
"kalian mau dibuatkan sesuatu yang hangat"kata chen.
"boleh kak!"kata wei.
"aku mau ganti baju dulu,bajuku basah tadi terkena hujan!"kata hanna sambil naik ke kamarnya.
"tunggu aku fang,aku ikut!"kata wei berlari mengejar hanna.
Tak beberapa lama mereka turun dari kamar mereka.
"gara-gara hujan kita tidak jadi BBQ"kata wei sambil lihat ke jendela.
"sudahlah,kita nikmati kue yang dibawa kak chen dan minum teh hangat"kata hanna.
"ayo kita duduk!"kata chen.
"oh ya!maaf kak,saat kakak chen lulusan aku tidak menghadiri undangan kakak"kata hanna.
"tidak apa-apa,aku ngerti!"kata chen.
"pasti kamu takut dengan kakakmu"kata chen.
"iya kak,kakaknya longwei itu kalau lihat fang dengan cowok lain kayak mau memakan mereka mentah-mentah"kata wei.
"tiba-tiba hanna mencubit pinggang wei yang duduk di sebelahnya.
"aduh..,sakit hanna!"kata wei sambil pegang pinggangnya.
"kamu sih,jangan bicara seperti itu!"kata hanna.
"walaupun kalau marah mau makan orang tapi hatinya lembut"kata hanna.
"sebenarnya dari dulu aku penasaran dengan kakak longwei mu itu"kata chen.
"aku rasa dia punya perasaan lain padamu"kata chen.
Hanna yang sedang minum jadi tersedak mendengar ucapan dari chen.
"uuhk..!"suara batuk hanna.
"kakak chen ini suka bercanda"kata hanna.
"benar,mana mungkin kakak longwei punya perasaan khusus"kata wei dengan senyum.
"kakak longwei juga punya gadis yang dia sukai tapi bukan aku"kata hanna.
"siapa..aku penasaran gadis mana yang disukai kakak mu itu?"kata wei.
"gadis itu..ra..hasia!"goda hanna.
"ha.."tawa hanna.
"kamu ini suka sekali bercanda"kata wei dengan cemberut.
"kalau aku beri tahu kepada kalian,leherku akan dipotong olehnya"kata hanna.
"sadisnya.."kata wei.
"syukurlah hanya perasaanku saja"kata chen.
"apa kak chen tidak sayang melepas karir kakak?"kata hanna.
"tapi aku jadi artis juga karena iseng saja,untuk mencoba dunia baru"kata chen.
"dan dunia itu,aku tidak sukai"kata chen.
"terus gimana pacar model kakak?"goda wei.
"aku mana ada pacar,itu cuma gosip saja!"kata chen.
"dan kamu wei,kenapa selalu mengekor fang"kata chen.
"itu karena kami hidup dengan keluarga tiri kami"kata wei.
"dan juga dulu pernah dibully dengan fang oleh si kembar"kata wei.
"jadi kamu sekarang hidup dengan keluarga tirimu?"kata chen.
"tapi bedanya ayahnya masih ada"kata hanna.
"betul!"kata wei.
"terus apa rencana kalian,apa masih terus tinggal dengan mereka?"kata chen.
"tentu saja tidak!"kata hanna.
"iya kami sudah besar,tentu saja harus pisah dari mereka"kata wei.
"betul!"kata hanna.
"aku tebak kalian akan masuk di kampus yang sama jurusan yang sama"kata chen.
"betul..!"jawab mereka berdua bersama-sama.
"ha..!"tawa mereka berdua.
"kalian benar-benar kompak"kata chen.
"kami memang sahabat sejati"kata wei.
"sekarang giliran kita nanya kakak"kata hanna.
"tanya saja!"kata chen.
"apa kakak chen menyukai dari salah satu dari kami?"kata hanna.
"ada"kata chen.
"pasti itu fang"kata wei.
"tidak mungkin,aku yakin kamu wei"kata hanna.
"tentu kamu wei,chen itu pacar masa depanmu"pikir hanna.
"kamu benar wei,aku menyukai fang"kata chen.
"apa!"kata hanna dengan kaget.
"seharusnya dia menyukai wei kenapa jadi fang,apa ceritanya sudah berubah?"pikir hanna.
"tenang saja fang,aku cuma mau mengungkapkan apa isi hatiku saja"kata chen.
"aku juga tak mau hubungan persahabatan kita rusak hanya karena pernyataan cinta ku ini"kata chen.
"maaf kak,bukan berarti aku tidak suka dengan kakak tapi perasaanku pada kak chen hanya sebatas sahabat saja"kata hanna.
"tidak apa-apa fang!"kata chen.
"rasanya kenapa jadi canggung kayak gini"kata wei.
"aku lebih baik kembali ke kamar dulu"kata chen.
chen pun pergi ke kamarnya,sedangkan mereka berdua masih asyik ngobrol.
"kenapa kamu tidak terima saja perasaannya?"kata wei.
"jika aku terima perasaannya tapi perasaanku padanya berbeda,apa itu bisa buat kami berdua bahagia?"kata hanna.
"kamu benar juga!"kata wei.
"sudahlah aku ngantuk kita tidur saja?"kata hanna.
"ayo!"kata wei.
Saat di kamar,hanna melihat ponselnya ada banyak pesan dari longwei.
Malam itu hanna dan longwei berbalasan pesan sampai pagi.
Saat pagi di villa wei.wei yang bangun dulu dari pada hanna,dia mendapat pesan dari chen kalau dia kembali dulu ke kota.
"fang..cepat bangun!"kata wei sambil mengoyang tubuh hanna.
"ada..apa aku masih ngantuk?"kata hanna yang setengah tidur.
"kak chen sudah pergi!"seru wei.
hanna pun bangun sambil duduk di ranjangnya.
"mungkin dia ada urusan mendesak"kata hanna.
"apa karena dia kamu tolak cintanya?"kata wei.
"biarkan saja,hanya waktu yang bisa menyembuhkan orang patah hati"kata hanna.
"kamu benar!"kata wei.
"sekarang jam berapa?"kata hanna.
"jam 8 pagi"kata wei.
"bangunkan aku satu jam lagi,soalnya supir nanti jemput aku pulang jam 11"kata hanna.
"ya sudah,aku mau siap-siap dulu untuk pulang nanti"kata wei.
"ok"kata hanna sambil kembali tidur.
hari sudah siang hanna dan wei bersiap-siap untuk kembali ke rumah masing-masing.
tak beberapa lama hanna pun sampai di keluarga zhao,saat masuk rumah hanna melihat tamu pria duduk bersama longwei.
"fang!"panggil longwei.
hanna pun berjalan mendekati mereka.
"ada apa kak?"kata hanna.
"duduklah!"kata longwei.
"kenalkan dia pengacara keluarga zhao"kata longwei.
"salam kenal nona saya pak wang pengacara keluarga zhao"kata wang.
"emangnya ada apa?"kata hanna yang sedang kebinggungan.
"seingatku pengacara wang tidak ada di dalam webtoonku"pikir hanna.
"kita dengarkan saja penjelasan pengacara wang tersebut"kata longwei.
"saya kemari untuk menyampaikan wasiat dari nyonya li kepada nona fang dan wasiat tuan besar kepada nona fang"kata wang.
"aku!"kata hanna dengan kaget.
"benar nona!"seru wang.
Pak wang pun membuka dan menjelaskan isi wasiat kepada fang.
"kenapa sekarang?"kata hanna.
"karena wasiat ini untuk nona fang yang sudah lulus sekolah menengah" kata wang.
pengacara wang untuk membacakan wasiat dari ibu fang, yang berisi anaknya diberikan rumah dan sejumlah uang milik simpanan ibunya.
sedangkan isi wasiat ayah longwei menyuruh fang untuk menikah dengan longwei agar fang bisa jadi keluarga zhao.
Hanna yang mendengar itu jadi tambah binggung asal cerita webtoon ini dari mana.
"mana mungkin aku dan longwei jadi pasangan seharusnya dengan liling" pikir hanna.
"ini pasti ada kesalahan! " kata hanna.
"jika nona tidak percaya, silakan anda baca sendiri" kata wang.
wang pun menberikan salinan wasiat ibunya dan ayah longwei.
"ini gila mana mungkin aku akan menikah" pikir hanna.
"kakak tidak setujuh kan dengan pernikahan ini" kata hanna.
"jika ini permintaan orang tua kenapa aku menolak?"kata longwei dengan santai.
hanna yang merasa pikirannya terbang hanya diam mematung,bahkan dia tidak sadar kalau pengacara wang sudah pergi.