The Unlucky And The Ugly

The Unlucky And The Ugly
candaan jiang pada mereka.



"hari ini kamu ada rencana kemana?"kata longwei.


"hari ini aku mau ke kampus untuk daftar ulang,setelah itu aku pulang mau bersih"kata hanna.


"pokoknya hari ini aku sibuk"kata hanna.


"emangnya kenapa?"kata hanna.


"hari ini aku ingin habiskan waktu dengan mu"kata longwei.


Saat hanna sedang minum menjadi tersedak mendengar perkataan longwei.


"uuhuk"suara tersedak hanna.


Hanna pun langsung mengambil tissue ntuk membersihkan mulut dan air yang tumpah di meja.


"apa kamu hari ini tidak sibuk?"kata hanna.


"sudah aku serahkan pada bolin jika ada "kata longwei.


"dasar bos pemalas"gerutu hanna.


Tiba-tiba dahi hanna disentil longwei.


"aduh..,sakit tau!"kata hanna sambil menyentuh dahinya.


"karena kamu berani mengejekku,itu hukuman untukmu!"kata longwei dengan senyum.


"emang benar kamu pemalas"kata hanna.


"aku selama ini belum pernah libur kerja,kecuali saat aku sakit saja"kata longwei.


"iya maaf!"kata hanna.


"kapan kita berangkat?"kata longwei.


"satu jam lagi"kata hanna sambil menghabiskan makanannya.


Setelah selesai makan mereka bersama-sama membersihkan tempat makan tadi dan meja makan mereka.


Tak beberapa lama mereka bersiap-siap.


"fang sebaiknya kita pergi ketoko baju dulu,aku mau ganti baju"kata longwei.


"iya,didekat sini sepertinya ada toko baju"kata hanna.


"kita beli disana saja!"kata hanna.


Mereka berdua pun keluar dari apartemen.


Saat masuk lift mereka bertemu jiang,jiang pun masuk ke dalam lift itu bersama mereka.


"paman dan bibi mau kemana?"kata jiang.


"bibi!"kata hanna dengan kesal.


"siapa bibimu?"kata hanna.


"jika aku panggil paman longwei dengan sebutan paman maka pasangannya aku sebut bibi"kata jiang.


"betulkan paman!"kata jiang.


"betul!"kata longwei.


"kalian berdua,pokoknya aku gak mau di panggil bibi aku juga belum tentu mau menikah dengan pamanmu"kata hanna.


longwei yang mendengar ucapan hanna jadi kesal.


"fang!"panggil longwei.


"ada apa?"kata hanna.


Hanna pun menoleh kearah longwei,tiba-tiba saja longwei menyentil dahi hanna.


"aduh..,sakit tau!"seru hanna sambil memegangi dahinya.


"jika terus-terusan kamu sentil aku,dahiku ini akan berlubang"kata hanna.


Jiang yang melihat tingkah mereka berdua jadi tertawa sendiri.


"ha..!"tawa jiang.


"aku kira kalian pasangan yang membosankan tapi kalian pasangan yang manis"kata jiang sambil menahan tawa.


"apa maksudmu kami pasangan yang membosankan?"kata longwei.


"karena paman tipe pria yang gila kerja,aku takut fang yang manis itu jadi bosan dengan paman"goda jiang.


"apa yang kamu bilang?"kata longwei dengan kesal.


longwei pun merangkul leher jiang dan mencubit perutnya dengan lembut.


"awas kamu,berani ejek paman didepan fang!"kata longwei.


" ampun paman! "seru jiang.


"fang tolong suruh paman lepasin aku!"seru jiang.


"urusin saja dirimu sendiri,dahiku saja masih kesakitan"kata hanna.


jiang pun menekan tombol lift, karena tidak tahan dengan sikap pamannya kalau lagi kesal.


" lift terbuka, aku mau keluar dulu! "teriak jiang.


Jiang pun kabur dari pegangan longwei,dan dia keluar dari lift.


" kamu mau kemana? "teriak longwei.


" tentu saja mau kabur, aku gak mau satu lift dengan paman yang sedang kesal"kata jiang.


jiang pun menjulurkan lidahnya ke arah longwei.


saat longwei mau mengejar jiang, pintu lift pun tertutup.


longwei pun melihat kearah hanna yang sedang mengosok dahinya.


"apa masih sakit? " kata longwei.


"iya" kata hanna.


longwei pun memegang bahu hanna dan mengarahkan padanya.


mereka berdua saling memandang, longwei pun menyentuh dahi hanna untuk melihat kondisi keningnya.


Tiba-tiba longwei meniup dahi hanna, hanna yang diperlakukan longwei seperti itu hanya memandangnya saja.


"bagaimana apa sudah baikan? " kata longwei yang masih meniup dahi hanna.


Hanna yang merasa gugup hanya menganggukan kepalanya, hanna yang dari tadi memandang longwei lalu longwei membalas pandangan hanna.


mereka berdua saling memandang, sedikit demi sedikit longwei pun mendekati hanna.


"dia terlalu dekat! " pikir hanna.


saat longwei bersiap untuk mencium bibir Hanna, Hanna pun langsung memejamkan matanya.


Tiba-tiba lift pun terbuka ada wanita dan anak kecil yang melihat mereka mau berciuman.


"mama lihat mereka sedang berciuman kayak mama dan ayah! " kata anak kecil itu.


Hanna dan longwei yang kaget dengan suara anak kecil itu dan menoleh kearah mereka.


"nih anak,jangan bicara seperti itu nanti mereka malu"kata mamanya sambil menutup mata anaknya.


longwei pun langsung mengandeng tangan hanna keluar dari lift.


Mereka pun berjalan keluar dari apartemen hanna,dan mereka berjalan dengan jaga jarak.


Karena suasana antara mereka jadi canggung.


"kenapa sih aku selalu pakai tutup mata segala saat dia mau menciumku?"pikir hanna.


"selalu saja ada yang ganggu saat aku mau menciumnya"pikir longwei.


Mereka berdua hanya berjalan saja sampai menjauh dari toko baju yang mereka tuju.


"dimana toko baju itu?"kata longwei.


Hanna yang sadar kalau mereka sudah menjauh dari toko tersebut.


"ya ampun!"seru hanna.


"kita sudah kelewatan,tokonya ada disana!"kata hanna sambil menunjukan kearah toko baju itu.


Hanna yang tak sadar sedang mengandeng tangan longwei.


"kenapa benggong saja?"kata hanna.


"ayo!"kata hanna.


"iya"kata longwei sambil senyum.


Mereka berdua sepanjang jalan ke toko baju itu bergandengan,perasaan longwei sangat senang.


Mereka berdua akhirnya sampai di toko tersebut,dan disambut oleh pelayan toko baju tersebut.


"selamat datang!"kata pelayan itu.


"mau cari apa nona dan tuan?"kata pelayan itu.


"kami mau cari baju untuk pria"kata hanna.


"sebelah sana nona!"kata pelayan itu.


"terima kasih"kata hanna.


"sampai kapan kamu mau mengandengku"kata longwei.


"apa kamu takut aku pergi dari sisimu?"goda longwei.


Hanna pun yang sadar dari tadi tangannya mengandeng tangan longwei,langsung melepas tangannya.


"ak..u tadi tidak sengaja saja mengandengmu"kata hanna dengan gugup karena malu.


gantian sekarang longwei yang mengandeng tangan hanna.


"tapi aku senang kita bergandengan seperti ini"kata longwei.


"lepasin.."kata hanna.


"gak akan!bantu aku pilihin pakaian untukku"kata longwei.


Hanna yang digandeng longwei tertunduk malu.


Longwei pun melepaskan tangannya dari hanna.


"sekarang kamu pilihkan baju untukku"kata longwei.


hanna pun menurutin ucapan longwei,dan pergi keruang ganti.


Saat hanna menunggu longwei di luar ruang ganti,pelayan toko itu ajak hanna ngobrol.


"sudah berapa lama pacaran?"kata pelayan itu.


"bukan.."kata hanna.


"pasti suaminya"kata pelayan itu.


Saat hanna mau menjawab didahulu longwei yang dari belakang menjawab.


"iya!"seru longwei.


Hanna yang kaget dengan suara longwei,dia menoleh kearahnya.