The Shadow Of Love

The Shadow Of Love
Kembali pulang



Dua bulan telah berlalu para pedagang memutuskan untuk kembali ke desa nya masing-masing karena barang-barang mereka banyak sudah hampir habis


" Tak terasa sudah dua bulan kita disini, barang dagangan kita pun sudah hampir habis, apa kita juga ikut para pedagang pulang atau menetap disini dan mencari pekerjaan disini " seru Agro meminta saran pada mereka berdua


" Sebaiknya kita juga kembali pulang dan lagipula perkebunan kita yang ada di desa harus segera ditanami rempah-rempah yang baru" jawab Avion


"Iya juga setuju dengan nya" ucap Wonder mengiyakan


" Halahh bilang saja kalau yang kau inginkan adalah bersantai di tengah ladang sambil tidur-tiduran , hahaha " ujar Agro menyeringai lebar


" Iya karena itu juga sih hihihi " katanya dengan menggaruk-garuk kepalanya


Mereka pun berdua tertawa


" Baiklah jika begitu besok kita berangkat dan persiapkan diri kalian " seru Avion " Sekarang ayo tidurlah"


Mereka pun tertidur di ranjang nya masing-masing


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sejak aku tidak bermimpi orang misterius itu, sudah tidak ada hal aneh yang terjadi mungkin dialah penyebab nya


" Sudah aku tidur saja " katanya tak lama kemudian ia tertidur


" Haduhh tempat ini lagi perasaan aku tidak enak" gerutunya " Sudahlah aku bersantai saja di pohon itu "


sayup-sayup terdengar suara lantunan nada


"nah kan sudah kuduga suara harmonika itu lagi , Baiklah sekarang aku akan mendengarkan musik dia dahulu sebelum menemuinya"


" Meraih impian yang jauh di semesta


Kami berdiri di bawah pohon yang menghembuskan rambutnya


Untuk cahaya bintang yang melenyapkan kesedihan


Bulatkan tekad , kita mulai sekarang


Sebuah harapan untuk masa depan


percuma kalau hanya diam saja


Sekarang pilihan ada ditangan mu


Sang penghapus kesedihan"


" Hey ada apa kau datang lagi kedalam diriku apa ada hal yang aneh lagi" tanya Avion


" Sudah kuduga kau akan mengatakan itu, aku hanya memberitahu kepada mu bahwa... "


" Byurrr"


" Hey ada apa ini apa ada atap yang bocor " gumam Avion panik


" Tidak ada yang bocor hanya Wonder yang menyirami mu untuk membangunkan mu" jawab Agro


" Wonderrrr" teriak Avion


" Sudah-sudah tidak perlu marah ini , siapkan dirimu agar kita bisa menghemat waktu perjalanan" jawab nya


" Ya baiklah " kata Avion " Tetapi tumbenan Wonder bisa bangun sepagi ini"


" Ya aku juga disiram air oleh Agro sama seperti mu" gerutunya


" Jadi kita berdua bernasib sama seperti ya "jawab Avion


" Sudahlah ayo kita segera berangkat


Mereka pun mengemasi barang-barang nya dan segera berangkat


Disaat ia sampai di gerbang keluar kerajaan mereka ditanya oleh para penjaga


" Kalian ini mau kemana "


" Kita ingin kembali ke desa kita "


jawab Avion


" Baiklah jika begitu namun berhati-hatilah dalam perjalanan karena pohon Percival yang melindungi kerajaan kita telah melemah banyak laporan dari para warga yang telah di serang oleh berbagai monster"


" Ada apa dengan pohon itu sampai bisa melemah bukan kah pohon itu sudah menjaga kerajaan ini bertahun-tahun " tanya Avion


" Sepertinya pohon itu telah diracun oleh seseorang yang memiliki niat jahat "


" Tenangg saja pakk aku pernah membunuh monster yang sangat besar " Ucap Wonder yang menyombongkan dirinya sendiri dengan mengedipkan matanya" Benarkan teman-teman"


" Bagus kalau kalian memiliki perlindungan "


Mereka pun melanjutkan perjalanannya


" Hey Wond sejak kapan kau mengalahkan monster bukannya kita berdua yang melakukan hal itu " ujar Agro mengingat-ingat kejadian dua bulan lalu" Bahkan kau pingsan setelah melihat Monster Hydra yang begitu besar"


" Iya memang kalian yang mengalahkan Hydra tetapi aku kan gak bilang bahwa aku mengalahkannya dalam mimpiku, " jawab Wonder yang sontak membuat teman-temannya tertawa terbahak-bahak " Bisa saja kau Wond, Wond " jawab Agro


" Tetapi kita mesti waspada dengan sekitar kita, karena tidak ada yang tahu kapan bahaya datang menyerang


" Ya betul juga "


" Hey tunggu sebentar, ada apa yang membuat rumput-rumput itu bergoyang-goyang " ujar Agro cemas


..." Bersiap-siaplah " jawab Avion dengan menarik sebuah anak panah...


" Ayo segera Agro turunlah kecuali Wonder , aku tak ingin kau pingsan lagi "


segera mereka mendatangi semak semak itu dengan mengendap-endap dan waspada


" Bentar tunggulah disini aku akan memeriksanya "


Ia pun memeriksa nya ia terkejut dan sontak melepaskan anak panahnya


" Ada apa Ion " tanya Agro melihat wajah temannya yang pucat


" Sudah ayo kita segera naik ke kereta kuda " jawabnya


Mereka pun dengan panik langsung melesat menaiki kereta


" Ayo Gro lebih cepat lagi " ujarnya panik


Agro pun mengikuti perintahnya dan mengendarai secepat angin


" Sudah-sudah tenanglah kita sudah cukup jauh " seru Avion menenangkan Agro


" Memangnya apa yang kau lihat disana " " Iya benar ada apa" tanya Agro dan Wonder berbarengan


" Aku melihat sekawanan Monster raksasa berkumpul menyantap daging buruannya, jika kita melawan nya kita bisa menjadi santapan nya juga" jelas Avion


" Untung saja aku tidak datang di sana bila aku datang pasti...." jawab Wonder


" Pasti pingsan lagi dan menyusahkan kita lagi hahaha" sahut Agro tersenyum lebar


" Sekarang kurasa kita harus lebih cepat lagi untuk menghindari hal seperti tadi , dan Wond jangan buat masalah lagi entah itu lapar atau ingin buang air" perintah Avion dengan khawatir


Mereka pun melanjutkan perjalanannya sampai matahari sudah mulai tenggelam


" Kurasa kita tidak bisa melanjutkan perjalanan lagi kita harus bermukim disini " seru Agro


" Jangan bermalam disini ini adalah tempat terbuka meskipun indah namun sangat beresiko akan serangan-serangan monster,aku tahu tempat yang bagus sekitar sini " saran Avion khawatir


" Tapi kita akan masuk hutan Ion bukan kah itu malah berbahaya bagi kita" celetuk Agro


" Sudah jalan saja sebentar kok "


" Baiklah kalau begitu " jawab Agro mengiyakan


" Itu jalan saja terus ke depan nanti ada rumah tua yang ada di sana" tunjuk Avion kearah rumah itu


" Apakah itu rumahnya Ion" tanya Agro yang melihat nya dari kejauhan


" Iya itu dia " ujar Avion


" Huhhhhh seperti nya rumah itu sangat berhantu " sahut Wonder


" Tetapi lebih parah lagi jika kita berada di dalam mulut monster " kata Avion menyeringai lebar


" Hahahaha bisa saja kau"


" Teman-teman kita sudah sampai" kata Agro dengan turun dari kuda dan mereka pun mengikuti nya


" Tok tok tok " " Assalamu'alaikum tuan Arthur apa anda dirumah " ucap Avion mengetuk pintu


" Siapa Arthur itu Avion? " tanya Agro


" Sudahh kau akan mengetahui nya sendiri sekarang masuklah " jawab Avion


Mereka pun memasuki rumah dengan Wonder yang ketakutan


...----------------...