The Unlucky And The Ugly

The Unlucky And The Ugly
pertama kali hanna pergi ke kampusnya.



"sejak kapan longwei jadi setampan ini" pikir hanna.


"bagaimana sepertinya aku kurang pantas pakai gaya seperti ini? " kata longwei.


"tidak.. kamu sangat keren dengan gaya santai seperti itu" kata hanna.


"benarkah! " kata longwei dengan malu.


"betul tuan istri anda benar-benar pintar dalam memilih pakaian untuk anda" sahut pelayan itu.


longwei yang mendengar itu hanya tersenyum.


"kamu kenapa malah tersenyum?"kata hanna.


"bukan..!"kata hanna.


"dia bukan suamiku"seru hanna.


Longwei pun langsung mengandeng tangan hanna.


"sudah..!"kata longwei.


"ayo kita ke kasir"kata longwei.


mereka pun menuju ke kasir,sedangkan hanna terus saja cemberut.


mereka pun keluar dari toko itu,hanna masih saja memasang wajah cemberut.


"sudahlah jangan cemberut terus,nanti cantiknya hilang"goda longwei.


"seharusnya tadi kamu jelaskan ke pelayan tadi, kalau kita bukan sepasang suami istri!"kata hanna dengan kesal.


"terus aku bilang apa?"kata longwei.


"bilang saja teman atau saudara"kata hanna.


"aku gak mau hubungan denganmu hanya sebatas itu!"kata longwei.


Hanna pun tidak bisa berkata apa-apa karena malu dengar ucapan longwei.


"i..tu terserah kamu saja!"kata hanna yang gugup.


Hanna pun langsung membalikan badannya,dia sangat malu sehingga tidak berani menatap longwei.


"ya..ampun aku malu sekali!"pikir hanna.


Longwei yang melihat sikap hanna itu jadi senyum sendiri.


Tiba-tiba dari belakang mereka mendengar suara klason mobil.


" tin.. "suara klason mobil.


mereka berdua melihat kearah mobil itu, ternyata itu mobilnya longwei.


" itu pasti bolin"kata longwei.


pintu mobil pun terbuka,bolin pun keluar dari sana.


"maaf tuan! " kata bolin.


"tadi jalannya macet" kata bolin.


"lama dikit juga gak apa-apa! " kata longwei.


bolin yang mendengar ucapan bosnya jadi binggung.


"apa aku kurang lama atau terlalu cepat?"pikir bolin.


Bolin pun membukakan pintu mobil belakang untuk bosnya.


"kamu masuk saja biar fang aku yang layani"kata longwei.


"baik tuan"kata bolin.


"ayo masuk!"kata longwei.


"nanti kamu telat"kata longwei.


"iya.."kata hanna.


Saat hanna masuk kedalam mobil,dia merasa senang dengan sikap longwei yang menjaganya dengan penuh perhatian.


Waktu akan masuk mobil kepala hanna dilindungin oleh tangan longwei,saat masuk kedalam juga dia memasangkan sabuk pengaman padanya.


"kamu mau apa?"kata hanna.


jarak mereka yang terlalu dekat,membuat keduanya merasa gugup.


"ak..u bisa sendiri"kata hanna dengan gugup.


"iya.."kata longwei sambil kembali duduk disamping hanna.


Bolin yang melihat sikap bosnya merasa geli karena tidak biasa melihat bosnya begitu perhatian pada wanita.


Mereka berdua hanya terdiam saja sambil memandang ke jendela mobil,karena bolin merasa suasana di dalam mobil sudah erasa canggung akhirnya dia memutar musik bertema cinta.


"kenapa musiknya jadi seperti ini?"pikir hanna.


"suasana jadi romantis kayak gini"pikir hanna.


Muka hanna dan longwei jadi merah,tubuh mereka jadi memanas karena jantung mereka berdetak tak karuan.


"apa ac di mobil mati?"kata longwei.


"tidak pak"kata bolin.


"ini suhu seperti biasa"kata bolin.


"tapi kenapa masih panas"kata longwei.


"iya"kata hanna.


"itu karena kalian berdua yang di mabuk cinta"pikir bolin.


"tinggikan suhunya"kata longwei.


"iya"kata bolin.


"nanti aku bisa membeku jika bersama mereka berdua"pikir bolin.


Bolin dengan terpaksa meninggikan suhu ac nya.


"ini baru dingin"kata longwei.


"apa sudah tidak panas?"kata longwei.


"iya"jawab hanna dengan lembut.


Tak lama mobil longwei sampai ke kampus baru hanna.


"aku keluar dulu,gak usah diantar!"kata hanna dengan tegas.


"aku tidak akan antar kamu masuk tapi jangan tebar pesona sama cowok lain"kata longwei.


"kamu cemburu ya!"goda hanna.


"tidak aku cuma cemas saja kamu kenal sama pria tidak benar"kata longwei.


"iya.."kata hanna.


Hanna pun keluar dari mobil itu,saat akan keluar longwei memanggilnya.


"fang"kata longwei.


"apa?"kata hanna sambil berbalik badan.


"aku akan tunggu disini sampai kamu pulang!"teriak longwei.


semua orang memandang mereka,dan mulai membicarakan mereka.


"manisnya pasangan itu!"kata mereka.


"aku jadi iri"kata mereka lagi.


hanna yang mendengar itu langsung menutupi wajahnya dengan tas yang dia bawa.


hanna langsung berlari kencang karena malu.


"longwei sialan buat aku malu saja"kata hanna sambil berlari.


Longwei yang melihat sikap hanna jadi senang sekali.


"sepertinya hubungan pak longwei ada kemajuan"kata bolin.


"kamu lihat seperti itu!"kata longwei.


"iya pak"kata bolin.


"untuk aku turuti nasehatmu"kata longwei dengan senyum.


"bagus kalau itu berhasil"kata bolin.


"saya turut senang"kata bolin.


"apa tugas kemarin yang aku kasih sudah selesai?"kata longwei.


"mereka sedang melaksanakannya"kata bolin.


setelah mendengar perkataan bolin dia fokus dengan laptop nya, sambil menunggu hanna di mobil.


hanna yang ada di kampus yang sedang melakukan pendaftaran disana.


" sudah selesai, sekarang aku jalan-jalan sebentar "kata hanna.


dia pun jalan-jalan sambil melihat sekitarnya, disana ada banyak club tapi hanna lebih tertarik dengan klub anime karena sesuai dengan bidangnya.


" selamat datang di klub anime "kata salah satu anggota disana.


" kalau mau daftar dimana kak? "kata hanna.


"disana dik!"seru anggota club itu.


"kak liu dia anak baru yang mau mendaftar"kata anggota club itu.


liu pun yang dari tadi yang ketiduran di stan mereka,temannya yang ada disampingnya membangunkan mereka.


"ada apa sih?"kata liu.


"itu.."kata teman disebelahnya.


Liu yang melihat hanna menjadi tertarik.


"oh ya,kenalkan dia ketua club disini liu jiazhen,disebelahnya wang heng dan saya li shen"kata shen.


"salam kenal kakak senior semuanya!"seru hanna.


"nama saya li fang"kata hanna.


"kamu isi dulu surat pendaftarannya"kata heng.


"dimana kertasnya ya!"kata heng.


"ya ampun,kenapa gak bilang ada disampingmu jiazhen"kata heng.


"jiazhen..!"panggil heng sambil menyenggol tangan jiazhen.


"apa.."kata jiazhen.


"itu kertas pendaftarannya ada di sebelahmu"seru heng.


"ini"kata jiazhen sambil menyerahkan kertas pendaftarannya pada heng.


"bukan aku, serahkan sama dia!"kata heng.


"ini"kata jiazhen dengan gugup.


"terima kasih kak"kata hanna.


hanna pun duduk dibangku club mereka sambil mengisi formulir pendaftaran.


"kamu kenapa dari tadi kelihatan ngelamun saja?"kata heng.


"kenapa kak?"kata shen.


"sepertinya kak jiazhen tertarik sama fang!"goda shen.


"sana ajak dia ikut acara penyambutan kita"kata heng.


"benar kak,ayo dekati dia!"seru shen.


Saat jiazhen berdiri dan berniat ajak hanna ikut ke acara penyambutan,tiba-tiba ponsel hanna berbunyi.


"halo,iya aku segera kesana!"kata hanna diponselnya.


"ini kak,saya permisi dulu"kata hanna sambil menyerahkan surat pendaftarannya.


"iya,aku kesana"kata hanna di ponselnya.


"kamu tidak ikut acara penyambutan kami"kata jiazhen.


"maaf kak,hari ini saya tidak bisa"seru hanna.


Hanna pun berlari meninggalkan mereka,sedangkan jiazhen menatap hanna dari kejauhan.