
Dua hari sebelum hari liburan tiba, Lily dan Lia bertemu dengan pacar mereka di kampus. Mereka duduk di taman kampus sambil berbincang tentang liburan mereka yang tinggal dua hari lagi.
"Bagaimana Zic, apa persiapan kebutuhan kita saat pergi ke puncak udah beres, dua hari lagi kita akan berangkat." Tanya Lia pada pacarnya.
"Udah beres tinggal tunggu hari H kita berangkat." Jawab Zico sambil mengacungkan jempol.
"Eh bagaimana kalau kita ajak noval juga biar seru, jangan kita berempat aja, soalnya kalau nggak ada dia nggak ada yang buat lelucon." Ucap Leedo pada mereka.
"Kalau mau aja noval boleh sih, tapi kan dia mau pergi berlibur ke LA bareng papa mamanya." Sahut Lia menunjukkan ekspresi kecewanya.
"Iya dia juga jarang bisa ngumpul sama keluarganya, biasanya dia hanya asyik ganggu kita aja nggak ada kerjaan, jadi kali ini biarin aja dia bersenang-senang dengan keluarganya." Sambung Lily mendukung argument kakaknya.
"Begitu yah, nggak apa-apalah kalau begitu, nanti sebelum pergi kita pamit sama dia aja."
"Ya udah kalau begitu kita pergi dulu bentar lagi dosen kami masuk."
"Kita juga udah mau pergi juga, ya udah sampai ketemu nanti pulang kuliah."
"Bye kita pergi duluan."
Mereka pun berpisah dan mereka pergi menuju ke jurusan mereka masing-masing. Setelah mata kuliah terakhir selesai Lia dan Lily di antar pulang oleh Leedo dan Zico. Sesampai mereka di rumah Lily dan Lia, mereka bertemu dengan mama Lily dan Lia.
"Mah kami pulang."
Tak berapa lama mama Lily dan Lia pun keluar.
"Eh, ada Leedo, Zico juga dateng."
"Iya tante Zico sedang parkir mobil, tante apa kabar."
"Tante baik dong apalagi kalau liat calon menantu tante, tante jadi energik."
"Tante emi( emi yanti nama mama Lia ) apa kabar, om mana." Sapa Zico dengan ramah sambil salim sama mama pacarnya.
"Baik tante"
"Ayo silahkan duduk dulu, tante bikin tehnya dulu ke dapur."
"Nggak perlu repot-repot tante kita nggak lama kok bentar lagi pulang."
"Nggak apa-apa jangan sungkan sama tante kok sungkat." Kemudian tante emi pergi ke dapur.
Beberapa saat kemudian om fadi( fadi setiawan nama papa Lily ) datang menyapa kami.
"Eh, Leedo Zico kapan dateng." Sapa om fadi dari pintu kamarnya.
"Om, tadi kami dateng sambil nganter Lily dan Lia."
"Ooo, mah cepat bikin airnya mah kasian Leedo dan Zico nunggu nih."
"Iya-iya ini airnya udah dateng, silahkan diminum, ini kue buatan tante juga di coba ya." Jamu tante emi dengan sangat ramah.
"Baik tante, makasih ya tante, tante baik banget."
"Aduh kamu ini terlalu memuji tante, tante jadi malu, minum airnya dulu baru bicara lagi."
"Baik tante"
"Om tante kami mau pergi ke puncak bareng Lia dan Lily boleh nggak."
"Mama sama papa udah bilang boleh ya kemarin jangan diubah lagi." Kata Lily memperingati orang tuanya.
"Boleh, tapi ingat kalian harus pulang dengan keadaan utuh sehat wal afiat mengarti." Tega om fadi dengan muka datarnya.
Setelah berbincang lama, Leedo dan Zico berpamitan pulang.
[BERSAMBUNG]