The Unlucky And The Ugly

The Unlucky And The Ugly
suasana hati longwei yang berubah-ubah.



hari ini suasana hati longwei sangat baik,sebelum berangkat kerja dia mengintip hanna yang sedang homeschooling di teras rumahnya.


"belajar yang rajin fang ku"pikir longwei.


Lalu dia menuju ke dalam mobil,untuk berangkat ke kantor.


"bolin makanan apa yang di sukai gadis remaja seusia fang?"kata longwei.


"tumben sekali,biasanya bos bicara masalah pekerjaan"pikir bolin.


"sepertinya nona fang suka makanan yang manis-manis"kata bolin.


" nanti sepulang dari kantor kita mampir ke toko kue"kata longwei.


"baik Pak" kata bolin.


"sepertinya suasana hati tuan hari ini sedang senang? " kata bolin.


"tidak hari ini aku biasa aja! " kata longwei.


"tapi wajah tuan tidak bicara seperti itu" kata bolin.


"sepertinya aku tidak bisa menyembunyikan padamu" kata longwei.


"kamu benar, sepertinya hubungan aku dan fang sedikit ada kemajuan" kata longwei.


"selamat tuan, semoga kedepannya nona fang juga memiliki perasaan yang sama dengan tuan" kata bolin.


"Terima kasih, semua berkat buku yang kamu beri untukku" kata longwei.


"kamu pandai memberi saran kencan tapi herannya sampai sekarang kamu masih jomblo" kata longwei.


"ha.. " tawa longwei.


bolin balas dengan senyum terpaksa.


"nih orang, gak nyadar aku jomblo gara-gara siapa!" pikir bolin.


walaupun bolin kesal dengan longwei yang mengejeknya, tapi dia senang melihat longwei tersenyum untuk pertama kalinya.


sedangkan di rumah hanna merasa hari ini dia sedang bosan.


"aku lagi males buat webtoon, jalan-jalan kemana ya? " kata hanna yang sedang berbaring dikamarnya.


Tiba-tiba dia mendapat telepon dari temannya wei, hanna mengangkat telepon wei.


Percakapan hanna dan wei:


"halo wei" kata hanna.


"gimana kabarmu, tempo hari kita mau ketemuan kamu tidak bisa" kata wei.


"jika aku ajak hari ini keluar kamu mau gak? " kata wei.


"kebetulan aku juga lagi males buat webtoon, kita pergi kemana?" kata hanna dengan semangat.


"seperti rencana awal gimana? " kata wei.


"ok! " seru hanna.


"kita ketemu di bioskop saja" kata wei.


"baik! " kata hanna.


"kali ini beneran loh! " kata wei.


"iya.. " kata hanna.


mereka berdua pun menutup telepon nya.


"sekarang aku mau siap-siap dulu! " kata hanna.


saat hanna selesai bersiap-siap jun pun datang.


"nona mau kemana? " kata jun.


"aku mau pergi nonton dengan wei, karena kemarin tidak jadi" kata hanna.


"jadi kami nonton hari ini" kata hanna.


"nona sudah izin tuan? " kata jun.


"iya lupa! " kata hanna.


hanna pun menelepon longwei.


saat hanna menelepon longwei, dia sedang ada rapat.


setelah tau hanna menelepon dia pun mengunakan handsfreenya untuk menerima telepon dari hanna.


percakapan longwei dan hanna ditelepon:


"halo ada apa? " kata longwei dengan pelan.


"kak aku mau pergi nonton dengan temanku,boleh ya! " kata hanna dengan manis.


"tidak" kata longwei dengan tegas.


"aku pergi dengan wei" kata hanna.


"aku bilang tidak ya tidak" bentak longwei.


semua orang di rapat melihat kearah longwei.


"sabar hanna! " pikir hanna.


"kak hari ini aku lagi bosen tidak ada kakak dirumah, jadi aku merasa kesepian di rumah" bujuk hanna.


"ti.. dak! " kata longwei.


"bisa gak bilang selain dari kata tidak" kata hanna kesal.


"kakak longwei ku yang baik, tampan boleh ya..! " kata hanna dengan manis.


"aku sudah janji pada wei jauh hari karena kakak sakit aku tidak bisa ikut, aku kan harus jaga kakak" kata hanna dengan lembut.


longwei hanya terdiam.


"nih, orang kenapa gak jawab sih" pikir hanna.


"baiklah,tapi diantar supir kesana?"kata longwei.


"terima kasih kakak!"kata hanna dengan senangnya.


Mereka berdua akhirnya menutup panggian mereka.


Tanpa sadar dari tadi para karyawan longwei di ruang rapat,memperhatikan sikap bosnya.


"ada apa kalian lihatin aku seperti itu?"kata longwei dengan tegas.


"tidak pak!"seru mereka.


"kita lanjutkan rapat kita"kata longwei.


Sebenarnya di kantor longwei terkenal galak dan tegas,semua karyawan disana takut dengannya.


Tapi setelah apa yang mereka lihat tadi mereka benar-benar penasaran siapa yang menghubungi bosnya tadi.


Saat keluar dari ruang rapat,bolin memberanikan diri untuk bertanya pada bosnya.


"pak apa tadi telepon dari nona fang?"kata bolin.


"dari mana kamu tau?"kata longwei.


"tentu saja,dari raut wajah anda!"kata bolin.


"benarkah apa terlihat jelas?"kata longwei.


"iya pak"kata bolin.


"bolin apa nanti ada rapat?"kata longwei.


"ada nanti siang"kata bolin.


"majukan jadwal rapat,untuk rapat luar kota aku tidak bisa menghadirinya"kata longwei.


"dan juga cari info dimana fang pergi dengan temannya dan jam berapa dia keluar dari bioskop"kata longwei.


"baik pak"kata bolin.


"kalau sudah menyangkut nona fang,semua urusan kantor di abaikan"pikir bolin.


"fang..!"panggil wei sambil melambaikan tangan.


Hanna pun menghampiri wei,tapi dia juga melihat laki-laki bersama dengan wei


"siapa laki-laki itu?"pikir hanna.


"wei siapa dia?"kata hanna.


"pacarmu ya..!"goda hanna.


"ngawur saja,dia kak chen"kata wei.


"kenapa dia juga ikut?"kata hanna.


"sebenarnya dia yang ngajak kita pergi"kata wei.


"terus dia mau kemana tadi?"kata hanna.


"dia sedang belikan kita tiket nonton dan camilan untuk kita"kata wei.


Tak lama kemudian chen datang menghampiri mereka.


"halo kakak chen"sapa hanna.


"senang sekali kamu bisa ikut"kata chen.


"iya kami sulit sekali bertemu denganmu"kata wei.


"maaf,kamu tau sendirikan kegiatanku sekarang"kata hanna.


"oh ya,webtoon yang kamu buat sangat menarik aku menyukainya"kata wei.


"betul,aku jadi pengemar beratmu menantikan karyamu selanjutnya"kata chen.


"terima kasih semuanya atas dukungannya"kata hanna.


"kita ini kan sahabat"kata wei.


"sudah nanti saja ngobrolnya dilanjutin lagi,sudah waktunya kita masuk"kata chen.


"ayo!"kata wei.


Mereka bertiga pun masuk ke dalam bioskop.


di kantor longwei, bolin yang ada di sebelah longwei merasa kebingungan tentang informasi yang di dapat dari anak buahnya tentang fang dan teman-temannya.


" gimana nih! "pikir bolin.


longwei pun menghampiri bolin.


" ada apa? "kata longwei.


" ini.. nona fang pergi ke bioskop tidak hanya ditemani nona wei tapi juga senior mereka"kata bolin dengan gugup.


longwei pun langsung paham dengan kata senior.


"maksudmu chen! " kata longwei.


"iya.." kata bolin.


"anda tidak marahkan? " kata bolin dengan ketakutan.


"tidak tentu saja tidak, mereka juga berteman" kata longwei sambil menahan marah.


langsung longwei masuk ke ruangannya dan menutup pintu keras-keras.


"braak..! " suara pintu longwei.


bolin yang melihat itu sampai kaget.


"katanya tidak marah tapi kasihan itu pintu bisa rusak jadi berkeping-keping kalau ditutup seperti itu" kata bolin.


"bolin bawa semua laporan hari ini dan harus aku kerjakan sekarang! " teriak longwei.


"ya pak! " seru bolin.


"orang yang cemburu menakutkan" kata bolin pada dirinya sendiri.


bolin pun berlari membawa semua berkas yang diminta longwei dengan terburu-buru.


sementara di dalam bioskop HP hanna bergetar, dan dia melihat HPnya ternyata yang telepon adalah longwei.


"ada apa pria ini telepon? " pikir hanna.


"kak chen aku mau keluar bentar untuk angkat telepon ku dulu" kata hanna.


"iya, cepat kembali! " kata chen.


"ok! " kata hanna dengan pelan.


"fang mau kemana kak? " kata wei.


"sepertinya ada yang menghubunginya" kata chen.


chen dan wei melanjutkan nonton bioskop,sedangkan hanna sedang berada di luar untuk menjawab teleponya.


di luar bioskop hanna menerima telepon dari longwei.


pembicaraan hanna dan longwei di telepon:


"ada apa kak?"kata hanna.


"kamu nonton dengan wei?"kata longwei.


"apa dia mematai-matai aku lagi"pikir hanna dengan lihat sekitarnya.


"tidak kami bertiga"kata hanna.


"yang satunya siapa?"kata longwei.


"kak chen"kata hanna.


"kenapa ada chen disana?"kata longwei.


"itu..wei yang mengundangnya"kata hanna sambil berbohong.


"bohong dikit tak apa,jika tau chen yang merencanakannya dia pasti terbang kesini"pikir hanna.


"baiklah,pulang jangan terlalu malam!"kata longwei.


"kakak sudah makan?"kata hanna dengan berpura-pura kahwatir.


"belum"kata longwei.


"ini sudah jamnya makan siang,kenapa belum makan?"kata hanna.


"aku sedang sibuk!"kata longwei.


"pokoknya kakak harus makan,aku gak mau lihat kakak sakit lagi!"kata hanna.


"iya..dasar cerewet!"kata longwei sambil senyum.


Hanna tau bagaimana membuat suasana hati longwei jadi baik lagi,walaupun longwei itu berkarakter galak dan tegas tapi sebenarnya hatinya itu lembut.


"bagus aku akhirnya bisa mengalihkan pembicaraan ini dengan yang lain"pikir hanna.


"sudah ya kak,nanti aku tidak bisa melihat cerita filmnya"kata hanna dengan lembut.


"baiklah selamat bersenang-senang"kata longwei.


setelah mereka berdua mengakhiri panggilan mereka,hanna pun kembali ke dalam bioskop.


Longwei yang ada di ruangannya,senyam-senyum sendiri.


"apa tadi dia sedang kahwatir padaku?"pikir longwei.


Tiba-tiba dia memanggil bolin.


"ada apa pak?"kata bolin.


"kita pergi makan,ini sudah waktunya kita makan siang!"kata longwei.


Bolin yang heran dengan perubahan sikap longwei,hanya bisa menuruti perintah bosnya.


"hari ini aku yang teraktir!"kata longwei dengan senyum.


akhirnya bolin pun tau siapa yang membuat suasana hati bosnya gembira lagi.


"ini pasti dia sudah bicara dengan nona fang"pikir bolin.