The Unlucky And The Ugly

The Unlucky And The Ugly
dua hari tidak bertemu hanna.



"wah, ini tiket konser yang ingin aku miliki dan ini tiket VIP lagi" kata wei dengan gembira.


"ha.. " tawa hanna.


"bagus dong wei! " seru hanna.


"aku mau pergi bersiap-siap sekarang" kata wei sambil berdiri utuk bersiap pergi dari sana.


"Terima kasih kak longwei, aku pergi dulu! " kata wei.


"iya" kata longwei.


"selamat jalan" kata longwei sambil melambaikan tangannya kearah wei.


"hati-hati, nanti aku hubungin mu lagi" kata hanna.


setelah melihat wei pergi hanna menutup pintunya.


"setelah mendapatkan tiket konser dia senang sekali" kata hanna.


"bagaimana kamu bisa mendapatkan itu, tiket konser itu sangat sulit di dapatkan? " kata hanna.


tiba-tiba longwei memeluk hanna, hanna yang kaget dengan sikap longwei itu.


"ada apa? " kata hanna.


"aku kehabisan energi karena terlalu merindukanmu" kata longwei dengan pelan.


hanna pun membalas pelukan longwei itu.


"aku akan isi ulang energi mu! " kata hanna.


mereka berdua berpelukan cukup lama.


"sudah, aku ada yang harus aku kerja kan! " kata hanna.


"jika kamu lelah lebih baik kamu tidur" kata hanna.


tapi longwei diam saja tidak jawab.


"apa dia sakit? " pikir hanna.


"apa kamu sakit? " kata hanna sambil mengerakan tubuh longwei.


"kamu tenang saja! " kata longwei.


"pacarmu tidak serapuh itu" kata longwei.


"kalau gitu berdirilah, aku ada yang harus aku lakukan! " kata hanna.


longwei pun melepaskan pelukannya dari hanna, lalu memandang hanna.


"ada apa? " kata hanna.


"apa ada yang salah dengan wajahku? " kata hanna sambil memegang wajahnya.


"hari ini pacarku makin cantik! " puji longwei.


"sudahlah kamu buat aku malu saja! " kata hanna.


"apa kegiatan mu hari ini? " kata longwei.


"hari ini seperti biasa aku harus mengerjakan webtoon ku" kata hanna.


"jika kamu lelah bisa istirahat dulu"kata hanna.


"tidak aku cuma ingin lihat kamu dan memberikan tiket konser untuk menyetujui hubungan kita"kata longwei.


"kalau gitu aku pergi dulu!"kata longwei.


"iya,sana!"kata hanna sambil mendorong tubuh longwei sampai ke pintu.


"aku hari ini juga sibuk"kata hanna.


Hanna pun membuka pintu apartemennya.


"khusus hari ini aku tidak bisa membalas pesan mau pun membalas teleponmu,karena aku hari ini benar-benar sibuk"kata hanna.


"bagaimana jika aku rindu kamu?"kata longwei.


Tiba-tiba saja hanna mendekat ke arah longwei dan mencium pipinya,dan itu membuat longwei tersenyum.


"sudahlah aku mau masuk dulu!"kata hanna.


Hanna pun langsung masuk dan menutup pintu rumahnya,sedangkan longwei hanya terdiam dan senyum sambil memegang pipinya.


"pagi-pagi aku sudah lihat pemandangan yang membuatku iri"kata jiang.


longwei pun melihat ke arah jiang dengan tatapan marah,jiang yang dilihat oleh longwei seperti itu jadi binggung.


"paman ini kenapa?"pikir jiang.


"kenapa lihat aku seperti mau memakanku?"pikir jiang.


"kalau paman mau di katakan bilang saja,jangan lihatin aku seperti mau memakanku"kata jiang.


Longwei berjalan ke arah jiang,dengan tatapan tajam.


"kamu suka dengan fang?"kata longwei.


"paman apa salah makan obat?"kata jiang.


"mana mungkin aku suka dengan pacar pamanku dan juga dia itu bukan tipe gadisku"kata jiang.


"bagus!"seru longwei.


"kamu belum kuliahkan?"kata longwei.


"belum,aku masih mencari kampus yang cocok denganku"kata jiang.


"tapi paman,biayanya?"kata jiang.


"aku tau orang tua tidak mendukungmu jika kamu kuliah di jurusan seni, jadi mereka tidak membiayai pendididkanmu"kata longwei.


"paman tau dari mana?"kata jiang.


"bibi sudah memberitahuku dan suruh aku menjagamu jika kamu di sini"kata longwei.


"aku akan menanggung biaya pendidikan mu asal kamu menerima syarat dariku" kata longwei.


"benarkah! " kata jiang dengan senang.


"apa pun syaratnya aku pasti setuju! " kata jiang.


"baiklah,sekarang aku pergi dulu!"kata longwei.


sebelum pergi jiang mendekati longwei,sambil memajukan bibirnya.


"kamu mau apa?"kata longwei sambil memundurkan langkahnya.


"aku mau cium paman seperti pacar paman tadi"goda jiang.


"kamu mau aku hajar!"kata longwei.


"sini paman..!"kata jiang sambil berjalan maju ke arah longwei.


Longwei yang di perlakukan jiang seperti itu langsung berlari ke lift.


"mana paman?"kata jiang.


"cium saja dinding!"teriak longwei sambil senyum.


jiang yang melihat longwei sudah pergi tersenyum.


"paman sudah banyak berubah,sekarang dia bukan pria yang kaku seperti dulu"kata jiang.


"jika dipikir gadis ini menarik juga,bisa merubah pria seperti longwei"kata jiang sambil jalan ke arah rumahnya.


Dua hari dua malam hanna tidak pernah keluar rumah karena dia harus mengerjakan webtoonnya.


Bahkan saat longwei menghubunginya dia hanya bilang tidak mau di ganggu.


Saat dia fokus membuat webtoon siapa pun tidak bisa menganggunya.


"akhirnya selesai! " seru hanna.


"berapa lama aku sudah begadang? " kata hanna.


"sudah dua hari" teriak hanna.


"mana cermin? " kata hanna.


hanna pun langsung bercermin untuk melihat wajahnya, hanna pun senang mata pandanya muncul lagi.


"ha.. " tawa hanna.


"akhirnya kamu kembali mata padaku" kata hanna dengan senang.


"saat ini yang aku butuhkan adalah tidur seharian" kata hanna.


hanna pun berjalan lemas ke kamarnya, lalu dia menaruh tubuhnya ke ranjang yang empuk.


"aku benar-benar butuh asisten..! " seru hanna dengan suara pelan.


mata hanna pun tidak tahan, akhirnya memejamkan matanya karena kelelahan.


sedangkan longwei dua hari ini sedang melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri,di sana dia selalu tidak lepas dari ponselnya.


sekarang dia ada di dalam pesawat untuk perjalanan pulang.


"pak sepertinya ada yang menbuat pak longwei kahwatir?"kata bolin.


"kamu benar bolin"kata longwei.


"sudah dua hari fang tidak menghubungiku"kata longwei.


"entah,kenapa aku sedikit kahwatir dengan kondisinya?"kata longwei.


"terutama saat dia fokus dengan webtoonnya,jika ada lalat yang datang dia tidak perduli"kata longwei.


"anda bisa telepon jiang untuk melihat kondisinya"kata bolin.


"tidak,aku yakin dia pasti baik-baik saja munkin juga dia sedang tidur sekarang"kata longwei.


"ya"kata bolin.


"bilang saja kamu cemburu dengan keponakanmu sendiri"pikir bolin.


Longwei berusaha untuk berpikiran tenang selama di pesawat.


Setelah sampai di bandara longwei berusaha menghubungi hanna,tapi tidak di angkat.


"bolin beri aku kunci mobinya!"kata longwei.


"baik pak"kata bolin sambil memberikan kuncinya pada longwei.


mereka berdua masuk mobil dengan terburu-buru.


"pakailah sabuk pengamanmu!"seru longwei.


"berpegangan yang erat aku akan mengebut"kata longwei.


"bukankah hari ini tidak ada rapat pak"kata bolin.


"kita tidak ke kantor tapi ke apartemen fang"kata longwei.


Longwei yang ada di kursi pengemudi langsung saja tanjap gas,dan membuat bolin yang duduk di sampingnya jadi kahwatir saat bosnya mengemudi.