
sore harinya, sesuai janji mereka wei datang sendiri dan membawa makanan pesanan hanna.
hanna menyambut wei dengan senang sekali, wei melihat isi rumah hanna.
"wah! apa kamu dapat lotre dapat apartemen seluas ini? " kata wei.
"ini warisan mamaku" kata hanna.
"ayo, kita lihat ruang kerja kita! " kata hanna sambil menggandeng tangan wei.
"wah..! " seru wei.
"gimana? " kata hanna.
"ini juga dari uang warisan mamamu? " kata wei.
"kamu salah, ini dari tabunganku dan gajiku buat webtoon" kata hanna.
"aku kagum sama kamu" kata wei sambil memberi dua jempol untuk hanna.
"kapan kamu bisa bantu aku? " kata hanna.
"habis pulang kuliah, gimana? " kata wei.
"ok! " kata hanna.
"aku juga masih repot dengan kuliahku" kata hanna.
"kapan pun kamu bisa,pintu rumahku terbuka untuk mu! " kata hanna.
"siap bos! " seru wei.
"ha.. " tawa mereka berdua.
"oh ya, gajimu gimana? " kata hanna.
"jangan mahal-mahal ya! " kata hanna.
"emangnya, sahabatmu ini kekurangan uang! " seru wei.
"iya.., aku tau hartamu tidak habis tujuh turunan" goda hanna.
"tapi aku memperkerjakan mu harus diberi gaji bukan" kata hanna.
"terserah kamu saja" kata wei.
"malam ini aku boleh tidur disini? " kata wei.
"bagaimana kalau longwei kemari? "pikir hanna.
" biarkan saja, nanti aku kirim pesan padanya"pikir hanna.
"hai!"teriak wei.
"ngelamun saja,boleh gak!"seru wei.
"tentu saja!"kata hanna.
wei pun bermalam di rumah hanna,semalaman mereka mengobrol dan bercanda.
Di kantor longwei,longwei sedang ada rapat dengan karyawannya.
Tiba-tiba dia mendapat pesan dari hanna yang isinya memberitahukan kalau malam ini wei tidur di rumahnya.
Saat rapatnya selesai,bolin yang heran biasanya bosnya sudah bersiap-siap pulang.
Tapi hari ini dia masih di kantor sedang bekerja,dengan berani bolin menanyakan apa yang sedang di pikirkannya.
"pak kenapa anda masih di kantor?"kata bolin.
"aku tidak boleh pulang"kata longwei.
"oleh siapa?"kata bolin.
"apa pak zimo?"kata bolin.
Longwei yang tidak tahan dengan bolin yang tadi cerewet sekali,lalu meletakan penanya.
"sejak kapan kamu secerewet ini?"kata longwei.
"maaf pak,saya cuma kahwatir saja"kata bolin.
"bukan pak zimo tapi fang"kata longwei.
bolin yang mendengar jawaban longwei hanya tersenyum.
"ternyata hari ini dia masih mau menghabiskan waktunya dengan pacarnya"pikir bolin.
"pak longwei bisa pulang ke rumah keluarga zhou"kata bolin.
"rasanya rumah keluargaku gak lengkap kalau tidak ada fang"kata longwei.
"si bos benar-benar bucin dengan nona fang"pikir bolin.
"memangnya kenapa pak longwei tidak boleh kesana?"kata bolin.
"temannya wei sedang bermalam disana"kata longwei.
"jadi pak longwei tidur di kantor hari ini"kata bolin.
"iya"kata longwei.
"jika pekerjaan mu selesai kamu bisa pulang" kata longwei.
"baik Pak" kata bolin.
saat bolin akan meninggalkan ruangan longwei.
"bolin" panggil longwei.
"ya pak" kata bolin.
"sebelum pergi bawakan aku kontrak yang harus aku pelajari besok" kata longwei.
"baik pak" kata bolin.
sebelum pulang bolin menuruti perintah bosnya membawa semua dokumen yang harus di pelajari.
"pak saya pamit pulang dulu" kata bolin.
"iya" kata longwei.
walaupun dia lelah, dia mengerjakan semuanya hanya untuk mengalihkan kerinduannya pada hanna.
"apa dia sudah tidur? " kata longwei.
"satu pesan atau telepon pun dia gak menghubungi aku" kata longwei.
Tiba-tiba longwei mendapat telepon dari hanna.
"halo"kata hanna.
"aku kira kamu sudah lupain aku!"kata longwei dengan kesal.
"maaf,tadi aku nemenin wei jadi gak peggang ponsel"kata hanna.
"sekarang mana temenmu?"kata longwei.
"dia ada di kamar tamu"kata hanna.
"kenapa kamu juga cemburu dengan wei?"kata hanna.
"gak,aku cuma gak suka temenmu itu nempel terus sama kamu"kata longwei.
"iya"kata hanna.
"mulai besok wei akan sering main kesini karena dia akan jadi asistenku"kata hanna.
"sebaiknya kamu beritahu wei kalau kita pacaran jadi dia tidak kaget"kata longwei.
"iya.."kata hanna.
"aku akan beritahu dia besok"kata hanna.
"kamu sekarang ada di mana?"kata hanna.
"di kantor"kata longwei.
"wah,pacarku ini giat sekali jam segini masih lembur"goda hanna.
"sudah jangan mengodaku lagi"kata longwei.
"pacarku yang manis ini,kenapa belum juga tidur?"kata longwei.
"karena aku sedang rindu kamu" kata hanna.
longwei mendengar itu tersenyum sendiri.
"kalau gitu aku temenin sampai kamu tidur" kata longwei.
"baik kita saling video call, tapi tunggu sebentar! " kata hanna.
"iya" kata longwei.
"pacarku ini semangat sekali" pikir longwei.
hanna pun bergegas menyalahkan lampu kamarnya dan menaruh hpnya di posisi yang tepat.
hanna pun menyalahkan video call nya, sambil menghadapnya sedang tidur.
"sudah" kata hanna.
"ternyata saat kamu berkerja jadi kelihatan tampan" puji hanna.
"sudah jangan muji terus aku bisa besar kepala" kata longwei sambil tersenyum.
"sekarang kamu tidur aku mau bekerja" kata longwei.
"jangan diam, bicaralah agar aku bisa lekas tidur" kata hanna.
"baiklah, aku akan baca dokumen saja" kata longwei.
hanna menjawabnya dengan menganggukan kepalanya.
tak beberapa lama hanna pun tertidur sambil mendengar longwei membaca documennya.
keesokan harinya, hanna bangun tidur dan dia menguap sangat lebar dan mengangkat tangannya ke atas.
hanna yang lupa kalau dari semalam dia video call dengan longwei.
"bangun tidur kamu kelihatan lucu sekali" kata longwei sambil tersenyum.
"ya ampun aku lupa tadi malem aku video call dengan longwei" pikir hanna.
hanna pun menurunkan tangannya dan menutup setengah wajahnya dengan selimut.
"jangan tersenyum! " seru hanna.
"aku malu tau" kata hanna.
"sudah aku tutup dulu teleponnya" kata hanna.
hanna pun menutup ponselnya,hanna pun bersembunyi di bawah selimutnya.
"malu.., kenapa dia harus melihat aku seperti itu tadi? " kata hanna sambil berguling dengan selimutnya.
sedangkan longwei yang melihat sisi lain dari hanna benar-benar membuatnya tambah bucin.
"aku baru tau dia bisa seimut itu" kata longwei.
Hanna yang sudah bangun dia pergi ke dapur untuk memasak sarapan untuk mereka.
Tak beberapa lama wei pun membuka kamarnya.
"pagi!"seru hanna.
"pagi juga"kata wei.
" bagaimana tidurmu?"kata hanna.
"nyenyak sekali"kata wei.
wei pun berjalan mendekati hanna.
"kamu sedang buat apa?"kata wei.
"buat sarapan sederhana untuk kita"kata hanna.
"kamu siapkan meja makan sana!"kata hanna.
"ok!"kata wei.
Mereka berdua sarapan dengan tenang,saat selesai makan hanna ingin bicara sama wei tentang hubungannya dengan longwei.
"wei ada yang mau aku beritahu pada mu"kata hanna.
"apa?"kata wei.
Tiba-tiba bel pintu apartemen hanna berbunyi.