
...----------------...
Avion pun kembali pulang ke penginapan ditengah-tengah perjalanan ia melihat gadis yang sedang dibentak-bentak oleh seseorang ia tak tega melihat langsung menghampiri nya" Hey berhenti ada apa ini " bentak Avion dengan wanita itu yang segera bersembunyi dibelakang nya " Dia memaksaku untuk menikahinya karena aku telat membayar hutang nya padahal ini belum jatuh temponya" jelas wanita bertudung itu
" Jadi begitu aku akan membantumu tenang saja " bisik Avion
" Aku ingin menagih hutang yang ia tunda , siapa memangnya kau ikut campur saja" jawabnya dengan nada tinggi
" Aku adalah kekasihnya, aku akan membayar hutangnya berapa hutang yang ia miliki padamu"
" 100 keping emas " jawab pria itu
" Bohong.. aku hanya miliki hutang padanya 50 keping emas saja ia menaikan nya sampa 2 kali lipat nya" sahut Wanita itu menyangkal
" Itu karena hutang itu sudah berlalu cukup lama dan belum kau bayar-bayar" jawab pria itu
" baiklah akan aku bayar semuanya dasar brengsek!! Tunggu sebentar aku akan mengambilnya dirumahku"
Avion pun dengan tergesa-gesa kembali ke penginapan
" Ada apa Avion apa ada masalah" ucap Agro yang melihat Avion yang terburu-buru membuka lemari dan mengambil sekantung uang simpanannya dari hasil berjualan dan perbekalan nya
" Tidak ada apa-apa dan juga ini tidak ada hubungannya dengan kalian " sahut Avion yang langsung meninggalkan Agro
...****************...
setelah beberapa saat ia pun kembali dengan melemparkan sekantung keping emas
" Ini dia sialan " hardik dengan menunjukkan wajah bencinya terhadap orang yang melakukan kejahatan semena-mena , saudagar kaya itu langsung mengambil uang keping yang berserakan itu seperti ayam
" Sekarang pergilah dari sini "
" Terima kasih banyak tuan meskipun kita tidak pernah bertemu sebelum nya kau sangat baik padaku bagaimana aku cara membalas kebaikanmu ini" tanya Wanita itu
" Tidak perlu aku hanya melakukan yang seharusnya aku lakukan saja lagipula itu semua adalah perintah dari agama kita bukan"
" Iya, tetapi aku tidak bisa membiarkan orang yang sangat baik seperti mu melakukan pembohongan ," ujar Wanita itu " Maaf bila aku lancang bagaimana kalau kita melakukan TA'ARUF saja "
" Ya aku terserah padamu saja namun aku akan menanti mu sepanjang saat "
jawab Wanita itu
" Baiklah kalau begitu , aku akan pergi dulu "
Avion pun kembali ke penginapan yang sudah disambut oleh Agro dan Wonder dengan wajah yang penuh amarah
" He Agro, Wonder ada apa kalian disini"
" Pura-pura tidak tahu saja, kami melihat semuanya dan kau bilang itu bukan urusanmu " ujar Wonder dengan nada tak menyenangkan itu " Tadi kami melihat ada seorang wanita bertudung mengajakmu untuk melakukan TA'ARUF dan kau menolak nya mengapa Ion , Apa kau tidak kasihan kepadanya"
" Tidak " jawabnya singkat
" Mengapa , apa kau tidak menyukai nya" tanya Wonder
" Bukan itu alasan nya tapi semua cintaku sudah kuberikan kepada sang Pencipta dan orang-orang terdekat ku saja seperti kalian " jelas nya
" Sekarang sudah tidak ada cinta yang tersisa lagi, namun itu jika Tuhan berkehendak untuk aku bersama nya maka Dia akan melakukannya dengan berbagai cara yang tak akan ketebak olehku"
" Huaaa aku jadi terharu mendengar perkataan mu, " sahut Wonder dengan menangis
" Sudahlah jangan alay kau Wond" ujar Agro " Ayo Ion hiraukan saja dia mari kita makan"
Avion pun mengiyakan dan langsung menuju ruang makan bersama Agro
" Heyyyy tungguin dong , aku juga lapar ini "
" Ehh Ngomong-ngomong besok kita jualan lagi ya masih banyak yang belum terjual disini"
" Baiklah Gro dan dengarkan itu Wond jangan sampai kau masih tertidur saat fajar nanti ingat itu!! " tegas Avion
...----------------...
pagi berikutnya mereka berjualan dan terus seperti itu kadang jualan mereka laku kadang juga jualan mereka hanya terjual sedikit saja