The Shadow Of Love

The Shadow Of Love
Last hero



Setelah mereka sampai di rumah kakek


Avion memperhatikan sekeliling rumah itu secara sekilas dan ia beranggapan bahwa kakek ini bukan lah orang biasa karena terdapat seekor kuda yang begitu besar layaknya kuda perang yang gagah " Wah sepertinya ia bukan orang biasa" ucap nya dalam hati setelah melihat kuda itu


"Terima kasih anak muda telah menolong kakek tua ini " kata kakek tua itu yang sekali lagi berterimakasih pada Avion


" Ya kek sama sama "Jawab nya dan sambil menuju pulang ke tendanya


" Hey anak muda jangan terburu buru pulang ,mari mampir sebentar kerumah kakek " tawar Kakek memanggil Avion yang barusan akan pulang menuju tenda untuk kembali tidur Ia pun mempersilahkan mampir sebentar dirumah nya untuk mengobrol


Avion yang mendengar itu dengan terpaksa menuruti permintaan si Kakek untuk mampir sebentar dirumahnya


Mereka pun masuk kedalam rumah itu


" Mari-mari silahkan duduk dulu, anggap saja rumah sendiri " kata kakek tersenyum lebar


" iya kek" jawabnya tersipu malu


Si kakek pun menuangkan segelas teh hangat kepada Avion


" Ayo kita bersulang" kata kakek dengan mendentingkan gelas kepada Avion Mereka pun meminum teh hangat sambil mengobrol setelah cukup lama Avion melihatmu sebuah busur panah yang terselimuti oleh kain kusut dan kotor " Kalo boleh tahu itu apa ya kek " kata Avion dengan menunjuk kearah busur itu


" Hmmm kau cukup jeli juga ya anak muda " kata Kakek dengan bangga sambil terkejut takut dia mengetahui yang sebenarnya " Sebenarnya itu adalah busur milik saudara tertuaku "


" Seperti dilihat dari ukiran dan bentuk busur itu terlihat sangat lah tua dan kemungkinan sudah ada sejak Dormin datang di negri ini" ujar Avion dengan mengingat ingat tentang perkataan pak Gandalf " Apakah Kakek dan saudara-saudara kakek mengikuti perang itu"


" Ooo jadi engkau mengetahui tentang Dormin ya" jawab Kakek"Jadi sebenarnya kakek adalah satu satunya dari para Ksatria yang selamat dari last war nama kakek adalah Arthur pada waktu setelah perperangan kakek dipilih menjadi penjaga dan penyimpan senjata senjata milik para Ksatria yang telah gugur di penyegelan" Cerita Arthur sang pahlawan terakhir


sontak Avion terkejut mendengar itu tidak percaya" Apaaa" " Jadi kakek adalah salah seorang Ksatria itu"


dengan melihat ekspres dan tanggapan Avion seperti itu Arthur berusaha untuk menenangkan nya " Tak perlu kaget kakek hanyalah seorang yang gagal dan dicap pengecut oleh masyarakat "


" Lah,Mengapa hal itu bisa terjadi bukankah kakek termasuk pahlawan dan lima Ksatria yang pernah membela negeri ini" tanya Avion kaget


" Semuanya berawal dari saat penyegelan Dormin pada waktu itu kakek adalah yang termuda dari lima ksatria dan masih berumur 17 tahun saat itu semua ksatria harusnya bisa terselamatkan dengan menggabungkan lima kekuatan namun karena suatu hal yang tak aku ketahui mereka menyuruhku pergi pada awalnya aku bertanya pada pemimpin kami yaitu Harold namun dia hanya menjawab " Pada saatnya kamu akan mengetahuinya " dengan terpaksa aku menuruti perkataan nya dan segera melarikan diri setelah cukup jauh ledakan cahaya ungu terdengar " Bommm" hingga langit yang pada waktu itu sampai berubah menjadi hitam keunguan aku pun menunggu cahaya itu menghilang dan segera kembali ke tempat, saat aku sudah datang kakek menemukan mayat para ksatria berserta Batu batu legenda "Batu batu legenda itu seperti apa kek " tanya Avion penasaran akan gak baru yang ia ketahui barusan


" Batu batu legenda yaitu batu Orbnica yang tercipta entah kapan namun batu itu memiliki kekuatan yang sangat besar sehingga yang memiliki batu itu mendapatkan kekuatan itu namun menguasainya bukanlah hal yang mudah ,membutuhkan seorang yang berbakat dan memiliki kekuatan yang sama besarnya dengan batu itu banyak orang yang mencoba mengambil batu itu namun setelah mereka mendapatkan justru mereka lah yang kekuatannya terhisap oleh batu itu dan batu itu seperti mempunyai hati sendiri dan seperti makhluk hidup pada umumnya ia hanya bisa ditaklukkan oleh orang tertentu "


" Jadi batu itu bisa dibilang salah satu sumber kekuatan para ksatria ya kek" jawab Avion puas dengan rasa penasaran nya yang telah terjawab


" Apa saja nama nama batu batu itu Kek? "


" Batu batu Orbnica yaitu Agamos( Time Stone) yang ada di kerajaan Cerodians ,Verogh ( Illusion Stone) yang ada di Sremilen ,Zapton ( Power Stone) yang ada di Betavia, Aprience ( Life stone) yang ada di Land of Light dan Grench ( Mind Stone) yang ada di kerajaan kita" kata Arthur menjelaskan namun selain batu-batu itu ada juga pedang legenda yaitu Ancient yang ada di Ancient city , semua benda itu telah tergeletak dan berserakan setelah peperangan berakhir dan batu batu itu pun sontak kembali ke tempat asalnya dan hanya pedang Ancient yang disimpan guru kami di Ancient city "


" Eh nak sebelum engkau pulang ambillah ini, ini adalah busur panah Excalibur yang aku gunakan saat pertempuran " kata Arthur dengan memberikan sebuah busur panah kesayangan nya kepada Avion " Kurasa kau layak mendapatkan ini karena wajahmu sangat mirip dengan Kakakku, simpanlah ini baik baik karena suatu saat kau akan membutuhkannya "


" Terima kasih banyak kek aku akan menjaga busur ini seperti nyawa ku sendiri kek"


Avoin pun menerima busur panah itu dan menyimpan nya dibelakang punggung nya ia pun melanjutkan perjalanan nya menuju tenda selama perjalanan ia mencoba busur panah itu dengan membidik seekor rusa saat menarik busur itu percikan api ungu berada pada tali busur itu dan segera melepaskannya berapa kagetnya ia saat anak panah itu ia kira melesat ternyata berbelok arah mengenai rusa itu secepat kilat dan kembali lagi ke Avion " Apaaa bagaimana bisa" kata Avion kaget dengan melongo melihat keajaiban yang ada panah ini " Tapi ya sudahlah bagus kalau begitu aku tidak perlu lagi membuat anak panah untuk menggunakan panah itu ia pun mengambil rusa itu dan memikul nya kembali ke tenda setelah berjalan cukup lama ia pun akhirnya sampai


" Ini dia kemana saja kau kita semua khawatir kau kenapa kenapa" ujar Wonder khawatir dengan kesal akan saudaranya yang menghilang semalaman itu


" Sudahlah panjang cerita nya ini aku bawakan kalian daging rusa ayo kita makan " jawab Avion meletakkan hasil buruannya di depan mata Wonder seketika itu mata Wonder dan bibir nya seakan berliur mengkhayalkan betapa enaknya daging rusa itu " Nah gini dong bilang aja dari awal kalau begini kamu hilang tiap malam ya gapapa heheheh " ucap Wonder tertawa


" dasar si perut tong" kata Agro yang mendengar lelucon Wonder itu


Mereka pun memasak daging rusa itu sebelum melanjutkan perjalanan dan Wonder makan sangat lahap sampai sampai ia tersedak " ugh ugh"


" makanya makannya jangan terburu-buru nanti tersedak tanduk rusa baru kamu tahu " sindir Agro dengan tertawa


mereka pun melanjutkan makan dan akhirnya Agro sadar akan busur panah yang ada dibelakang Avio


" Avion apa itu dibelakang mu " tanya Agro yang penasaran


" Oo ini hanya sebuah panah yang aku dapatkan dari seorang kakek tua di tengah hutan saat aku menghilang ia menyuruh ku untuk menjaga nya dan memberitahuku bahwa aku akan membutuhkannya " jelas Avion panjang lebar " Ayo cepat selesaikan makannya dan segera menyusul rombongan dagang kita"


Mereka pun melanjutkan perjalanannya menuju ke kota ditengah perjalanan Agro mendengar sesuatu " Eh teman-teman tetap waspada kurasa kita sedang diintai oleh sesuatu "kata Agro memeringatkan teman temannya akan bahaya " Apaaa" sahut Wonder panik ,tiba tiba suara larian berlari dengan cepat, secepat mungkin mereka langsung melihat belakang


" Haaaa itu seekor singa " kata Wonder seakan mau pingsan dan Avion dengan refleks langsung mengambil panah nya dan melesatkan anak panah nya awalnya singa itu menghindari dengan mudah namun dia tidak tahu bahwa anak panah itu bukan sembarang anak panah dengan segera anak panah itu berbalik dan berbelok mengenai kepala singa itu


" Waaaww kok bisa begitu " ujar Wonder dengan heran bercampur kagum


" Sebenarnya ini bukan panah biasa aku mendapatkan nya dari lima ksatria terdahulu yang pernah diceritakan oleh pak Gandalf waktu kecil kita dulu " jelas Avion


" Apaaa jadi kakek-kakek itu adalah salah seorang dari lima ksatria terdahulu " Kata Avion kaget


" Iya"


" Waktu kecil Agro menemukan pedang dan sekarang giliran kamu yang menemukan panah berarti kelihatan nya sekarang waktuku untuk mendapatkan sesuatu "Lelucon Wonder menghidupkan suasana


" Iya kamu akan mendapatkan sesuatu" jawab Agro menyindir dengan menyeringai lebar " Dan itu adalah masalah yang menyulitkan kita"


" Ya gak gitu juga"


" Sudahlah ayo kita lanjutkan perjalanan untuk singa ini bawalah di kereta kuda kita itu akan kita jual saat di kota " kata Avion mengalihkan perhatian mereka pun melanjutkan perjalanan ke pusat kota