
Setelah mereka berjanji untuk bermain besok, mereka pulang ke rumah masing-masing karena matahari sudah hampir tenggelam. Keesokan harinya
Avion dan kudanya datang di padang rumput dengan cepat
"Apa kau rasa mereka akan datang Clover untuk bermain" kata Avion dengan penuh keraguan setelah beberapa lama kemudian mereka pun datang Avion pun sangat senang karena selama ini dia tidak pernah memiliki teman disebabkan tempat tinggal nya yang jauh dari pemukiman penduduk
" Akhirnya mereka datang juga, Agro, Wonder kemarilah" teriak Avion dengan melambaikan tangannya dan tersenyum lebar
Mereka berdua pun serempak melihat Avion dan melambaikan tangannya
" Ya kami akan kesana" Jawab Wonder dengan berlari kearah
" Oi Wonder tunggu sebentar " sahut Agro dengan panik dan menyusulnya
Mereka pun dengan cepat menghampiri nya
" Apakah dari tadi kau menunggu kami Ion" tanya Agro cemas
" Tidak juga barusan juga aku datangnya" jawab Avion " Kukira kalian tak akan datang " rautnya wajahnya menunjukkan kesepian
" Tentu saja tidak kami akan datang, kita kan sudah berteman dan kami pun sudah berjanji " ujar Wonder menghidupkan suasana " eh ngomong omong kudamu itu siapa namanya "
" Oh itu namanya Clover dia adalah salah satu nya teman sejati ku ia selalu menemani ku kemanapun aku pergi" sambil mengelus-elus kudanya
" enaknya sekarang kita bermain apa ya untuk bersenang-senang" tanya Wonder kepada mereka
" Bagaimana kalau bermain petak umpet saja Aku yang jaga" kata Avion
menunjuk dirinya sendiri
" Oke baiklah aku yang jaga" jawab Wonder dengan penuh semangat dan tersenyum
Mereka pun segera bersembunyi dan wonder segera menghitung 1,2,3,4.....
" Ah kita sembunyi disana aja Avion di balik pohon yang tumbang itu " kata Agro sambil menunjukkan tempat bersembunyi dan Avion pun langsung mengiyakan dengan cepat dan mereka pun segera berlari ke tempat itu
" Baiklah siap siap semuanya si detektif Wonder segera menghampirimu "
Wonder pun segera mencari mereka disegala tempat tapi belum juga menemukan mereka
" Dimana ya mereka ini kok belum juga ketemu " ucapnya hampir putus asa " Eh bentar-bentar coba aku periksa di balik pohon yang tumbang itu "
" Haduh sialan dia kesini Gro " mereka pun langsung diam dan menahan nafas agar tidak ketahuan tetapi tiba-tiba Clover bersin karena hidung nya kemasukkan bunga dan menggagalkan rencana mereka semua
" Ha ketemu kalian " Sorak Wonder bahagia dan tertawa
" Ya Clover " kata Avion dan Agro serempak kecewa
Wonder pun tertawa dikarenakan kelakuan mereka berdua yang ketahuan gara-gara si Clover (kuda Avion)
Mereka pun sangat bersenang-senang dan menikmati nya ,tanpa terasa hari sudah semakin gelap
" Eh hari mulai gelap ayo kita pulang dulu ya " ujar Agro
mereka pun segera mengiyakannya dan segera pulang menuju rumah nya berbarengan
"Gimana kalau besok kita berburu dan menjelajahi hutan ini " ujar Agro sambil melambaikan tangannya
" Kelihatan nya seru baiklah kita akan bertemu lagi "
Hari berikutnya
" Dimana ini si Agro kok belum datang juga " Kata Avion yang merasa bosan
tiba-tiba terdengar suara kaki kuda terdengar dan ternyata itu adalah Agro
" Ayo Srenk lebih cepat lagi" ucap Agro seperti anak panah yang melesat begitu cepat dan Agro pun akhirnya sampai juga
" Lama sekali kamu Agro ada apa kok gk biasanya" gumam Avion kesal
" Oo gitu ya kalo begitu ayo kita segera kehutan sebelum terlambat "
Mereka pun segera menuju hutan dengan berjalan kaki di sepanjang perjalanan mereka iringi dengan bercanda dan mengobrol dan akhirnya mereka sampai kehutan mereka pun memasuki hutan tersebut sampai disana ia melihat burung hantu yang terluka sayapnya akibat pemburu
" Duarrrr"
" Eh lihat ada apa itu " gumam Wonder tengah perjalanan dan langsung berlari menghampiri nya
" Tunggu Wonder jangan terburu-buru " tegur Avion menyusul Wonder dan Agro pun mengikutinya
" Wonder, Avion lihat itu ada seekor burung hantu yang tergeletak disana" Kata Agro sambil menunjukkan jarinya
Mereka pun segera menghampiri burung hantu itu
" Lihat sayapnya terluka kurasa ini karena tembakan pemburu tadi " ucap Avion yang melihat bulu burung itu yang rontok hingga terlihat kulit nyA
" Kasihan sekali ayo kita rawat sampai ia sembuh" Kata Agro merasa iba pada burung itu
" iya aku juga kasihan padanya" sahut Wonder
Mereka pun membawa burung hantu itu dipundak Clover.Sesampainya ditengah hutan mereka kehausan dan kebetulan ada gemericik air mereka pun mengikuti arah suara tersebut
setelah beberapa saat
" Akhirnya ada sungai disana aku sudah kehausan dari tadi " ujar Agro terengah-engah " betul aku juga sudah lelah" sahut Wonder yang berkeringat mereka pun minum dengan nikmat dan menyegarkan diri sambil berwudhu
pada saat berwudhu
" Eh benda apa itu yang berkilau didasar sungai " kata Agro penasaran dan segera mengambil benda itu
" Wah ternyata sebuah ganggang pedang yang kuno, Teman-teman lihat ini aku menemukan sesuatu" Agro pun memperlihatkan benda itu pada temannya dan temannya pun ikut penasaran berasal dari mana ganggang pedang itu
" Bagaimana bisa sebuah bagian pedang ada didalam hutan yang lebat, ini sungguh mustahil " jawab Avion dengan bingung menggaruk garuk kepalanya
" Iya ya, bagaimana bisa, ooo ya aku tahu bagaimana kalau kita tanyakan pada sesepuh yang ada di desa besok "
sahut Agro memecah kebingungan teman-temannya ,dia pun menyimpan benda itu didalam tas yang ada dipinggir Clover
" Sudahlah ayo kita memancing buat makanan si Owi itu " Kata Wonder mengalihkan suasana agar kembali cerah
Mereka pun memancing dengan menggunakan umpan cacing dan pancing dari ranting-ranting pohon, mereka mendapat tangkapan yang sangat banyak sekali ekor
" Kryukkryukkkk" "Suara apa itu Wonder hahahahaha" Kata Avion menyeringai lebar memandang Wonder yang perutnya berbunyi itu
" Hehehe iya aku kelaparan nih" jawab Wonder tertawa
" Baiklah kalau begitu,ayo kita bakar ikan ini sebagian buat makan" sahut Avion tersenyum lebar
Mereka pun membakar ikan hasil tangkapan mereka dan baunya oun tercium aroma sedap seperti menyentuh mulut Wonder yang kelaparan dan setelah beberapa saat ikan pun akhirnya matang
" Nyam nyam kelihatan enak ni "
Ucap Wonder sambil melahap ikan itu dengan cepat
" Jangan terburu-buru Wond nanti kamu tersedak loh" ujar Agro
Tanpa terasa hari mulai gelap mereka segera keluar dari hutan
" Haduhhh matahari sudah mau terbenam kita harus segera keluar dari hutan ini sebelum gelap" Kata Avion " jika tidak segera keluar kita bisa dimakan oleh makhluk buas yang ada disini"
" Kalau begitu ayo kita bergegas " sahut Agro sambil menaiki Clover dan mereka bertiga pun menaiki Clover sampai keluar dari hutan dan sampai didesa mereka berdua pun turun dan pulang kerumah masing-masing
" Sampai sini aja ya besok kita main lagi jangan lupa ingat itu" Ucap Agro
" Ya sampai jumpa" jawab mereka berdua serempak