The Martial Spirit Of The King

The Martial Spirit Of The King
Rumah makan dan penginapan



episode 09 Bermimpi


Sudah tiga hari berlaku sejak rombongan paman mo dan paman hong tiba di Desa Mao xian Su tian berada di suatu kamar hanya duduk di tempat tidur dan menatap kosong, Di suatu ruangan terlihat dua sedang berbincang,


,,saudara mo kita harus mencari uang pemasukan jika terus seperti ini kita tidak bisa bertahan lebih lama, dan jika kita menjadi Pengawal para pedagang kita pasti tidak bisa merawat tuan muda, lalu jika kita mencari tanaman spritual di hutan atau berburu Demon Beast itu sangat beresiko dan mungkin kita tidak bisa lagi melihat tuan muda, karena kultivasi kita cuma berada di tahap ke dua tingkat ketujuh, ucap paman hong kepada lama mo


paman mo mengangguk tidak menyela perkataan paman hong karena itu memang benar


,,saudara mo karena kediaman ini cukup luas bagaimana jika kita membangun rumah makan dan penginapan di sini, karena banyaknya kultivator yang datang ke Desa ini dan istri kita bisa membuat makan, dan kita melayani para pelanggan, paman hong berkata dengan senyuman di wajahnya seperti dia telah menemukan solusi untuk masalah mereka,


,,tapi bukankah kita membutuhkan koin emas untuk biaya memperbaiki kediaman ini dan membangun beberapa lagi, ucap paman mo


ketika paman mo menyelesaikan ucapannya mereka berdua tertunduk sambil menghela nafas, setelah hening beberapa saat paman hong melanjutkan pembicaraan mereka lagi,


,,bagaimana jika kita mencoba bertanya pada tuan muda, mungkin saja dia ada menyimpan beberapa koin, ucap paman hong


paman mo menggelengkan Kepalanya tapi dia tidak ada pilihan lain,


Di dalam kamar Su tian yang sedang duduk dan menatap kosong ke depan di hampir dua pria paru baya, itu adalah paman mo dan paman hong, mereka mendekati Su tian dan berkata


,,maaf tuan muda apakah anda ada menyimpan beberapa koin emas, ucap paman mo dengan rasa enggan dan malu karena melihat tuan mudanya dalam kondisi yang memprihatinkan paman mo bertanya karena sudah tidak punya pilihan yan lain,


tanpa sadar Su tian memasukkan tangannya kedalam baju mengambil kantung koin dan meletakkan di depan nya, ketika melihat Su tian mengeluarkan sekantung koin emas paman mo dan paman hong saling berpandangan dan bergumam dalam hati akhirnya masalah terselesaikan, paman mo dan paman hong mengambil empat ratus koin emas dan mengembalikan sisa seratus koin emas, mereka berdua mengucapkan terima kasih kepada Su tian berbalik dan pergi. Su tian tidak menjawab apa lagi melirik mereka.


satu tahun telah berlalu Su tian masih dalam keadaan seperti itu duduk dan menatap kosong ke arah depan paman mo dan paman hong merawat Su tian seperti anak mereka sendiri selama setahun ini.


,,nak janganlah bersedih kami akan selalu berada di dalam hatimu, jika hatimu mati kamu baru akan kehilangan kami, nak berjanjilah untuk mencari kebahagiaanmu, ucap Ibu Su tian yang memeluk anaknya sambil menangis


ayahnya mengelus pucuk kepala Su tian dan berkata


,,nak jadilah kuat dan jaga dirimu, ucap ayahnya yang menasehati


tanpa terasa Su tian yang sedang tidur air matanya terus mengalir setelah beberapa saat dia pun terbangun dari tidurnya dan mengepalkan tangannya erat-erat dan bergumam


,,ibu aku akan berusaha untuk hidup agar hatiku tidak mati, ayah aku akan berusaha menjadi kuat, gumam Su tian.


Su tian yang sudah bangun berjalan menuju jendela dan membukanya, seketika dia melihat hari sudah pagi, Su tian melihat tubuhnya dalam keadaan memprihatinkan, tubuhnya bersih tapi badan kurus dan tubuhnya terasa kaku Su tian ke kamar mandi setelah membersihkan diri dia langsung berpakaian seketika terdengar suara benda terjatuh dari arah pintu kamar, Su tian menoleh dan melihat paman mo berlari mendekat dan memeluknya sambil menangis paman mo berkata


,,tuan muda anda sudah bangun Terima kasih dewa, ucap paman mo sambil memeluk Su tian


Su tian bertanya paman apa yang sebenarnya terjadi karena paman mo menangis tanpa henti, akhirnya paman mo menceritakannya semuanya setelah Su tian mendengar bahwasanya dia tidak melakukan apa-apa selama satu tahun, dia merasa heran tapi dia tidak bisa menjelaskannya ke pada paman mo akhirnya Su tian mengucapkan terima kasih karena paman mo telah merawatnya selama setahun, biasanya di pagi hari paman mo dan paman hong bergantian membersihkan tubuh Su tian dengan membawa tempat yang berisikan air dan kain,


- Maaf bila ada kata dan tulisan yang salah -


-Terima kasih -


- semoga bisa menghibur -