True Beauty

True Beauty
Berankat



"buruan turun sono"titah bara terhadap fana


"iya-iya eh ga mampir dulu nih"tanya fana


"lain kali aja lah na lagi buru² ni gw"jawab bara


"yaudah kalau gtu "ucap fana kemudian turun


"ehh na!!"teriak bara


fana pun membalikkan badannya


"knpa??"tanya nya


"ga ada niat makasih gitu"ucap bara nyengir


"yah allah bar kayak sama siapa aja dah, yaudah-yaudah makasih bara "ucap bara senyum semanis mungkin


"yang ikhlas dong"


"astagfirullah bara!!


"iya-iya dah gw cabut"ucap bara terkekeh kemudian berlalu pergi


fana pun berjalan memasuki rumah milik orang tuanya namun saat membuka pintu


"assalamualaikum "teriak fana yang sudah menjadi kebiasaannya


"walaikumsalam "jawab ke dua wanita paruh baya yang sedang berada di ruang tamu


"udah pulang nak?? sini"panggil mamah Rani


fana pun menghampiri mereka lalu mencium punggung tangan mamah Rani kemudian berpindah ke tamu mamah Rani


"fana udah makan ??"tanya mamah Rani mengelus rambut fana


"belum mah "jawab fana


"yaudah skarang kita makan sama Tante Nita juga yuk"ucap mamah Rani yang di jawab anggukan keduanya


Dimeja makan


"fana ingat Tante gak?"tanya Nita


"pasti ingat dong Tante, waktu itu fana di ajak mamah ketmu Tante kan mah? "


"anak manis"ucap mamah Nita


"emm sayang sebenarnya Tante Nita kesini mau jemput fana ,jadi setelah keberangkatan papah 2 hari yang lalu papah baru ngabarin mamah tadi papah bilang perusahaan yang di sana mengalami masalah besar maka dari itu papah meminta mamah untuk menyusul kesana kan fana tau sendiri papah gak mau jika keperluan pribadinya di urus orang lain selain mamah"ucap mamah Rani memegang tangan putrinya


"mah-


"tapi kalau fana gak mau di tinggal gpp kok sayang nanti biar mamah bilang papah yah nak"ucap mamah Rani menggenggam tangan fana


"mamah dengerin fana dulu sebenarnya fana udah di kabarin papah tadi. kalau mamah bakal nyusul papah malam ini cuman papah ga ngasih tau kalau fana mau di jemput Tante Nita"ucap fana


"syukur lah kalau gitu ,soal Tante Nita itu-


"Tante sendiri yang minta , soalnya di rumah Tante gak ada temen ngobrol lagian kasian juga fana kalau harus sendrian di rumah "ucap Tante Nita


"iya sayang tadi mamah cerita di telpon sama Tante Nita mamah khawatir kalau harus ninggalin fana sendrian di rumah, mamah juga gak tega"ucap mamah Rani


"mah fana gpp kok harusnya fana yang merasa gak enak sama mamah waktu mamah yang harus nya untuk papah malah harus terbagi karna adanya fana maka dari itu fana ucapin banyak ² terimakasih untuk mamah dan papah fana beruntung punya kalian"ucap fana memeluk mamahnya


"tapi mamah juga Jagan sampai lupa surga seorang istri ada pada suaminya dan surga seorang anak ada pada ibunya maka dari itu mamah wajib mengikuti kemana pun langkah papah karna papah surga mamah"ucap fana melerai pelukan mereka


"siap ibu ustazah anak mamah memang yang paling pintar gak akan ada duanya"ucap mamah Rani lalu mencium pipi chubby fana


**********


"ingat Jagan kerjain tugas sampe larut malam trs akhir-akhir ini mamah liat fana jarang sarapan juga, ATM adakan? jgn lupa juga uang cash fana harus sedia trs jgan sampe kyk kemarin-kemarin lagi nyebrang jalan hampir keserempet trs-


"mah mamah ingat ini udah jam berapa


"iya-iya sini "ucap mamah Rani lalu mendekap tubuh putrinya


"mamah hati-hati di jalan yah Jagan telat makan suplemen vitamin mamah juga jgn lupa kalau udah sampai kabarin fana salam rindu buat papah"ucap fana di sela-sela pelukan mereka


"iya sayang "Rani pun berpindah memeluk nita


"nit titip fana yah aku janji gak akan lama"ucap Rani


"kamu tenang aja ran yaudah sana berangkat"ucap Nita


"fana mamah berankat yah nak Jagan lupa skincarean yah sayang"ucap mamah Rani yang mendapat gelengan kepala dari Nita


"iya-iya mah"jawab fana