tapi bara malah mengatakan akan pergi setelah fana pergi tetapi fana merasa tidak enak pada lalu meminta bara agar meninggalkan nya sendirian disana
"udah deh na mending kamu diam lama-lama kayak Mira berisik tau gak "ucap bara jengah
"Lo balik aja biar dia sama gua!!!"seru seseorang