
Karena melihat Lily seperti itu Lia menggenggam tangan Lily. Lalu tak berapa lama ada sinar di dahi mereka berdua walaupun tak begitu terang. Lily menatap Lia dan begitu juga Lia. Lalu mereka pun tertanya satu sama lain.
"Apa kamu bermimpi tentang pemandangan indah dan seorang perempuan?" Tanya mereka seacara bersamaan.
"Bagaimana bisa kamu tau?" Mereka kembali bertanya dengan bersamaan.
"Okey deh kalau begitu bagaimana kalau aku aja yang cerita duluan." Ucap Lia lalu kemudian menceritakan semua hal yang di mimpikannya tadi kepada Lily. Dan dengan seksama Lily mendengar cerita Lia hingga selesai.
"Inisih hampir sama tapi agak berbeda aku juga bertemu orang lain lagi yang sangat kejam." Kata Lily setelah selesai mendengar Lia bercerita.
"Eumm tapi tanda di dahi kita apa artinya ya aku nggak ngerti, coba aku liat tanda di dahi kamu Lily apa sama dengan yang aku punya." Ucap Lia lalu mendekat untuk melihat simbol di dahi Lily.
"Eeh ini beda Lily punyaku bentuknya kunci tapi punyamu bentuknya gembok."
"Masasih coba liat punyamu." Lalu Lily memeriksa dahi kakaknya.
"Iya yah kok beda apa mungkin pasangan, kan kunci dan gembok adalah benda yang berpasangan."
"Mungkin saja sih soalnya perempuan yang aku temui bilang aku harus mencari pasanganku."
"Selain itu apa dia mengatakan yang lain."
"Nggak kok itu saja, oh iya kemudian aku harus berhati hati sama pheeca' terus dia menghilang entah kemana."
"Lalu kelanjutannya apa."
"Yah kemudian aku terjatuh dari tempat tidur lalu terbangunlah masak ketemu cowok seksi sih."
"Ah jadi gitu kupikir sama kayak aku, aku kayaknya ngeliat bagaimana tempat itu dilenyapkan dari muka bumi."
"Terus apalagi" tanya Lia penasaran.
"Ada yang ngebunuh orang gitu terus memporak porandakan tempat itu."
"Tunggu tunggu sebentar kayaknya nyambung deh mimpi kita, aku mimpi tempat yang indah dan dimimpi kamu tempat itu sudah rata dengan tanah yang di lakukan oleh seseorang yang tidak kita ketahui. Sedangkan di mimpi ku di jelaskan bahwa aku harus berhati hati terhadap pheeca' mungkin saja." Lia meneliti mimpi mereka satu persatu dan menghubungkannya.
"PHEECA'!!!!!" Jawab mereka secara serentak.
"Tok tok tok" terdengar suara ketukan di depan pintu kamar Lia dan Lily.
"Hei kalian tidak mau makan malam udah waktunya makan." Ucap seseorang dari balik pintu.
"GAWAT SIMBOLNYA!!!!!" Ucap mereka sambil memegang dahi masing masing.
"Lily Lia kenapa kalian nggak bersuara apa terjadi sesuatu." Tanyanya.
"Aduh gimana nih cepat ilang dong ilang ceepetan." Ucap Lily dan Lia sambil mengusapkan dahi mereka berharap simbol di dahi mereka cepat ilang.
"Aku masuk ya kalau begitu."
"Tunggu!!! Jangan masuk aku lagi ganti baju kamu pergi duluan aja." Ucap Lily mencari alasan agar orang di depan pintu tidak masuk ke dalam kamarnya dan melihat simbol di dahi mereka.
Kemudian lama kelamaan simbol itu menghilang secara perlahan dan kemudian mereka pun pergi ke ruang makan.
[BERSAMBUNG]
Para reader semuanya mohon dukungannya yakπππ
Dan juga minta vote nya πππ
Kalau bisa koin juga boleh kok kalau mau ngasih saya terima dengan senang hati πππ
Nanti kalau bisa saya akan update dua kali sehari sekarang lagi enggak bisa karena kondisi tubuh yang tidak fit jadi saya sedang berperang melawan penyakit.π€Ίπ€Ίπ€Ί
Sampai disini dulu saja bincang bincang bersama salam kain putih π»π»π»
*****