
"hari ini dia tidur dimana?"pikir hanna.
hanna pun menghampiri longwei yang sedang mencuci piring.
"kamu malam ini mau tidur dimana?"kata hanna.
"memang sih ada dua kamar tapi disini hanya ada satu ranjang"kata hanna.
"kita bisa tidur berdua dalam satu ranjang,bukankah kita pernah satu kamar"kata longwei.
"dasar mesum!"pikir hanna.
"itu..beda saat itu kamu sakit dan kita juga tidak tidur dalam satu ranjang"kata hanna dengan gugup.
"aku cuma bercanda saja!"kata longwei sambil tersenyum.
"aku akan tidur di sofa ruang tamu saja"kata longwei.
"tidak boleh,dia sudah menolongku masa dia sedang terluka aku suruh tidur di sofa"pikir hanna.
"jangan!"seru hanna.
"biar aku saja yang tidur di sofa kamu tidur dikamar saja"kata hanna.
"kamu sedang terluka,masa aku suruh tidur di sofa"kata hanna.
"terserah kamu saja!"kata longwei.
Setelah selesai membantu hanna,hanna pun menyuruh longwei masuk ke kamar.
"sudah kamu masuk saja!"kata hanna sambil mendorong longwei ke kamar.
"tunggu dulu,apa kamu punya baju ganti?"kata longwei.
"kemejaku kena darah"kata longwei.
"sepertinya ada!"kata hanna.
"kamu tunggu dulu,biar aku cari di koperku!"kata hanna.
Longwei pun menunggu di kamar sambil duduk di ranjang itu.
Tak beberapa lama hanna masuk.
"kalau kaos apa boleh?"kata hanna.
"boleh!"kata longwei.
"mana biar aku coba? " kata longwei.
hanna pun memberikan bajunya pada longwei, dan longwei pun mencobanya di kamar mandi.
hanna pun menunggu longwei di depan kamar mandi, dia khawatir kalau longwei butuh bantuan.
tak beberapa lama longwei keluar dengan menggunakan baju dari hanna, saat hanna melihatnya dia jadi tertawa terbahak-bahak.
"ha..! " suara tawa hanna.
longwei sedikit kesal deng baju yang diberikan hanna.
"kamu sengaja memberiku baju seperti ini" kata longwei dengan kesal.
baju yang diberikan hanna berwarna merah muda dan di depannya terdapat gambar lucu.
hanna pun menahan tawanya kepada longwei.
"tidak.., aku mana berani buat tuan muda longwei marah"goda hanna sambil menahan tawa.
" baju yang besar cuma itu saja! "kata hanna.
" sekali-kali lihat kamu pakai baju kayak gitu manis juga! "goda hanna.
" awas kamu ya! "ancam longwei sambil senyum.
longwei pun mengejar hanna yang mengejeknya, mereka berlar-lari keliling rumah.
saat mereka bermain kejar-kejaran di ruang tamu.
saat itu hanna yang mengejek longwei naik ke sofa tiba-tiba kakinya terpleset,waktu akan jatuh tubuh hanna ditahan sama kedua tangan longwei.
hanna yang ada diatas sofa sedangkan longwei tepat di depannya tapi tangan longwei memegang dada hanna.
"bisa kamu lepaskan tanganmu dari dadaku"kata hanna yang melihat ke arah tangan longwei.
longwei yang tidak sadar kalau tangannya menyentuh dada hanna.
"maaf,aku tidak sengaja!"kata longwei sambil melepaskan tangannya dari tubuh hanna.
hanna pun turun dari sofa dengan wajah yang merah karena malu,begitu juga longwei mukanya memerah seperti hanna.
"aku minta maaf sekali lagi,aku benar-benar gak sengaja"kata longwei dengan gugup.
"aku tau!"kata hanna sambil memalingkan wajahnya dari longwei.
"hari sudah malam,lebih baik kita tidur"kata longwei.
Longwei pun masuk ke kamarnya sedangkan hanna bersiap-siap tidur di sofa tadi.
Sepanjang malam mereka masih belum tidur karena memikirkan kejadian tadi.
Di ruang tamu hanna yang tidur di sofa,masih belum bisa tidur.
"bagaimana bisa ada kejadian yang memalukan seperti itu?"kata hanna dengan pelan.
"kenapa juga aku harus deg-degan oleh longwei?"kata hanna.
"dia cuma pria di webtoon saja" kata hanna.
"seharusnya aku tidak bawa dia kesini" kata hanna.
"dia itu tidak nyata, tapi kenapa perasaan ini seperti nyata? " pikir hanna sambil melihat kamar longwei.
sedangkan di kamar longwei pun masih belum tidur, dia memikirkan cara agar situasinya besok tidak canggung.
"sebaiknya besok aku ajak dia belanja saja! " kata longwei dengan pelan.
"dasar tangan ini malah buat masalah, kenapa kamu harus menyentuh di situ? " kata longwei sambil memukul tangannya.
"apa besok suasana kami tidak canggung? " kata longwei dengan senyum.
saat akan tidur dia pun mengambil ponselnya untuk meminta bantuan bolin membuat kejutan untuk hanna.
keesokan paginya mereka berdua bangunnya yang agak siang karena mereka berdua baru bisa tidur tengah hari.
saat longwei membuka pintu kamarnya didepan kamarnya ada hanna, dengan posisi mau mengetuk pintu kamar longwei.
"i.. tu aku mau mandi, kamar mandi sebelah krannya macet" kata hanna dengan gugup.
"baiklah, kalau kamu selesai aku mau mandi bareng" kata longwei dengan pelan.
"apa! " seru hanna.
"bukan itu maksudku, kalau kamu selesai aku juga mau mandi" kata longwei yang gugup.
hanna pun berlari masuk kamar dan menutup pintu kamar sedangkan longwei masih didepan kamarnya.
"ini mulut pagi-pagi sudah salah ngomong" kata longwei sambil memukul mulutnya dengan lembut.
"pagi-pagi suasana sudah canggung"kata longwei.
"lebih baik aku buatin sarapan dulu!"kata longwei.
Longwei pun berjalan ke dapur untuk membuat sarapan untuk hanna.
Tak beberapa lama hanna keluar dari kamar longwei.
"aku sudah selesai mandi"kata hanna.
Longwei yang melihat hanna dengan rambut yang terurai dan memakai celana pants lalu memakai kaos oblong yang sama dengannya.
"jadi kaosnya itu sepasang!"kata longwei engan senyum.
"iya,aku beli saat ada diskon harga beli satu dapat satu"kata hanna.
"tapi kaos yang satunya ukuran untuk pria jadi aku simpan"kata hanna.
"kenapa kemarin tidak bilang?"kata longwei.
"saat akan bilang kamu sudah kesal sama aku"kata hanna.
Longwei pun berjalan mendekati hanna,dan menyentuh rambut hanna.
"kamu sarapan dulu saja,aku mau mandi!"kata longwei.
Hanna yang di perlakukan seperti itu oleh longwei hatinya terasa tidak karuan.
Longwei pun masuk ke kemarnya dan menutup pintunya.
Hanna hanya bisa termenung karena sikap longwei tadi.
"sadar hanna!"kata hanna pelan.
"sejak kapan longwei bisa buat hati ku seperti ini?"pikir hanna.
"kenapa hari ini jadi panas sekali?"kata hanna sambil mengipasi dirinya dengan tangannya.
Tak beberapa lama longwei keluar dari kamarnya dan dia masih memakai kaos pemberian hanna.
"katanya tidak suka,kenapa masih di pakai?"kata hanna sambil makan roti yang dibuatkan longwei.
"siapa bilang tidak suka?"kata longwei.
"kemarin!"kata hanna.
"itu kan kemarin,sekarang ini akan jadi baju favoritku"kata longwei sambil senyum.
Longwei pun duduk di depan hanna,hanna pun memalingkan wajahnya karena tidak bisa mengontrol perasaannya.
Longwei yang melihat sikap hanna itu merasa senang,sepanjang menikmati sarapan bersama hanna dia tersenyum-senyum sendiri.