True Beauty

True Beauty
fana!!



"na!!"panggil Laras saat melihat fana baru saja keluar dari mobil


"hey ras emm mira blm datang?"tanya fana menghampiri laras


"belum,biasa kesiangan lagi dia kena virus drakor"jawab Laras membuat kedua nya terkekeh


"trs bara?


"hadee nanyain dia lagi yang udah jelas-jelas sekarang sibuknya tuh udah tingkah dewa"celoteh Laras


"tapi ada bagusnya juga sih bara bantuin usaha papah nya biar dewasa tuh anak"ucap fana


"Yap bener banget, yaudah masuk yuk


"Ayuk, gak bawa mobil ras?


"engak na mobil aku lagi di bengkel tadi aja yang antar antar masku"jawab Laras yang di jawab anggukan oleh fana , mereka pun berjalan melewati gerban lalu saat melewati area parkiran langkah mereka di hadang oleh Bella dan kedua temannya


"heyy benalu!!"teriak Bella namun tak di hiraukan oleh mereka berdua


"woyy tuli yah!!"teriak salah teman Bella namun fana tak bergeming masih tetap berjalan melewati mereka lain halnya dengan Laras yang sudah melambatkan langkahnya


"dasar si benalu buruk muka!!!!! hahahaha"teriak Bella dengan tawanya di ikuti kedua temannya


dan Laras pun menghentikan langkahnya membuat fana langsung membalikkan badan


"ras ??"ucap fana


"diem na"jawab Laras diapun memutar haluan langkahnya ke arah bella dan kedua temannya


"woy Mak lampir kalau berani Jagan sama dia lawan gua sini"teriak Mira keluar dari mobil lalu menghampiri mereka Bella pun menyunggingkan senyumnya


"hadee ini lagi , emm gini deh gua tuh sebenernya ga ada urusan sama Lo dan Lo juga kutu buku jadi mending lu bedua ga usah pada ikut campur deh urusan gua tuh cuma sama si benalu "ucap Bella memegang kerah baju fana


"Heeyy badut jauhin tangan Lo dari fana"teriak bara baru saja datang membuat mereka yang ada di sana terkekeh dengan panggillan bara terhadap bella


"apa Lo bilang barusan Lo manggil gua apa hahh!!!"kesel Bella


"badut!"jelas bara


"what!!"kaget Bella


"kenapa!! gak terima loh!??"seru Mira


"Lo benar-benar yah "kesel Bella


"udah lah gays mending skarang kita masuk lama-lama disini eneg "ucap Mira lagi menarik tangan fana dan Laras di ikuti bara dari belakang


"awass aja kalian "guman Bella mengepalkan tangannya


"bell inget apa kata nyokap Lo jgn macem-macem sama fana "ucap via salah satu sahabat Bella


"gua ga peduli!! dan Lo berdua harus bantuin gua ga ada penolakan"ucap Bella berlalu pergi


********


acara penutupan kegiatan ospek pun telah selesai dan saat nya untuk para anggota panitia ospek untuk memilih siapa Junior yang menarik di mata mereka dari awal kegiatan ospek hingga hari ini dan pemilihan ini per orang yah gays.


"nah sekarang giliran wakil ketua panitia kita nih ,gio wirawan!!"


gio pun mulai melangkah menuju barisan para mahasiswi dengan satu batang coklat di tangannya membuat para ciwi-ciwi histeris karena gaya Coll gio dan juga tampan meskipun tidak setampan Leo namun pesona nya cukup membuat beberapa ciwi-ciwi mengagumi nya.


gio pun berjalan memasuki barisan dan langkanya terhenti tepat di depan Laras membuat para mahasiswi yang lainnya tampak kecewa


" for you"ucap gio menyodorkan coklat yang dibawanya terhadap Laras,


Laras pun mendongak menatap mata gio


"ok thanks"ucap Laras mengambil coklat tersebut dari tangan gio


"ok"ucap gio kemudian berlalu meninggalkan barisan


"ceiii Laras"goda fana yang barisan nya tepat di samping Laras


"nanti aja na bahas itu fokus aja dulu siapa tau kamu yang selanjutnya kan mir"goda Laras yang mendapat acungan jempol dari Mira yang mendapat gelengan kepala dari fana


"dan saat yang kita tunggu-tunggu ketua panitia ospek kita Leo Dwi Putra "sorak riuh tepuk tangan dari para mahasiswi yang sedari tadi menunggu saat-saat ini


Leo pun berjalan memasuki barisan dengan gaya collnya memasukkan sebelah tangan ke kantong celana dan membawa setangkai mawar putih di tangan satunya. langkahnya pun berhenti di samping fana yang di sebelah nya ada Bella hingga posisi Leo saat ini berada di tengah-tengah mereka


para mahasiswi saling berbisik mereka sudah memastikan jika yang di pilih oleh Leo adalah Bella namun apa yang mereka pikirkan berbanding balik saat mereka menyaksikan sendiri Leo saat ini berdiri tepat di hadapan fana dan


"buat Lo"ucap Leo memberikan mawar putih yang di petik lansung olehnya di taman tadi kepada fana dan di saat yang lain ingin berada di posisi fana


"yah elah kak orang lain mah di kasih coklat, buket,boneka,lah ini kak Leo ngasih mawar putih satu batang pula trs pasti ngambil nya di taman nggak modal amat sih kak-kak"celoteh fana dengan polosnya


"fana!!!"ucap para mahasiswi serempak