The Shadow Of Love

The Shadow Of Love
Pedang legendaris



keesokan harinya mereka bertemu kembali di tempat bermain dengan Agro yang membawa ganggang pedang misterius itu


" Jadi semuanya sudah berkumpul disini, ayo kita berkunjung ke rumah Pak Gandalf , barusan juga aku bertanya pada ayahku dimana rumahnya" Kata Agro mengajak teman-temannya itu


" Ya kalau begitu baguslah ayo kita berangkat " Sahut Avion tak sabar mengetahui misteri dibalik ini semua


" Baiklah si gak sabaran" Jawab Wonder tertawa melihat kelakuan Avion dan mereka pun melanjutkan perjalanan ke rumah pak Gandalf


Dan sampailah mereka didepan pintu rumah pak Gandalf itu


" Assalamu'alaikum Pak" kata Wonder dengan mengetuk pintu, pintu itu pun dibukakan oleh seorang anak perempuan


" Siapa kalian ini , dan ada urusan apa kalian disini " Tanya Anak perempuan itu dengan beruntun


" namaku Agro sedangkan mereka berdua adalah Wonder dan Avion " jawab Agro, dan Wonder melambaikan tangannya kepada anak itu dengan menunjukkan wajah ramahnya


" lalu namamu siapa " ucap Wonder


" Namaku adalah Mona cucu Gandalf, ada kepentingan apa kalian dengan kakekku "


" Kami disini ingin bertemu dengan tuan Gandalf " kata Avion menyela perbincangan mereka


" Pak Gandalf ada di kebun belakang " kata Mona " kalian tinggal lurus aja nanti juga kalian bertemu dengan kakek ku"


"Baiklah di kebun belakang ya" sahut Avion


Mereka pun langsung menuju ke kebun belakang dan mereka pun bertemu dengan Pak Gandalf yang lagi berkebun


" Permisi pak saya minta waktu nya sebentar boleh"kata Agro "Saya ingin menanyakan sesuatu pada bapak"


Mereka pun mengiyakannya dan duduk di bawah pohon dan Agro segera menceritakan kejadian kemarin


" Begini Pak kemarin kami sedang menjelajahi hutan terdekat yang ada di desa ini dan ditengah perjalanan kita beristirahat di pinggir sungai nah saat saya sedang ingin minum saya melihat benda berkilau didasar sungai dan saya pun mengambil nya ternyata benda itu adalah sebuah bagian pedang kuno Pak , padahal kan disitu adalah hutan yang lebat dan jarang ada orang yang pergi kesana Pak , Apakah Pak Gandalf tahu tentang pedang ini" kata Agro menjelaskan panjang lebar dengan menunjukkan benda yang dimaksudkan


" bukan kah ini pedang bekas peperangan besar 40 tahun yang lalu , seharusnya semua bekas peperangan itu telah dibersihkan agar tidak meninggalkan jejak dan menimbulkan rasa penasaran pada generasi berikutnya , bagaimana kau bisa menemukannya " ujar Pak Gandalf dengan menunjukkan wajah terkejut " sudah kalian pergilah dari sini aku ingin beristirahat " ucapnya mengusir mereka


" melihat tingkah laku bapak yang berubah secara drastis setelah melihat benda ini , Pak Gandalf pasti tahu tentang pedang itu , Tolonglah Pak kita sudah jauh- jauh kesini hanya untuk mengetahui misteri dibalik ini semua " bujuk Wonder dengan menunjukkan wajah kesedihannya dan akhirnya setelah melihat wajah mereka hati Pak Gandalf menjadi iba dan menceritakan tentang sebenarnya yang terjadi


" Baiklah anak muda, aku turut memahami perjuangan kalian dengar kan baik baik ya, pada 40 tahun saat bapak masih seumuran kalian negeri yang kita kenal ini sedang dilanda kekacauan di mana-mana diakibatkan oleh seorang penyihir jahat berhasil menembus pertahanan kerajaan dan mengambil sebuah buku legend of demon , Penyihir itu pun membaca buku itu dan menemukan cara menguasai negeri ini yaitu dengan membangkitkan sebuah iblis yang telah tersegel di Forbidden land , ia pun berhasil membuka segel iblis Dormin yang telah tersegel beberapa tahun lamanya dan membangkitkan nya, dengan bangkitnya Dormin negeri ini menjadi kacau balau, wabah penyakit dimana- mana , pembantaian dan kemiskinan melanda negeri ini,. tetapi kita tak hanya diam saja sedikit demi sedikit kita melakukan perlawanan dan selalu berdoa kepada Allah yang maha Kuasa . dan akhirnya doa kami terjawab lima ksatria bersatu dengan kekuatan yang berbeda beda, hari demi hari semangat kita makin membara dan kekuasaan Dormin melemah dan puncaknya terjadi lah the last war peperangan itu sangat lah besar banyak korban berjatuhan dari pihak kami , kami seakan-akan kalah namun kita tak kenal lelah dan berperang habis habis an, peperangan itu berlangsung sampai tiga hari lamanya dan akhirnya para ksatria menemukan hanya ada satu jalan yaitu dengan mengorbankan nyawa mereka masing-masing dan mengeluarkan semua kekuatan mereka , para ksatria pun menyegel dan melemahkan Dormin menjadi beberapa bagian makhluk yang berjumlah 13 monster colossus dan setiap monster masing-masing memiliki kekuatan Dormin, setelah peperangan itu untuk menghindari kebangkitan Dormin lagi Anggota kerjaan bertugas untuk melindungi pulau terlarang dan melarang siapapun yang mendatanginya dan benda itu adalah bagian pedang para ksatria yang terpental sampai di sungai" Jelas Gandalf panjang lebar dan menghela nafas panjang panjang sedangkan mereka bertiga hanya melongo dan si Wonder sampai mengantuk karena Pak Gandalf telah bercerita sangat lemah


" huaaaa" "sudah yah ceritanya " kata Wonder sambil menguap" Ayok kita pulang kalo sudah ceritanya


" Wah menarik sekali jadi yang kita temukan adalah bagian pedang ksatria legendaris " kata Agro memandang benda itu dengan mata yang berkilauan " Aku akan menjaga nya seumur hidupku"


" Jadi gitu pak, kalo begitu kami izin pulang dulu karena teman saya yang satu ini sudah tidak betah disini " sambil memegang kepala wonder dengan kesal


"Ya nak Hati-hati dijalan ya" kata Pak Gandalf melambaikan tangannya dengan tersenyum lebar memandang mereka dengan penuh kasih sayang


Mereka pun bertiga pulang sambil mengobrol dan bercanda riang


kemudian setelah melihat mereka telah pergi Mona pun bertanya pada kakeknya perihal apa yang dibicarakan dengan mereka sampai begitu lamanya


" Mereka bertanya tentang peperangan terakhir yang ada didesa ini 40 tahun yang lalu yang pernah aku ceritakan kepada mu saat kecil " jawab Pak Gandalf


" Oo cerita tidur waktu kecil itu " ucap Mona sudah tahu dan tak peduli akan kelanjutan nya